Kamis, 21 Mei 2026 menjadi momen yang berharga bagi kami, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Pamulang (Unpam). Pada kesempatan tersebut, kami melaksanakan kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) di Sekolah Menengah Kejuruan Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (SMK LP3) Istana, Jakarta.
Kegiatan ini berfokus pada pembahasan strategi penjualan, pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana untuk memulai dan mengembangkan usaha.
Melalui program ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa dunia kewirausahaan dapat dijangkau oleh siapa saja, termasuk pelajar.
Kemajuan teknologi saat ini telah membuka banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan sejak usia muda, asalkan ada kemauan untuk belajar dan berani mencoba.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai strategi penjualan dan pemasaran.
Baca juga: Strategik Pasar dan Perannya dalam Kegiatan Ekonomi Masyarakat
Dalam sesi tersebut, kami mengajak peserta untuk melihat pemasaran dari sudut pandang yang lebih luas.
Pemasaran tidak hanya berkaitan dengan promosi atau iklan, tetapi juga mencakup proses mengenali kebutuhan konsumen, menciptakan nilai yang sesuai, dan menyampaikan nilai tersebut kepada sasaran yang tepat.
Kami juga membahas perbedaan antara kebutuhan, keinginan, dan permintaan yang sering kali dianggap memiliki arti yang sama. Padahal, pemahaman terhadap ketiga konsep tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan produk maupun strategi pemasaran yang akan digunakan.
Selain membahas konsep dasar pemasaran, kami juga menjelaskan peran pemasaran dalam mendukung perkembangan usaha, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Menurut pandangan kami, pemasaran yang dilakukan dengan baik mampu membantu usaha memperoleh pelanggan baru sekaligus menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah ada.
Di samping itu, pemasaran juga berfungsi membangun citra (image) dan kepercayaan terhadap suatu merek. Tanpa adanya strategi pemasaran yang tepat, produk yang memiliki kualitas baik pun berpotensi sulit dikenal oleh masyarakat luas.
Setelah materi dasar dipahami oleh peserta, kami melanjutkan pembahasan mengenai bauran pemasaran atau 4P yang terdiri atas Product, Price, Place, dan Promotion. Keempat unsur tersebut kami jelaskan sebagai komponen yang saling berkaitan dalam mendukung keberhasilan suatu usaha.
Baca juga: 4 Strategis Rahasia Pempek Ny Kamto
Produk perlu memiliki manfaat dan keunggulan yang dapat dirasakan konsumen. Penetapan harga harus disesuaikan dengan kondisi pasar dan kemampuan target konsumen.
Kemudahan memperoleh produk juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan, baik melalui toko fisik maupun platform digital.
Sementara itu, promosi berperan dalam memperkenalkan produk agar lebih dikenal dan menarik minat calon pembeli.
Melalui berbagai ilustrasi sederhana, kami menunjukkan bahwa strategi pemasaran dapat diterapkan oleh siapa pun tanpa harus menunggu memiliki modal besar. Yang terpenting adalah kemampuan mengenali peluang, memahami kebutuhan pasar, serta menentukan langkah yang tepat dalam menawarkan produk kepada konsumen.
Agar peserta tidak merasa jenuh, kami menyelipkan sesi ice breaking di tengah rangkaian acara. Aktivitas singkat tersebut mampu membangkitkan kembali semangat peserta setelah mengikuti materi yang cukup padat. Suasana kelas pun menjadi lebih hidup sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik pembuatan toko di platform Shopee. Dalam kegiatan ini, kami mendampingi siswa secara langsung mulai dari proses pendaftaran akun, verifikasi data, pengisian identitas toko, pengaturan layanan pengiriman, hingga pengunggahan produk pertama.
Baca juga: Penerapan AI Shopee: Inovasi Teknologi Kecerdasan Buatan di Dunia E-Commerce
Pendekatan praktik langsung ini memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta karena mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga menerapkannya secara nyata.
Kami melihat bahwa keterlibatan langsung dalam proses pembelajaran membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menggunakan platform digital untuk berjualan.
Sebagai bagian dari evaluasi kegiatan, kami mengadakan kuis interaktif yang bertujuan mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.
Dari hasil kuis tersebut, Dyah Wulandari, Meylsa Pitaloka, dan Zahra Yusna berhasil memperoleh nilai terbaik. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta.
Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai pengalaman belajar sesaat, tetapi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para siswa.
Tidak semua peserta harus langsung menjadi pengusaha setelah kegiatan berakhir, namun setidaknya mereka memiliki keberanian untuk memulai, mencoba hal baru, dan terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Jika di masa depan ada di antara mereka yang berhasil membangun usaha sendiri, kami percaya bahwa pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat menjadi salah satu langkah awal yang berharga.
Pada akhirnya, kami menyadari bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya sekadar menyampaikan materi di depan kelas. Lebih dari itu, pengabdian merupakan upaya untuk memberikan manfaat nyata melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Melalui kerja sama antara Universitas Pamulang dan SMK LP3 Istana, kami berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis serta keberanian untuk menciptakan peluang dan meraih masa depan yang lebih baik.
Penulis:
Fina Nailatul Izza
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Enjel Talitawati
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Rizka Aulia Nurfadilah
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Vina Sellyriani
Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Pamulang
Dosen Pengampu: Rahma Wiyanti, S.E., M.Si.
Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












