Penguatan Literasi Akuntansi Manajemen dalam Rangka Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan (Biaya) Usaha Mikro dan Kecil di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya

akurasi biaya
Foto: Dok. Penulis

Surabaya, MMI – Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu komponen Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilakukan.

Dalam kesempatan kali ini, tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang beranggotakan Kholidiah, Indahwati, Husni Indrawati Wijaya Putri, Andien Aprillia Effendi Putri, Nadila Lestari, Novalentia Zilla Chisty Rahmadhani memberikan literasi Akuntansi Manajemen, yaitu tentang perhitungan Harga Pokok Produksi secara akurat (Activity Based Costing System) secara sederhana pada Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) khususnya di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. 

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dalam pelaksanaannya, terdapat 37 Usaha Kecil dan Mikro yang bergabung dalam kegiatan ini yang antara lain terdiri dari pelaku usaha Warung Nasi Babat, Warung Es Teh Jumbo, Toko Madura, Jasa Laundry, dan lain sebagainya.

Dalam kegiatan ini, pengabdi memberikan pemahaman tentang akuntansi manajemen secara sederhana dengan harapan para pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan mikro, dapat menghitung harga pokok dengan benar dan akurat, sehingga mereka dapat mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh sesungguhnya.

Baca Juga: Strategi Manajemen Penataan UMKM Kaki Lima di Jakarta pada Tahun 2025: Antara Penertiban, Keberlanjutan Usaha, dan Keadilan Ekonomi

Kegiatan ini disambut baik oleh penanggung jawab Paguyuban UMKM Kelurahan Wonorejo, yaitu Ibu Lurah Pramadyah Fitah Kusuma.

Dengan mengetahui keuntungan usahanya, mereka juga akan bisa mengukur kinerja usaha yang sudah dan sedang dijalankan, sehingga para pelaku usaha tersebut dapat mengambil keputusan usaha apapun berdasarkan hasil analisis kinerja yang mereka lakukan.

Pentingnya analisis aktivitas juga disampaikan dan dijelaskan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil ini agar mereka dapat mengidentifikasi aktivitas-aktivitas usaha yang bernilai tambah atau aktivitas usaha yang tidak bernilai tambah. 

Kegiatan PkM ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha dalam melakukan pengelolaan keuangan khususnya biaya, sehingga para pelaku usaha dapat dengan mudah mengambil keputusan apapun yang berkaitan dengan usahanya.


Penulis:
1. Kholidiah
2. Husni Indrawati Wijaya Putri
Dosen dan Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses