UNS dan DLH Ngawi Bahas Inovasi Pengelolaan Limbah Cair, Didukung LPDP 2025

penelitian uns
UNS dan DLH Ngawi Bahas Inovasi Pengelolaan Limbah Cair, Didukung LPDP 2025. Dok. Penulis.

Ngawi, MMI — Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui tim peneliti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang diketuai oleh Dr. Maria Ulfa, S.Si., M.Si. dan beranggotakan Dr. Nanik Dwi Nurhayati, S.Si., M.Si., Agung Nugroho Catur Saputro, S.Pd., M.Sc., dan mahasiswa UNS berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi dalam sebuah pertemuan strategis untuk membahas inovasi pengelolaan limbah cair berbasis teknologi fotokatalis yang lebih efisien dan ramah lingkungan pada Senin (01/12/2025).

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan hibah IRN EQUITY–Impact Rankings 2025 LPDP, yang mendorong penguatan kualitas riset sekaligus peningkatan kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Salah satu riset unggulan yang dikedepankan UNS dalam diskusi tersebut adalah penelitian berjudul Synthesis of Carbon Nitride from Basmati Rice Husk Biomass from Pakistan for Photocatalytic Degradation of Methylene Blue.

Riset ini mengembangkan material karbon nitrida berbasis biomassa sekam beras basmati asal Pakistan, yang diproses menjadi fotokatalis ramah lingkungan untuk menguraikan polutan organik berbahaya, khususnya methylene blue yang umum dijumpai pada limbah industri tekstil dan rumah tangga.

Pengembangan ini dinilai relevan dengan kebutuhan Ngawi, yang memiliki kawasan industri serta sentra usaha kecil yang menghasilkan limbah berwarna.

Dalam diskusi tersebut, ketua tim peneliti UNS, Dr. Maria Ulfa, S.Si., M.Si., menegaskan urgensi riset ini dalam menjawab kebutuhan teknis di lapangan, efisiensi tinggi dalam proses fotodegradasi.

“Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa karbon nitrida berbasis biomassa ini mampu bekerja optimal menggunakan cahaya tampak, sehingga cocok untuk diterapkan di daerah tropis seperti Ngawi. Teknologi ini murah, berkelanjutan, dan mampu mempercepat proses pemurnian air tanpa menambah polutan baru,” ujarnya.

Baca Juga: UNS Kolaborasi dengan DLH Sukoharjo untuk Penerapan Fotokatalisis Didukung Hibah IRN EQUITY–Impact Rankings 2025 LPDP

Ia juga menambahkan bahwa teknologi ini dapat menjadi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada metode pengolahan konvensional yang sering kali membutuhkan energi besar.

“Kami ingin menghadirkan teknologi yang dapat langsung diterapkan oleh daerah, termasuk UMKM dan industri skala menengah,” tambahnya.

Sementara itu, Perwakilan DLH Ngawi, Anik Krisnawati, S.T., M.Ling., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini dan menilai inovasi UNS sangat relevan dengan kebutuhan daerah.

“Ngawi membutuhkan solusi pengelolaan limbah yang efektif namun terjangkau. Hasil riset UNS ini membuka peluang besar bagi kami untuk meningkatkan kualitas air dan memenuhi standar lingkungan yang semakin ketat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi.

“Kami berharap kerjasama ini tidak berhenti pada riset, tetapi berlanjut pada uji coba lapangan dan pendampingan bagi industri sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” lanjutnya.

Dukungan Hibah IRN EQUITY–Impact Rankings 2025 LPDP menjadi pondasi penting bagi penguatan kolaborasi ini.

Baca Juga: KKN UNS Dukung Pengembangan Wisata River Tubing Manggolo Kusumo di Desa Duren

Melalui hibah tersebut, tim UNS tidak hanya melakukan pengembangan material, tetapi juga menyiapkan roadmap implementasi, pengujian performa pada kondisi real, dan penyusunan rekomendasi teknis untuk pemerintah daerah.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam menghadirkan inovasi teknologi hijau yang aplikatif, berkelanjutan, serta mampu mendukung pencapaian target pembangunan lingkungan hidup.

Dengan adanya kerja sama ini, UNS dan DLH Ngawi optimistis bahwa pengelolaan limbah cair di daerah akan semakin baik, sejalan dengan visi pembangunan hijau dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Penulis: Dr. Maria Ulfa, S.Si., M.Si.
Dosen Pendidikan Kimia UNS

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses