Bogor – Akhir pekan merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. (11/12/2024)
Anak-anak tidak hanya menunggu waktu untuk bermain, tetapi juga untuk belajar hal-hal baru melalui program capstone sustainability yang digagas oleh Departemen Manajemen IPB University.
Program ini diselenggarakan oleh Tim EduRise yang merupakan mahasiswa tingkat akhir Departemen Manajemen IPB University, yang beranggotakan Rizka, Prity, Hasbi, Diana dan Aresth.
Tim EduRise bekerja sama dengan Yayasan Perintis Pendidik Nusa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), diantaranya pendidikan berkualitas (SDG 4), berkurangnya kesenjangan (SDG 10), dan kemitraan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan (SDG 17).
Dukungan tersebut diwujudkan melalui program belajar tambahan yang diselenggarakan oleh Tim EduRise untuk anak-anak prasekolah hingga SMP, yang mencakup mata pelajaran Matematika, IPS, Bahasa Inggris dan Digitalisasi.
Salah satu mata pelajaran utama dalam program ini adalah Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang mengajarkan anak-anak untuk memahami hubungan antara manusia dengan lingkungan sosial, budaya, ekonomi, dan politik di sekitarnya.
Lebih dari itu, mempelajari IPS membantu anak-anak mengembangkan keterampilan penting seperti komunikasi, kerja sama, dan menghargai keberagaman dalam masyarakat. Program dengan tema “Jelajah Duniaku” ini juga bertujuan untuk membekali generasi muda dengan kemampuan memahami dan merespons isu-isu global yang terjadi di dunia.

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
(Sumber: Dokumentasi Penulis)
Selama program berlangsung, berbagai metode interaktif diterapkan untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Metode diskusi menjadi wadah bagi anak-anak untuk berbagi pendapat dan belajar bekerja sama.
Permainan edukatif yang memadukan hiburan dengan pembelajaran, seperti mencocokkan peta atau kuis berhadiah, membuat anak-anak semakin antusias. Selain itu, penggunaan alat bantu visual seperti peta, gambar ilustrasi, dan video edukasi membantu menjelaskan konsep-konsep yang rumit dengan cara yang mudah dipahami.
Pendekatan ini membuat anak-anak lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan menikmati setiap sesi pertemuan. Dengan semangat berbagi ilmu, Desa Benteng telah menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi kunci untuk menciptakan perubahan yang berarti.
Program capstone sustainability ini menjadi bukti bahwa langkah kecil, seperti menyediakan akses belajar yang menarik dan relevan, mampu memberikan dampak besar bagi anak-anak di desa. Melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga semangat untuk terus belajar dan berkembang menjadi individu yang lebih baik.
Selain manfaat langsung bagi anak-anak, program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi Tim EduRise sebagai penyelenggara. Melalui interaksi dengan masyarakat Desa Benteng, mahasiswa dapat memahami tantangan nyata dalam dunia pendidikan di daerah pedesaan sekaligus mempraktikkan ilmu manajemen secara langsung.
Proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program memberikan wawasan mengenai pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan tidak terbatas pada ruang kelas formal. Dengan dukungan dari berbagai pihak, Desa Benteng telah menjadi contoh nyata bahwa perubahan besar dapat dimulai dari komunitas kecil yang penuh semangat.
Semua pihak yang terlibat berharap, anak-anak di desa ini akan tumbuh menjadi generasi yang peduli, tangguh, dan siap menghadapi tantangan di masa depan sekaligus membawa semangat positif kepada lingkungan sekitar mereka.
Penulis:
- Alfath Rizka Nurramidhan
- Hardiana Widyastuti, S.Hut., M.M.
Mahasiswa Manajemen IPB University, Dosen Manajemen, IPB University
Editor: I. Khairunnisa
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












