Pancasila sebagai Ideologi Negara, Mahasiswa UBSI Edukasi Anak-anak di RPTRA Matahari Maphar

Pancasila sebagai Ideologi Negara
Kegiatan Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UBSI (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Enam mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kramat 98 menggelar kegiatan edukasi tentang ideologi negara bagi anak-anak kelas 4-6 SD di Maphar, Jakarta Barat, pada Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan bertema “Pancasila sebagai Ideologi Negara” ini mengajak anak-anak selalu menerapkan sila-sila Pancasila dengan baik. Program berlangsung sebagai bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Mengapa Sasarannya Anak Kelas 4-6 SD?

Dalam kurikulum SD (baik Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka), materi Pancasila di kelas 1-3 masih berfokus pada hal dasar seperti mengenal simbol, lambang, dan bunyi sila-sila. Sementara di kelas 4-6, materi mulai diperluas ke arah pemahaman nilai, makna, dan penerapan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Hal ini termasuk pengenalan awal konsep Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa, yang menjadi pijakan untuk memahami ideologi negara. Jadi secara kurikuler, materi ini memang dirancang untuk diperdalam di jenjang kelas atas SD.

Baca juga: Childfree dan Masa Depan Bangsa: Refleksi Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara

Belajar Tentang Pancasila Lewat Presentasi dan Video

Tim bertugas menyampaikan materi tentang Pancasila sebagai ideologi negara menggunakan media presentasi dan video sebagai alat bantu mengajar. Meskipun presentasi dan video adalah media yang menarik secara visual, anak usia SD (kelas 4-6) tetap membutuhkan pendamping manusia untuk beberapa alasan.

Pertama, menjembatani pemahaman karena video dan slide hanya menyampaikan informasi satu arah, sementara pengajar bisa menjelaskan ulang dengan bahasa yang lebih sederhana jika ada anak yang belum paham. Kedua, memberi konteks lokal dengan mengaitkan materi video atau presentasi dengan contoh nyata di lingkungan sekolah atau daerah setempat, sehingga materi terasa lebih relevan.

Ketiga, mendorong interaksi dua arah dengan membuka sesi tanya jawab, diskusi, atau kuis setelah menonton video atau melihat presentasi, yang tidak bisa dilakukan oleh media pasif. Keempat, menjaga fokus dan disiplin belajar karena anak usia SD masih membutuhkan pengawasan serta pengarahan agar tetap fokus selama sesi belajar berlangsung, terutama saat menonton video yang durasinya lebih dari beberapa menit.

Kami ingin anak-anak paham bahwa pentingnya diri kita mengenal lebih dalam tentang Pancasila,” kata Aqilla Fauziah, ketua pelaksana kegiatan. “Lewat cerita dan menggambar, mereka belajar tanpa merasa digurui.”

Dukungan Pihak RPTRA dan Keberlanjutan

Sekretaris Kelurahan Maphar, Ibu Dijah, turut memberikan masukan kepada tim agar kegiatan tersebut ditambahkan games, agar anak-anak juga tidak bosan belajar. Kehadirannya secara resmi menjadi bentuk dukungan institusional. Pihak RPTRA menyediakan ruang aula dan fasilitas proyektor untuk menunjang acara. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Helina Apriyani, M.Ed., dosen Program Studi Sistem Informasi UBSI.

Sebelum meninggalkan RPTRA, tim menyerahkan poster edukasi tentang Pancasila sebagai ideologi negara. Penyerahan ini bertujuan agar pihak RPTRA dapat melanjutkan edukasi serupa secara mandiri di aula, sehingga manfaat kegiatan tidak berhenti pada satu pertemuan. Melalui program ini, tim berharap nilai-nilai Pancasila dapat tertanam sejak dini.


Penulis:

  1. Aqilla Fauziah (19255068)
  2. Muhammad Ardika Maulana (19255056)
  3. Fachrur Rozi (19255061)
  4. Ahmad Alfin Musaqqi (19255030)
  5. Gathan Alvaro Abdillah (19255022)
  6. Kristian Revandy (19255070)

Mahasiswa Sistem Informasi, Universitas Bina Sarana Informatika


Dosen Pengampu: Helina Apriyani, M.Ed


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses