Bogor – Akhir pekan di Desa Benteng? Bukan waktu tidur siang, tapi waktu seru-seruan belajar! Program EduRise, yang digagas oleh lima mahasiswa Departemen Manajemen IPB: Prity, Diana, Rizka, Hasbi, dan Aresth, membawa semangat baru untuk anak-anak di sana.
Dengan menggandeng Yayasan Pendidik Nusa yang dipimpin oleh Bapak Arfan, EduRise hadir untuk memberikan pengalaman belajar tambahan yang menyenangkan bagi anak-anak, mulai dari prasekolah hingga SMP. Berfokus pada Matematika, IPS, Digitalisasi, dan Bahasa Inggris, program ini juga mendukung Tujuan global, seperti meningkatkan kualitas pendidikan (SDG 4) dan membangun kolaborasi demi masa depan berkelanjutan (SDG 17).
Fokus pada pelajaran Matematika, diterapkan program Back2Math (Back to Basic Math) yang dirancang untuk memperkuat pemahaman dasar-dasar Matematika siswa. Inisiatif ini dirancang berdasarkan hasil observasi dan pre-test di pertemuan awal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan kemampuan anak-anak di Desa Benteng dalam pelajaran Matematika.
Hasil pengerjaan pre-test menunjukkan banyak siswa yang masih kesulitan dengan konsep-konsep dasar Matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Program ini hadir untuk memberikan pengajaran yang sistematis, dengan tujuan membangun fondasi yang kokoh agar anak-anak bisa melanjutkan ke materi yang lebih rumit dengan lebih mudah dan percaya diri.
Setiap sesi Back2Math tidak hanya melibatkan teori, tetapi juga latihan soal yang disusun dengan tingkat kesulitan bertahap, sehingga anak-anak bisa belajar sesuai dengan kemampuan mereka.
Setiap siswa didampingi langsung oleh pengajar yang memberikan penjelasan yang lebih sederhana dan mudah dipahami, membantu mereka yang kesulitan dengan materi.
Selain itu, tim EduRise juga menyusun modul yang berfungsi sebagai panduan bagi siswa untuk mempelajari materi lebih dalam, memastikan bahwa mereka tidak hanya bisa mengerjakan soal, tetapi juga memahami konsep dengan baik.
Proses pembelajaran dalam program ini tidak hanya berlangsung satu arah dari pengajar ke siswa, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang kolaboratif.
Teman-teman yang lebih paham juga turut membantu teman-temannya yang kesulitan, mempererat hubungan antara siswa dan menciptakan atmosfer belajar yang saling mendukung. Pendekatan ini menjadikan proses belajar lebih menyenangkan dan personal, serta memberi kepercayaan diri bagi siswa untuk berkembang lebih baik.
Melalui Back2Math, EduRise berusaha untuk tidak hanya mengajarkan Matematika, tetapi juga membangun hubungan yang kuat antara pengajar dan siswa, serta antar sesama teman sekelas.
Setelah program selesai, diharapkan siswa-siswa di Desa Benteng dapat lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan Matematika yang lebih kompleks di masa depan.
EduRise, melalui Back2Math, membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, Matematika bisa menjadi mata pelajaran yang menyenangkan, mudah dipahami, dan bahkan disukai oleh anak-anak!
Penulis:
- Diana Fitria Ningsih
- Hardiana Widyastuti, S.Hut, M.M
Mahasiswa Manajemen IPB University, Dosen Manajemen IPB University
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













