Bisakah Uang yang Bekerja untuk Kita?

keuangan mahasiswa
Foto: simulasikredit.com

Pernahkah kita berfikir bahwa mengapa kita harus susah payah bekerja, sementara di luar sana uang mereka yang bekerja untuknya?. Dengan majunya teknologi seperti sekarang ini, buatlah uang yang bekerja untuk kalian. Dengan cara apa?

Berinvestasi

Investasi adalah upaya penanaman modal untuk mendapatkan keuntungan di kemudian hari. Modal bisa berupa uang atau sumber daya yang lain. Umumnya orang berinvestasi dengan harapan bisa mendapatkan manfaatnya di kemudian hari. Dalam pengertian finansial, investasi adalah ketika seseorang menyimpan uang dalam aset keuangan, seperti saham atau obligasi, dengan harapan akan menerima lebih banyak uang dikemudian hari.

Tujuan Investasi

Jika kalian telah memahami apa itu investasi, mari kita simak beberapa tujuan dari investasi.

1. Mendapatkan Penghasilan Tetap

Jika kalian memanamkan modal pada suatu perusahaan, maka kalian berhak mendapatkan beberapa persen keuntungan perusahaan secara rutin selama kalian menanamkan modal di perusahaan tersebut. Maka secara tidak langusng kalian mendapatkan royalty atau keuntungan.

2. Memperbesar Usaha

Selain dalam bentuk keuntungan berupa uang, dengan berinvestasi kalian dapat menggunakan keuntungan ini untuk keperluan sosial, memperbesar usaha contohnya. Karena jika kalian banyak melakukan investasi di satu perusahaan atau banyak perusahaan, secara tidak langsung kalian juga memperkenalkan usaha kalian atau perusahaan kalian kepada halayak yang lebih luas.

3. Jaminan Bisnis

Jika kalian menanam modal pada supplier, maka akan ada jaminan bisnis bahwa kalian tidak akan kekurangan bahan baku dan terus memperoleh pasar untuk menjual produk.

4. Mengurangi Persaingan

Investasi juga bisa mengurangi persaingan antar perusahaan yang bergerak dibidang yang sama.

Manfaat Berinvestasi

Selain menjadi pegangan dana dikemudian hari, investasi juga memiliki banyak manfaat. Diantaranya ialah:

1. Meraih Financial Freedom

Financial freedom atau kebebasan finansial adalah dimana kalian mendapatkan uang tanpa harus berkerja.

2. Meningkatkan Kekayaan dan Nilai Aset

Suku bunga yang ditawarkan ketika kita berinvestasi bisa menambah kekayaan yang anda miliki. Apalagi jika kalian melakukan  investasi jangka panjang. Kalian bisa merasakan efek Compounding. Compounding atau bunga bergulung adalah kemampuan aset investasi kalian menghasilkan keuntungan secara terus-menerus.

3. Melindungi Kondisi Finansial dari Inflasi

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi adalah kecenderungan naiknya harga barang dan jasa pada umumnya yang berlangsung secara terus-menerus. Jika harga barang dan jasa di dalam negeri meningkat, maka inflasi mengalami kenaikan. Naiknya harga barang dan jasa tersebut menyebabkan turunnya nilai uang.

Menurut sejarah, inflasi rata-rata Indonesia mencapai 8,2% per tahun. Kalian tidak bisa hanya mengandalkan penyimbanan di bank secara berkala, karena sejatinya uang yang kalian simpan akan habis karena bank hanya bisa memberikan return sebesar 0,5% hingga 1,5% pertahun.

Oleh karena itu kalian perlu untuk melakukan investasi agar terhindar dari inflasi. Kalian harus bisa melindungi aset yang kalian punya agar tidak tergerus oleh inflasi.

4. Memenuhi Kebutuhan yang Memerlukan Biaya Besar

Dengan berinvestasi, kalian dapat mengumpulkan uang yang dapat digunakan untuk membeli kendaraan baru, rumah pribadi, atau mewujudkan impian-impian lain yang membutuhkan banyak dana.

5. Gaya Hidup Hemat

Dengan berinvestasi, maka kalian akan berupaya untuk mengalokasikan uang kalian untuk hal-hal penting saja. Pada akhirnya hal ini membuat kalian menjadi lebih hemat.

6. Menghindar Terjerat Hutang Piutang

Karena kalian telah menerapkan gaya hidup hemat dengan begitu tentu saja kalian terhundar dari masalah hutang piutang. Dan akhirnya akan membuat keuangan kalian menjadi lebih baik.

Bentuk-bentuk Investasi

Secara umum, investasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

1. Investasi Pada Aktiva Rill

Investasi ini adalah investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk nyata atau dapat dilihat secara fisik. Misalnya; investasi emas, properti, tanah, logam mulia, dan lain-lain.

2. Investasi Pada Aktiva Finansial

Investasi ini merupakan investasi yang dilakukan seseorang dalam bentuk surat-surat berharga. Misalnya; saham, deposito, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Investasi

1. Reksadana

Bagi kalian para investor muda dan belum paham betul mengenai investasi, kalian dapat mencoba investasi kedalam reksadana. Karena kalian tidak perlu pusing mempelajari investasi secara mendalam. Cukup tempatkan uang di reksadana, dan manajer investasi dalam reksadana yang akan mengelola uag kalian. Reksadana terbagi menjadi dua, reksadana pasar uang dan reksadana saham. Bedanya jika reksadana pasar uang lebih rendah resikonya dari pada reksadana saham.

2. Saham

Saham adalah dokumen berharga yang menunjukkan bagian dari kepemilikan atas suatu perusahaan. Dengan kata lain jika kalian membeli saham maka kalian telah membeli sebagian kepemilikan atas perusahaan tersebut. Wujud saham umumnya berbentuk selembar kertas dimana di dalamnya disebutkan bahwa pemilik surat berharga tersebut merupakan pemilik perusahaan yang menerbitkan surat tersebut.

Jenis-jenis Saham

Berdasarkan kemampuan dalam hak tagih dan klaim, pembagian saham dibagi menjadi dua, yaitu:

1. Saham Biasa (common stock)

Saham biasa adalah saham yang dapat diklaim berdasarkan profit dan loss yang terjadi pada suatu perusahaan. Jika dilakukan likuidasi, maka pemegang saham biasa akan menjadi prioritas terakhir dalam pembagian deviden dari penjualan perusahaan aset.

Pada saham biasa, para pemegang saham memiliki kewajiban terbatas. Itu berarti, ketika perusahaan dinyatakan bangkrut maka kerugian maksimum yang ditanggung oleh pemegang saham adalah sebesar investasi pada saham yang dibeli.

3. Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham preferen adalah saham dimana pembagian labanya tetap, dan ketika perusahaan mengalami kerugian maka pemegang saham ini akan diberikan prioritas utama dalam bagi hasil penjualan aset.

Saham preferen memiliki persamaan dengan obligasi, yaitu dengan adanya klain atas laba dan aktiva sebelumnya, deviden tetap selama masa berlaku dari saham, dan hak tebus, serta dapat ditukar dengan saham biasa.

Berdasarkan kinerja perdagangan, maka saham dapat dibagi menjadi lima, diantaranya adalah

BlueChip Stock

Adalah saham biasa dari perusahaan dengan reputasi tinggi, menjadi market leader di industri sejenis, memiliki penghasilan stabil, dan konsisten membayar deviden.

Income Stock

Adalah suatu saham dari suatu emiten dengan kemampuan perusahaan dalam membayar deviden di atas rata-rata pembayaran deviden tahun sebelumnya. Saham jenis ini memberikan pendapatan lebih besar dan rutin membayarjkan deviden tunai.

Growth Stock

Yaitu saham yang terdiri dari well-known dan lesser-known. Well-known adalah saham dari perusahaan yang pertumbuhan pendapatannya tinggi, market leader di industri sejenis dan memiliki reputasi tinggi. Lesser-known adalah saham dari perusahaan yang bukan market leader dalam industrinya, namun memiliki ciri growth stock

Speculative Stock

Adalah saham dari perusahaan yang belum dapat memiliki pendapatan rutin setiap tahunnya, namun berpotensi akan memiliki pendapatan tinggi dimasa depan, walaupun belum pasti.

Counter Cyclical Stocks

Saham yang tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum. Nilai saham ini bisa tetap tinggi pada saat resesi ekonomi karena perusahaannya mampu mendapatkan penghasilan tinggi sehingga mampu memberikan deviden yang tinggi.

Emas

Emas adalah investasi yang tidak lekang oleh waktu. Sangat populer dikalangan masyarakat. Harga emas cukup stabil dan biasa menjadi safe heaven. saat krisis membuat instrumen dan daya tarik emas semakin meningkat. Emas cocok untuk investasi jangka pendek yang beresiko rendah.

Keuntungan investasi emas:

  1. Sifatnya mudah dicairkan menjadi uang
  2. Bebas pajak
  3. Melindungi kekayaan

Kelemahan investasi emas:

  1. Resiko kehilangan yang cukup tinggi
  2. Harga fluktuatif
  3. Dampaknya sangat kecil terhadap ekonomi rill
  4. Harga cenderung melambat ketika kondisi ekonomi stabil
  5. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang yang diterbitkan oleh entitas pemerintahan atau perusahaan dengan jangka waktu tertentu. Selain itu, perusahaan atau entitas pemerintah akan membayar bungs atau kupon setiap bulannya. Investasi obligasi termasuk investasi yang aman.

Keuntungan investasi obligasi:

  1. Memperoleh bunga secara berkala
  2. Mendapat capital gain saat menjual obligasi kepada investor
  3. Pasti dibayar kembali ditambah return
  4. Keuntungan bunga obligasi lebih tinggi dari pada bunga deposito
  5. Dapat dijasikan sebagai jaminan atau anggunan.

Kerugian investasi obligasi

  1. Penerbitan obligasi beresiko gagal bayar dan konsekuensinya investor tidak hanya memperoleh untung, tetapi tidak mendapatkan kembali seluruh pokok utang.
  2. Rentan terhadap perubahan suku bunga, ekonomi, dan kondisi politik yang tidak stabil
  3. Menjual surat utang sebelum jatuh tempo di pasar sekunder menimbulkan kerugian bagi investor.
  4. Robo Advisor

Robo advisor adalah teknologi yang dapat membantu merancang portofolio investasi yang optimal berdasarkan umur, profil resiko dan tujuan hidup kalian secara otomatis.

Properti Apartemen

Semakin terbatasnya tanah di kota besar, investasi apartemen menjadi marak dan banyak ditawarkan.

Keuntungan investasi apartemen:

  1. Kenaikan harga properti, sering keterbatasan lahan dan bertambahnya populasi penduduk terutama dikota besar.
  2. Uang hasil sewa properti jika properti disewakan yang memberikan penghasilan rutin selama masa sewa

Kelemahan investasi apartemen:

  1. Harga properti kenyataannya tidak selalu naik
  2. Resiko terlambat atau tidak jadinya bangunan
  3. Proses pemecahan sertifikat apartemen membutuhkan waktu
  4. Forex

Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange, yang berarti nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang lainnya. Trading adalah kalian memperdagangkan produk keuangan, dalam hal ini harga forex (mata uang) berdasarkan harga yangberlaku di pasar saat transaksi berlangsung. Harga forex bisa berubah-ubah setiap saat tergantung dinamika pasar. Karena nilai yang berubah ini, forex menjadi ajang trading.

Dengan penjelasan diatas, kita tidak perlu ragu untuk memperkerjakan uang. Tetapi perlu diingat, semua investasi yang kalian lakukan memiliki keuntungan dan kerugian yang berbeda. Untuk itu, pintar-pintarlah kalian dalam menentukan dimana kalian akan berinvestasi.

Nabila Rasya Annisa
Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya

Baca juga:
Pemberian Cashback dari Aplikasi Uang Elektronik yang Menarik Bagi Generasi Milenial
Bingung Ngatur Keuangan? Yuk Simak Tips Berikut Buat Para Mahasiswa
Unram: Antara Tukar Guling SPI, Uang Pangkal dan “Sense Of Justice” Yang Tergadai

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI