Telkom University Hadirkan Sistem Monitoring Penjualan Berbasis Web untuk UMKM Stroberi di Desa Ciwidey

telkom university bandung
Tim PkM Program Studi Sistem Informasi Telkom University saat berkunjung dalam proses pengembangan website sistem penjualan kepada pemilik UMKM Dapur Ovaltin di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sumber: Penulis.

Bandung, MMI Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Telkom sukses meluncurkan situs resmi dapurovaltin.com. 

Website ini dirancang khusus sebagai antarmuka pelanggan sekaligus platform bagi pemilik usaha untuk memantau pemesanan dan penjualan produk olahan stroberi “Dapur Ovaltin” di Desa Lebakmuncang, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Langkah strategis ini diambil sebagai solusi konkret untuk membantu pelaku usaha kecil beralih dari manajemen manual menuju ekosistem digital yang modern.

Sebelum transformasi digital ini dilakukan, Dapur Ovaltin masih mengandalkan pencatatan transaksi penjualan secara manual alias tulis tangan.

Metode konvensional tersebut kerap menyulitkan pemilik usaha dalam memantau perkembangan omzet dari waktu ke waktu, terutama saat harus menyusun strategi bisnis jangka pendek maupun jangka panjang.

Selain rawan kesalahan manusia (human error), data yang tidak terarsip dengan rapi membuat evaluasi usaha menjadi kurang efektif.

Baca Juga: Mahasiswa Telkom University Lakukan Brand Activation Event Lewat Urban Village Reka Rasa 2025: Aktivasi UMKM Kota Bandung

Menyadari adanya tantangan dalam proses adaptasi digital, tim PkM Telkom turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengamatan mendalam dan mengumpulkan kebutuhan pengguna. Langkah ini untuk memastikan bahwa sistem yang dirancang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pemilik usaha.

Sistem ini dirancang interaktif namun tetap ramah pengguna (user-friendly). Tujuannya agar pemilik usaha dapat mengoperasikannya dengan mudah walaupun tidak terlalu akrab dengan teknologi tinggi.

Di dalamnya, tertanam berbagai fitur penting mulai dari pengelolaan produk, pencatatan transaksi harian, hingga dashboard visual grafik yang menampilkan perkembangan bisnis secara real-time.

Setelah website selesai dibangun, tim tidak sekadar melakukan serah terima sistem, melainkan melanjutkan aksi nyata lewat penyelenggaraan pelatihan serta pendampingan bagi pemilik usaha agar teknologi baru ini dapat langsung dikuasai dengan optimal.

Dengan adanya sistem ini, Dapur Ovaltin dapat mengakses data penjualan kapan saja dan di mana saja. Kehadiran teknologi ini terbukti mempermudah pemilik dalam melakukan evaluasi kinerja bisnis secara rutin dan akurat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Telkom dalam mempercepat digitalisasi UMKM di Indonesia. Di era serba digital, kemampuan mengelola data bukan lagi sekadar tentang efisiensi kerja, melainkan kunci utama agar pelaku usaha lokal mampu bersaing dan terus berkembang naik kelas.

Baca Juga: Mahasiswa Telkom University Inisiasi Program “ADHIKARA” Program Edukasi dan Workshop Pengelolaan Sampah

Selain itu, inisiatif ini berkontribusi langsung dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), tepatnya SDGs Poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDGs Poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Melalui kolaborasi ini, Telkom University menegaskan bahwa inovasi teknologi dan transformasi digital adalah fondasi kokoh bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.


Penulis: Tim Universitas Telkom
Mahasiswa Universitas Telkom


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses