Sosialisasi Vaksinasi dan Penerapan Pola Hidup Sehat Menghadapi Covid-19 di Desa Gringging, Grogol

Sosialisasi vaksinasi hidup sehat

ABSTRAK

Covid-19 atau Corona Virus Diseaseas 2019 merupakan penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Virus ini merupakan jenis baru dari keluarga Coronavirus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit pada sistem pernafasan, mulai gari gejala ringan sampai berat. Covid-19 memberi dampak yang sangat besar dalam seluruh aspek kehidupan dunia, terutama mengancam kesehatan manusia. Maka dari itu, upaya pemerintah dalam menangani penyebaran virus Covid- 19 ini dengan memberikan program vaksinasi di seluruh Indonesia, namun yang menjadi kendala yaitu banyak masyarakat yang beranggapan bahwa vaksinasi tidaklah penting dengan ini Mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan Sosialisasi bahwa pentingnya Vaksinasi dan mengubah pola pikir masyarakat RT.003/RW.001 Desa.Gringging Kecamatan.Grogol Kabupaten Kediri ke arah yang lebih baik dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dimana akan menjadi salah satu upaya pencegahan Covid-19 ini. Salah satu langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menjaga imunitas. Banyak langkah yang dapat dilakukan ketika menerapkan PHBS seperti sering mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, mengonsumsi buah dan sayuran, tidak merokok, dan masih banyak lainnya.

PENDAHULUAN

Pada akhir tahun 2019, Wuhan menghebohkan dunia dengan adanya virus Corona atau Covid-19. Virus ini dapat menyebar dengan cepat hingga ke penjuru dunia termasuk Indonesia. Semakin meluasnya penyebaran Covid-19 di Indonesia tersebut membuat pemerintah harus berpikir keras dalam menangani kasus ini. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa penularan Covid-19 biasanya dapat terjadi melalui tetesan cairan berasal dari mulut dan hidung seseorang yang terinfeksi ketika sedang batuk atau bersin, selain itu cara penularan virus ini sama seperti penyakit flu. Virus ini menyerang sistem pernafasan dan bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernafasan, pneumonia akut, sampai kematian.   Mengenai   pengobatan, WHO masih mengkoordinasikan upaya-upaya pengembangan vaksin dan obat untuk mencegah dan mengobati Covid-19. Covid-19 memberi dampak yang sangat besar dalam seluruh aspek kehidupan dunia, terutama mengancam kesehatan manusia.

Di masa pandemi ini kesehatan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan. Tanpa tubuh yang sehat, kita tidak dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya bahkan akan menghambat kegiatan yang akan dilakukan. Kesehatan harus tetap dijaga sebagai upaya perlindungan diri sendiri. Di masa pandemi sekarang ini menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh menjadi hal yang sangat krusial. Tubuh harus tetap dalam keadaan sehat dan bugar agar terhindar dari virus dan penyakit. Mengubah kebiasaan pastinya akan sulit dilakukan, namun di masa pandemi sekarang ini harus menyadarkan kita akan pentingnya melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Covid-19 tidak memandang siapa saja yang akan terpapar, tetapi siapapun dapat terpapar virus ini. Maka dari itu, dengan mengubah pola pikir ke arah yang lebih baik dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat akan menjadi salah satu upaya pencegahan Covid-19 ini.

Bacaan Lainnya
DONASI

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya: Lakukan KKN Mandiri dengan Mengedukasi dan Sosialisasi

Pandemi Covid-19 ini juga telah mengubah kebiasaan masyarakat. Setiap individu di setiap keluarga telah melakukan upaya dalam ikut serta menanggulangi atau menutus rantai penyebaran pandemi ini. Kebiasaan masyarakat yang paling kentara terlihat yaitu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Selama ini PHBS jarang dan bahkan kurang dilakukan di masyarakat. Namun, adanya pandemi sekarang ini PHBS mulai menggema di masyarakat. Bahkan setiap individu telah melakukan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Program Pemerintah dalam menangani penyebaran Virus Covid-19 yang masih melanda Negeri ini, bahkan di belahan dunia dengan memberikan kebijakan-kebijakan baru dengan program Vaksinasi, dimana program Vaksinasi di harapkan dapat mencapai target dan tujuan untuk kepentingan bersama, namun banyak masyarakat yang masih belum menyadari bahwa pentingnya Vaksinasi agar memutus Penyebaran Covid-19.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah upaya untuk memberikan pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi, memberikan informasi dan melakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku guna membantu masyarakat mengenali dan mengatasi. Masalahnya sendiri sehingga masyarakat sadar, mau dan mampu mempraktikkan PUBS melalui pendekatan pimpinan (Mardhiati, 2013). Perilaku hidup bersih dan sehat adalah upaya semua perilaku kesehatan dan kebersihan yang harus dilakukan dimulai dari kesadaran pribadi sehingga seluruh anggota keluarga dapat menolong diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat dalam bidang kesehatan dan kebersihan.

Berdasarkan pendahuluan di atas dapat dirumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut:

  1. Kurangnya Pemahaman masyarakat tentang pentingnya Vaksinasi
  2. Kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan
  3. Belum diketahuinya manfaat penerapan PHBS secara berkelanjutan
  4. Bagaimana masyarakat RT.003/RW.001 Desa Gringging merespons sosialisasi Vaksinasi dan penerapan PHBS

ISI DAN PEMBAHASAN

A. Sosialisasi Pemahaman Vaksinasi di Masa Pandemi

Sosialisasi merupakan suatu proses memperkenalkan suatu sistem kepada seseorang ataupun lebih serta bagaimana cara menentukan tanggapan dan reaksinya, dimana sosialisasi ditentukan oleh lingkungan sosial, ekonomi dan kebudayaan di mana individu tersebut berada dengan tujuan agar setiap anggota masyarakat mengetahui nilai-nilai dan norma yang ada pada suatu kelompok masyarakat

Vaksin merupakan zat atau substansi yang berfungsi untuk membantu tubuh melawan penyakit tertentu, dimana tubuh yang sudah di Vaksin akan membentuk antibodi terhadap virus tertentu. vaksin yang dibuat dari virus yang dilemahkan akan membantu tubuh mengenali virus asli dan melatih sistem imun untuk melawannya.

Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19 yang bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat lebih menjadi produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Tujuan dari sosialisasi Vaksinasi kepada masyarakat yaitu menjelaskan bahwa sangat pentingnya menerima program vaksinasi dari pemerintah dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitasnya kembali tanpa memikirkan akan berdampak atau tidak akan tetapi disarankan agar masyarakat selalu menjaga jarak dan selalumenggunakan masker ketika sedang melakukan aktivitas.

B. Pemahaman Pola Hidup Sehat dan Manfaatnya di Masa Pandemi Covid- 19

  1. Pemahaman Pola Hidup Sehat

Penerapan pola hidup sehat atau PHBS dianggap sebagai sosialisasi awal kesehatan yang dilakukan sebelum pandemi tepatnya untuk daerah-daerah tertinggal. Menurut Kementerian Sosial PHBS dapat dimaknai sebagai perilaku sehat yang berulang sehingga terbentuk suatu pola baru yaitu kebiasaan. Dalam pelaksanaannya, PHBS memerlukan agen-agen yang mendukung suatu pola yang menjadi kebiasaan sehat ini. Anggota keluarga dewasa akan membentuk suatu keterikatan norma baik yang dapat dicontoh anggota keluarga mereka yang berusia muda.

Peniruan pola hidup sehat dapat dilakukan dengan memberikan edukasi pada anggota keluarga dewasa sehingga mereka menciptakan suatu kebiasaan baik bagi kesehatan khususnya di masa pandemi. Anggota keluarga yang masih muda atau anak-anak cenderung akan meniru pola perilaku orang dewasa di sekitar mereka daripada memberikan command (perintah) atau suatu instruksi secara langsung. Orang dewasa di rumah tangga seperti orang tua, kakek atau nenek dalam PHBS diwajibkan mengimplementasikan perilaku hidup sehat dan bersih secara berkelanjutan dan benar baik di ruang tempat tinggal maupun lingkungan sekitar mereka.

Keterlibatan  seluruh anggota keluarga dalam penerapan PHBS ini akan menjadi kunci dari keberhasilan program Seluruh anggota keluarga dapat saling mengawasi sehingga anak-anak mereka mempunyai pola  perilaku bersih dan sehat. Hal lebih penting lagi dalam membangun PHBS adalah lingkungan masyarakat yang memiliki pola perilaku yang sama. PHBS bisa dikatakan sebagai upaya memperkokoh  budaya masyarakat atau kelompok sosial lebih mengutamakan kesehatan mereka di masa pandemi dan dapat berlanjut agar lebih peduli pada kehidupan yang berkualitas.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Untag Surabaya Sukses Memberi Edukasi Pentingnya 5m dan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

2. Manfaat Pemahaman Pola Hidup Sehat

Pola hidup bersih dan sehat itu ada banyak jenisnya, misalnya tentang gizi terdapat makan beraneka makanan, minum tablet tambah darah, mengonsumsi garam beryodium, memberi bayi atau balita kapsul Vitamin A. Dan juga mengenai kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan di sekitar rumah, menguras kamar mandi, membersihkan selokan, dan lain sebagainya. Pola hidup bersih dan sehat adalah salah satu upaya untuk memberdayakan keluarga atau anggota keluarga agar      mengetahui        dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di dalam masyarakat. Terdapat 10 manfaat pola hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi keluarga, yaitu:

a. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan

Proses persalinan adalah proses yang harus dilakukan oleh seorang ahlinya, yaitu tenaga kesehatan. Proses persalinan sebaiknya juga harus dilakukan di rumah sakit. Pemerintah sekarang sudah melarang seorang bidan untuk melakukan proses persalinan secara pribadi atau di rumah, karena itu memiliki risiko yang tinggi.

b. Memberi bayi ASI eksklusif

ASI merupakan makanan dan minuman pertama kali yang harus didapatkan seorang bayi. Ketika pertama kali seorang bayi dilahirkan, dia harus meminum ASI dari ibunya untuk mengetahui respect dari sang bayi. ASI sendiri juga berpengaruh pada masa tumbuh kembang seorang anak.

c. Menimbang bayi dan balita

Posyandu adalah wadah yang dijalankan Pemerintah, agar dapat mengetahui masa tumbuh kembang anak. Di pedesaan masih diterapkan kegiatan tersebut,posyandu biasanya dilakukan satu bulan sekali         untuk mengetahui tingkatkembang anak, mulai dari berat badan dan tinggi badan.

d. Menggunakan air bersih

Air adalah sumber kehidupan, karena dimana ada air disitu terdapat kehidupan. Sumber air bersih di sini sangat diperlukan, karena ada beberapa desa yang masih kekurangan air bersih baik itu digunakan untuk mandi, minum, memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Dengan menggunakan air bersih, hidup akan lebih sehat.

e. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun

Bakteri adalah sumber penyakit, kebanyakan bakteri dibawa melalui benda-benda atau permukaan-permukaan yang kotor, dan benda tersebut justru tanpa disengaja kita pegang. Dengan mencuci tangan dengan air bersih dan menggunakan sabun, bakteri yang sudah menumpuk di tangan akan hilang.

f. Menggunakan jamban sehat Jamban

Jamban bisa dikatakan sebagai toilet, kamar mandi salah satunya adalah sumber penyakit. Maka dari itu harus        sering-sering membersihkan kamar mandi, agar kuman atau bakteri tidak menyebar ke mana- mana.

g. Memberantas jentik di rumah

Jentik-jentik yang nantinya akan berubah menjadi nyamuk, untuk itu perlu adanya untuk memberantas jentik-jentik tersebut. Jentik- jentik biasanya tinggal di dalam air, khususnya yaitu di dalam bak mandi. Untuk itu sering-sering menguras bak mandi sangat diperlukan, pemberian obat atau cairan pembasmi jentik-jentik ke dalam bak mandi itu juga harus dilakukan.

h. Makan sayur dan buah setiap hari

Sayuran dan buah-buahan itu sangat baik bagi kekebalan tubuh, apalagi di dalam sayuran dan buah mengandung vitamin yang bagus sekali    untuk menangkal berbagai penyakit yang ingin menyerang imunitas tubuh. Makan sayur dan buah juga bisa menambah imunitas tubuh, jadi tubuh akan terbebas dari serangan virus yang ingin menyerang tubuh.

i. Melakukan aktivitas fisik setiap hari

Bergerak adalah salah satu cara agar tubuh mendapatkan rangsangan dari luar. Dengan bergerak tubuh akan lebih aktif lagi, sehingga mampu memproduksi keringat. Olahraga adalah cara yang bagus agar tubuh bisa bergerak aktif, dengan berolahraga tubuh akan semakin sehat dan daya tahan tubuh juga akan semakin kuat.

C. Profil Masyarakat Desa Grogol Kec.Gringging Kab.Kediri

Gambar.1 Peta Desa Gringging Kec.Grogol

Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri terletak di barat daya ibukota kabupaten dengan luas wilayah 34,82 km2 yang terdiri dari 9 desa . Topografinya terdiri dari dataran tinggi/ perbukitan yang meliputi desa Kalipang dan Grogol dan dataran rendah dengan sawah pengairan, tadah hujan dan pengairan bawah tanah meliputi:

  1. Desa Bakalan
  2. Desa Sonorejo
  3. Desa Cerme
  4. Desa Wonoasri
  5. Desa Datengan
  6. Desa Sumberejo
  7. Desa Gambyok
  8. Desa Grogol
  9. Desa Kalipang

Dari 9 desa tersebut ada 37 dusun, 87 rukun warga dan 259 rukun tetangga , 110 Aparatur Pemerintah Desa dengan dilalui jalur lalulintas antar Provinsi memudahkan akses perkembangan ekonomi lebih cepat dan   mudah    dikenal    banyak orang terkait hasil produk yang dihasilkan.

Berdasarkan pola penggunaan lahan wilayah Kecamatan Grogol terdiri dari tanah sawah seluas : 1.268,24  Ha  ,  tanah  kering seluas: 653.15 Ha dan Bangunan dan pekarangan: 696.19 Ha, Hutan Negara: 500 Ha, dengan luas wilayah 34,82 Km2 terdiri dari 9 desa. Kondisi ini menggambarkan sifat wilayah yang agraris dengan adanya aliran sungai Ngleyangan dan sungai Kalikandang adapun batas wilayah administratifnya yaitu:

  • Sebelah Utara             : Kabupaten Nganjuk
  • Sebelah Timur             : Kecamatan Banyakan serta Gunung Wilis dan Gunung Klotok
  • Selatan                        : Kecamatan Tarokan
  • Sebelah Barat             : Kecamatan Tarokan dan Kab. Nganjuk

Jumlah penduduk 45.874 Laki- laki:  21.872  jiwa dan Perempuan: 24.002 Jiwa serta jumlah rumah tangga 11.934 jiwa dengan kepadatan penduduk  1.314   jiwa   /   Km dengan  didukung lembaga pendidikan 71 lembaga pendidikan baik formal maupun informal potensi yang ada maka pengembangan UMKM akan lebih cepat tercapai baik produksi, pemasaran, tenaga kerja dan peningkatan ekonomi dengan dukungan sumber  daya yang memadai.

D. Penerapan Sosialisasi Vaksinasi dan Penerapan Pola Hidup Sehat di Rt.003/Rw.001 Desa Grogol Kec.Gringging Kab.Kediri

Untuk mencapai tujuan kepada masyarakat yang mengerti dan paham pada penerapan Sosialisasi dan penerapan Pola hidup sehat, program kegiatan KKN Pengabdian Kepada Masyarakat Rt.003/Rw.001 Desa.Gringging Kecamatan.Grogol Kabupaten.Kediri dengan mengajukan surat pengantar dari Universitas dan ketua RT setempat.

Gambar.2 Lembar Persetujuan Rt dan Lembar Pengantar dari Kampus

Berikut kegiatan yang dilakukan:

Gambar 2.1 pertemuan dengan Ketua RT.003/RW.001

Dari gambar 2.1 diatas, merupakan pertemuan dengan Ketua RT atas nama Bpk.Sugiono, agar dilancarkan program kegiatan KKN di daerah sekitar. Namun ada kebijakan dari ketua RT dengan selalu mengikuti dan mematuhi protocol kesehatan yang berlaku, pak.RT juga memberikan saran dan masukan agar program sosialisasinya di tunjuk beberapa orang saja dan dilaksanakan di rumah mahasiswa agar tidak menimbulkan kerumunan orang karena adanya larangan dari pemerintah Kab.Kediri.

Gambar 2.2 Proses pemasangan Spanduk Kegiatan KKN
Gambar 2.3 Proses Kegiatan Sosialisasi Vaksinasi Kepada Warga RT.003/RW.001
Gambar 2.4 Penyuluhan dan Pelatihan Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Selain itu kegiatan yang telah dilaksanakan di antara lain:

  1. Edukasi dan penyuluhan Covid-19 ini bertujuan memberikan pengetahuan masyarakat pada situasi pandemik yang dihadapi dan pentingnya mengutamakan kesehatan di masa sekarang. Kegiatan preventif yang dilakukan dapat mengikuti aturan protokol kesehatan yang diberikan baik pemerintah pusat maupun daerah khususnya desa. Penanganan Covid- 19 di desa Jolotundo telah berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Penanganan ada 2 yaitu penanganan kesehatan akibat covid-19 dan penanggulan ekonomi akibat pandemi covid- 19.
  2. Menyelenggarakan     Sosialisasi PHBS, kegiatan ini ditujukan pada ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak mereka mengenai pentingnya kewaspadaan pada Covid-19 dengan beberapa tindakan-tindakan pencegahan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, tidak berpergian keluar rumah, bila perlu memakai hand sanitizer atau makanan bergizi akan membantu masyarakat memulai pola hidup sehat dalam diri mereka.

    Sosialisasi vaksinasi dan Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) diharapkan akan memberi perubahan pola pikir masyarakat khususnya di masa pandemi Covid-19 untuk lebih memperhatikan kesehatan mereka. Secara tidak langsung masyarakat akan mengikuti pola perubahan demi kesehatan mereka. Melalui penerapan PHBS masyarakat desa dapat mengedepankan kewaspadaan pada kondisi ini. Membudayakan pola hidup sehat akan mengubah perilaku masyarakat.

    Berbagai  upaya  telah dilakukan untuk mengurangi terjadinya risiko penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Untuk saat ini pemerintah sedang menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), dan kini Indonesia tengah menyambut kehidupan tatanan baru. Berdampingan hidup dengan Covid-19 bukanlah hal yang sangat mudah, untuk itu perlu adanya dilakukan pola hidup bersih dan sehat agar imunitas tubuh kuat dan kebal. Pada masa pandemi ini, menjaga kesehatan  itu  sangat  penting, selain dapat terhindar dari virus ini, juga dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Untuk itu kami dari tim KKN BMC Unnes melaksanakan edukasi dan penyuluhan pola hidup bersih sehat. Berikut adalah kiat-kiat yang perlu dilakukan terhadap pola hidup bersih dan sehat di masa pandemi:
  • Apabila ingin bepergian keluar rumah, pastikan Anda selalu sehat.
  • Gunakanlah masker jika ingin bepergian keluar rumah.
  • Menjaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter.
  • Saat akan memasuki tempat umum, seperti kantor, mall, restoran, dan lain sebagainya, usahakan untuk mencuci tangan terlebih dahulu selama 20 detik dengan menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Hindari menggunakan kendaraan umum.
  • Selalu sedia hand sanitizer apabila ingin bepergian keluar rumah.
  • Selalu sedia disinfektan di rumah.
  • Gunakanlah siku jika ingin membuka pintu (pintu atm, pintu minimarket, pintu restoran, dan lain sebagainya) dan menekan tombol lift.
  • Kurangi menyentuh wajah atau mengucek mata menggunakan tangan, gunakanlah tisu bersih jika memang diperlukan. Saat tiba di rumah, usahakan untuk segera mandi dan mencuci pakaian yang telah dipakai. Jangan bersentuhan dengan anggota keluarga sebelum membersihkan diri. Jika memang diperlukan, bersihkan hand phone, kacamata, tas, dan lain sebagainya menggunakan disinfektan secara berkala.

Program Sosialisasi oleh mahasiswa KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya masyarakat Rt.003/Rw.001 Desa Gringging                                       Kecamatan.Grogol Kabupaten.Kediri tentang Penerapan pola hidup bersih dan sehat agar lebih giat lagi. Pasalnya di masa pandemi Covid-19 ini dibutuhkan daya tahan tubuh yang mumpuni sebagai upaya kewaspadaan dan memutuskan mata rantai penyebaran pada virus ini. Kegiatan sosialisasi vaksinasi dan pola hidup sehat ini berisi penyuluhan kesehatan dan memberikan edukasi covid-19 dan menerapkan betapa pentingnya Vaksinasi bagi tubuh manusia bersama masyarakat setempat. Program ini sebagai upaya preventif dan mendukung program pemerintah terkait Gerakan Masyarakat Sehat dan bentuk kepedulian bersama melawan covid-19.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Untag Surabaya Sukses Memberi Edukasi Pentingnya 5m dan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

PENUTUP

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan peran mahasiswa sebagai agent of change di masyarakat sangat diperlukan, edukasi dan sosialisasi Vaksinasi dan Penerapan mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi keluarga di tengah pandemi saat ini sangat penting. Dengan adanya edukasi dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian yang lebih dari masyarakat akan pentingnya menerapkan PHBS.

Sosialisasi Tenang Vaksinasi diharapkan mampu mengajak masyarakat agar dapat mengikuti Program yang terlah di berikan oleh pemerintah dan wajib dilaksanakan dengan tujuan untuk memutuskan mata tali rantai penyebaran virus Covid-19.PHBS ini perlu diterapkan di tengah pandemi saat ini guna meningkatkan imunitas, sehingga kesehatan kita tetap terjaga karena imunitas yang kuat tidak mudah terserang oleh berbagai macam bakteri dan virus penyebab penyakit. Banyak sekali cara yang dapat keluarga lakukan untuk menerapkan PHBS di dalam lingkup keluarga dan banyak sekali manfaat yang nantinya akan di dapatkan.

PHBS  dapat  dilaksanakan  dengan cara memberikan bayi ASI eksklusif, menggunakan air yang bersih, menggunakan jamban sehat, melakukan persalinan      dengan      bantuan    tenaga kesehatan, berolahraga setiap hari, memberantas jentik nyamuk dan masih banyak lainnya. Dengan demikian, kesehatan keluarga akan lebih terjaga dan tidak mudah terpapar bakteri dan virus penyebab penyakit, serta penyebaran virus Covid-19 di RT.003/RW.001 Desa.Gringging Kec.Grogol Kab.Kediri pada khususnya dapat dicegah dan kepada masyarakat umum pada umumnya untuk lebih memperhatikan penerapan PHBS di lingkup keluarga agar terhindar dari Penyebaran Virus Covid-19 dan penyakit lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Usia Dini di Tengah Pandemi Covid19.Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 466.

Nurfiana, Dina Aulia. 2020. Pola Hidup Bersih dan Sehat di Masa Pandemi Covid-19. Pusat Studi Pangan dan Gizi: Universitas Gadjah Mada. (Online)cfns.ugm.ac.id. Diakses pada tanggal 1 September 2020

Medika, Krakatau. 2020. PHBS Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah  Tangga.(Online). krakataumedika.com. Diakses pada tanggal 31 Agustus 2020, pukul 22.00 WIT

Kementerian Sosial. 2020. Modul “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat”. (Online). https://www.kemsos.go.id/uploads/to pics/15863905705284.pdf. Diakses pada tanggal sabtu 03 juli 2021, pukul 07:45 WIT

Profil Desa Grogol Gringging Kediri https://singoutnow.wordpress.com/ 2015/01/27/20/

Program Kegiatan Magang Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Sumardanmandala21@gmail.com

DINAS KESEHATAN.2021 Artike l ”Pola Hidup Bersih dan Sehat”

Sumardan Mandala
Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Editor: Diana Pratiwi

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI