Sidrap, MMI – Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa terus dilakukan melalui pemanfaatan potensi lokal yang bernilai tambah. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Demonstrasi Pemasaran Nugget Ikan di Kantor Desa Tonrong Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu desa dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sebagai penggerak utama ekonomi rumah tangga (18/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomis. Juga strategi pemasaran sederhana yang dapat diterapkan di tingkat desa. Nuget ikan dipilih karena berbahan dasar ikan lokal yang mudah diperoleh. Pertimbangan lain karena bergizi tinggi serta memiliki peluang pasar yang luas dan diminati berbagai kalangan, terutama anak-anak.
Baca juga: Dampak Buruk Junk Food untuk Kesehatan Tubuh Manusia
Dalam kegiatan ini, peserta tak hanya mendapatkan materi tentang potensi ekonomi olahan ikan, tapi juga praktik langsung pembuatan nuget ikan. Tak lupa pula penjelasan mengenai teknik pengemasan, penentuan harga, dan pemasaran produk.
“Kami menjelaskan bagaimana ikan yang biasanya dijual segar dengan harga rendah dapat diolah menjadi nuget dengan nilai jual lebih tinggi dan daya simpan lebih lama,” terang Aisyah Adawiah Alwi selaku penanggung jawab kegiatan.
- Penulis sedang mempresentasikan tentang pengolahan dan pemasaran nugget ikan ke peserta yang hadir. (Foto: Dok. Penulis)
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan ibu-ibu dalam diskusi dan praktik pengolahan produk.
“Selama ini ikan hanya digoreng atau dimasak biasa, ternyata bisa diolah jadi nuget yang disukai anak-anak dan bisa dijual,” ujar salah seorang peserta kegiatan.
Hal senada disampaikan istri Kepala Dusun Desa Tonrong Rijang yang menyatakan, bahwa nuget ikan dapat menjadi alternatif usaha rumahan yang menjanjikan.
Istri Kepala Desa Tonrong Rijang juga menambahkan, “Selain untuk konsumsi keluarga, nuget ikan ini berpotensi menjadi produk unggulan desa jika dikemas dan dipasarkan dengan baik.”
Menanggapi hal itu, Aisyah Adawiah Alwi mengungkapkan harapannya, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi melalui usaha olahan perikanan berbasis potensi lokal. Mahasiswa KKNT Gelombang 115 Unhas siap mendampingi masyarakat dalam pengembangan usaha nuget ikan.”
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa KKNT Unhas dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Melalui inovasi pengolahan dan pemasaran nuget ikan, diharapkan masyarakat Desa Tonrong Rijang mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Di samping itu, mereka juga mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.
- Penulis (kanan) bersama Kepala Desa Tonrong Rijang, Haedar, memperlihatkan produk nugget. Produk ini adalah hasil dari olahan potensi lokal desa itu. (Foto: Dok. Penulis)
Penulis: Aisyah Adawiah Alwi
Mahasiswa Ilmu Hukum, Universitas Hasanuddin
Dosen Pengampu: Ir. Dewa Sagita Alfadin Nur, S. T, M. T.
Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














