Bulog Tingkat Kabupaten Diperlukan

Perbanyak Bulog hingga kabupaten dan modernisasi pengering gabah merupakan langkah kongkret atasi stabilitas harga padi. Merosotnya Nilai Tukar Petani (NTP) akan terus terulang jika tidak ada kebijakan tambahan dari pemerintah. Menurutnya, NTP diakibatkan dari peningkatan produksi dan permintaan yang tetap. Kadar air pada gabah turut serta menurunkan harga jual petani.                     

Pemerintah harus rela berkorban demi menjaga NTP tetap di atas 100%. Pembelian Gabah Kering Panen (GKP) yang lebih tinggi akan meningkatkan NTP. Petani cenderung menjual hasil panen secara cepat kepada tengkulak sebab ingin cepat mendapatkan uang. Hal tersebut justru dapat menurunkan harga gabah panen mereka.

Pemerintah harus bergerak cepat dalam menampung hasil panen tersebut. Kadar air yang masih tinggi dapat dikurangi di gudang penyimpanan. Persebaran bulog tidak harus di semua kabupaten, melainkan di daerah yang memiliki tingkat produksi yang tinggi.

Seperti halnya di daerah Kulon Progo. Pemda setempat sudah melakukan kebijakan ini untuk komoditas cabai. Pemda menjual hasil panen cabai ke luar daerah yang membutuhkan suplai dengan harga yang lebih tinggi. Terdapat dua keuntungan dari kebijakan tersebut. Pertama, profit penjualan cabai menjadi APBD, kedua, dapat mensejahterakan petani.

Kebijakan tersebut sangat positif untuk diterapkan pada komoditas padi. Terlebih pemerintah ingin mengekspor beras ke negara yang tergabung dalam ASEAN.

Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang ada di gudang Bulog mencapai 2,1 juta ton. Disisi lain, target penyerapan beras dalam negeri tahun ini sekitar 1,8 juta ton sampai April 2019.

Demi menjaga stabilitas harga di petani, maka pemerintah harus mengekspor persediaan beras yang ada. Meski demikian, pemerintah harus tetap melakukan diversifikasi pangan untuk mencapai ketahanan pangan nasional.

Daftar Pustaka

Erlangga, D. 2019. Ekspor Beras, Buwas Sebut Beberapa Negara Tetangga SiapMembeli.https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/22/050900026/ekspor-beras-buwas-sebut-beberapa-negara-tetangga-siap-membeli. Diakses 02 Mei 2019.

Badan Pusat Statistik. Nilai Tukar Petani. https://www.bps.go.id/subject/22/nilai-tukar-petani.html. Diakses 02 Mei 2019.

Baca juga:
Kesedihan Hadir dalam Penyelenggaraan Pesta Demokrasi 2019
Tekad Kuat Penyandang Difabel Sebagai Ajang Pembuktian Diri
Mengupas Sisi Positif dan Negatif Game PUBG yang Mendasari MUI Menetapkan Fatwa Haram

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI