Belajar, Berkarya dan Peduli Lingkungan: Edukasi Ecoprint pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah untuk Mewujudkan Kualitas Pendidikan yang Berkelanjutan

Foto: Dok. Tim BBK 7 UNAIR

Mojokerto, MMI – Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga menggelar kegiatan sosialisasi ecoprint di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Setia Bhakti Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto yang diikuti oleh 71 peserta.

Kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi pada tanggal 15 Januari 2026, dilanjutkan dengan mengadakan praktik ecoprint  pada tanggal 19 Januari 2026.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Ecoprint merupakan teknik cetak ramah lingkungan dengan memindahkan pigmen warna dan bentuk dari bahan alam, seperti daun, bunga maupun batang yang diaplikasikan pada kain.

Pada tahapan sosialisasi, tim program kerja BBK 7 Universitas Airlangga secara sederhana menjelaskan tentang pengertian ecoprint, bahan-bahan yang diperlukan serta manfaat dari pembuatan ecoprint.

Pada praktik pelaksanaan ecoprint, siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah (MI) Setia Bhakti secara antusias mempraktekkan nya ke totebag

Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga  mengajak siswa-siswi kelas IV MI Setia Bhakti belajar dengan metode yang berbeda dan menyenangkan.

Metode pembelajaran ecoprint ini memanfaatkan bahan alam seperti daun dan bunga di sekitar lingkungan sekolah. Pemanfaatan bahan alam ini bertujuan untuk menciptakan motif dan corak unik pada tote bag.

Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga terlibat langsung mendampingi siswa-siswi selama kegiatan berlangsung.

Siswa-Siswi kelas IV MI Setia Bhakti terlihat antusias, karena kegiatan ini merupakan pengalaman pertama mereka dalam mencoba teknik ecoprint.

Mereka bebas bereksplorasi dan berkreasi menggunakan bahan-bahan alam yang tersedia.

Program ecoprint ini turut mendukung SDGs poin 4 yaitu Quality Education, dengan menghadirkan metode pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan kontekstual.

Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan minat belajar siswa sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, mengembangkan kreativitas, dan melatih kesabaran serta ketelitian siswa.

Tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, kegiatan ecoprint ini juga termasuk upaya mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga dalam melakukan pengabdian masyarakat.

sosialisasi ecoprint
Foto: Dok. Tim BBK 7 UNAIR

Salah satu mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga, Ninik Nur Rosyida, menyampaikan bahwa program ecoprint bertujuan menunjukkan bahwa proses belajar tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas.

“Melalui ecoprint, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan tetap peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari pihak sekolah. Para guru menilai kegiatan ecoprint memberikan pengalaman baru yang bermanfaat bagi siswa serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup.

sosialisasi ecoprint
Foto: Dok. Tim BBK 7 UNAIR

Penulis: Tim BBK 7 Universitas Airlangga
Mahasiswa Universitas Airlangga


Dosen Pengampu: Siti Nuraini, S.E., M.E.


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses