Malang, MMI – Dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Desa Poncokusumo dan sekitarnya, empat kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari dua perguruan tinggi, yaitu IPB University dan Universitas Brawijaya, berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Bijak Berkeluarga: Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting” pada hari Senin (21/7/2025).
Acara ini dihadiri oleh puluhan anggota PKK dari berbagai dusun dan menjadi momen penting dalam penyebaran informasi edukatif yang relevan dengan isu-isu sosial dan kesehatan keluarga.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara kelompok KKN IPB Desa Poncokusumo, IPB Desa Pandansari, IPB Desa Wringinanom, dan UB Desa Poncokusumo.
Kolaborasi lintas kelompok ini menunjukkan semangat gotong royong dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada para ibu sebagai pilar utama dalam rumah tangga dan pengasuhan anak.
Sosialisasi ini terdiri dari tiga materi utama, yaitu pencegahan pernikahan dini, pencegahan stunting melalui pengelolaan gizi, dan manajemen finansial keluarga.
Materi pertama mengenai pencegahan pernikahan dini disampaikan oleh dosen dari Sekolah Bisnis IPB University yaitu ibu Ir. Retnaningsih, M.Si. yang juga memiliki latar belakang keilmuan di bidang Ilmu Keluarga dan Konsumen.

Beliau menjelaskan bahwa pernikahan dini sering kali dipicu oleh faktor ekonomi, budaya lokal, maupun kurangnya akses terhadap pendidikan yang layak.
“Pernikahan usia dini tidak hanya membatasi potensi anak untuk berkembang, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), keguguran, dan berbagai komplikasi kesehatan,” jelas beliau.
Para peserta dengan antusias mendengarkan dan turut berbagi pengalaman pribadi, menjadikan diskusi berjalan interaktif.
Materi kedua membahas mengenai pencegahan stunting melalui pemahaman terhadap kualitas bahan makanan, khususnya telur dan daging.
Materi ini dibawakan oleh Nisrina (dari KKN IPB Poncokusumo) dan Aura (dari KKN IPB Pandansari).

Dalam penjelasannya, mereka menyampaikan pentingnya mengenali ciri-ciri bahan makanan yang masih layak konsumsi, seperti bentuk cangkang dan warna isi telur, serta tekstur daging segar yang ideal.
Pemahaman ini penting agar ibu rumah tangga dapat memberikan asupan makanan bergizi yang optimal bagi anak-anak mereka.
Kualitas makanan yang dikonsumsi berkontribusi besar terhadap pertumbuhan anak dan pencegahan stunting, sebuah isu yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat nasional.
Sesi terakhir membahas manajemen finansial keluarga yang dibawakan oleh Nisrina dan Fidel (keduanya dari KKN IPB Poncokusumo).
Penjelasan mereka diawali dengan pre-test guna mengetahui pemahaman awal peserta mengenai keuangan rumah tangga.
Materi ini mencakup penjelasan mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, pentingnya menyusun skala prioritas dalam berbelanja, serta pentingnya memiliki tabungan dan dana darurat untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak di masa depan.
Sesi ini ditutup dengan post-test untuk mengukur pemahaman peserta setelah menerima materi, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan.
Di penghujung acara, kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia.
Suasana penuh semangat dan kehangatan tergambar jelas dari senyuman para ibu PKK yang mengikuti acara hingga selesai.
Banyak dari mereka menyampaikan kesan positif dan menyatakan bahwa informasi yang disampaikan sangat berguna untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program KKN tidak hanya hadir sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi juga mampu menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan materi yang aplikatif, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam keluarganya masing-masing dan membawa dampak positif bagi komunitas yang lebih luas.
Penulis: KKNT Inovasi IPB Desa Poncokusumo Kab. Malang
Mahasiswa IPB University
Dosen Pengampu: Febriantina Dewi S.E., M.M., M.Sc.
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












