KKN UMBY Edukasi Peternak Bantul Ubah Jerami Jadi Pakan Ternak Bergizi

KKN UMBY Edukasi Peternak Bantul Ubah Jerami Jadi Pakan Ternak Bergizi
Foto Bersama Peserta Pelatihan di Dukuh Maladan (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Bantul, MMI – Kelompok 56 Kuliah Kerja Nyata-Program Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Angkatan XLVII Universitas Mercu Buana Yogyakarta menggelar pelatihan inovatif bertajuk “Pelatihan Pembuatan Silase Jerami Padi sebagai Pakan Ternak Alternatif” di Padukuhan Maladan, Kelurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai upaya membantu peternak memanfaatkan limbah pertanian menjadi pakan ternak alternatif (29/7/2025).

Selama ini, jerami padi yang melimpah setelah panen lebih sering dibakar atau dibiarkan membusuk.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dalam pelatihan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan metode silase, yaitu proses fermentasi jerami dalam kondisi anaerob yang mampu mengubah limbah pertanian menjadi pakan ternak bergizi tinggi.

Silase tidak hanya meningkatkan daya simpan pakan, tetapi juga menjaga kandungan nutrisinya, terutama selama musim kemarau saat pasokan hijauan terbatas.

Langkah Praktis dan Aplikatif

Peserta pelatihan mendapat penjelasan teori dasar silase, manfaatnya, hingga praktik langsung pembuatan silase menggunakan jerami padi yang telah dicacah, molase, EM4, dan bekatul.

Campuran bahan tersebut dimasukkan ke dalam drum atau wadah kedap udara, ditutup rapat, lalu disimpan selama 2-4 minggu untuk proses fermentasi.

Peserta juga dikenalkan dengan perbedaan antara hay jerami dan silase jerami, di mana hay jerami memiliki kadar air rendah dalam bentuk kering, sementara silase memiliki kadar air tinggi, tekstur lembab, dan aroma asam segar.

Penjelasan Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Manfaat Ekonomis dan Lingkungan

Metode ini membantu peternak menghemat biaya pakan hingga 20–40% dan mengurangi ketergantungan pada pakan komersial yang harganya kerap melonjak saat musim kemarau.

Selain itu, pengolahan jerami menjadi silase juga mengurangi polusi akibat pembakaran jerami.

Para peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Banyak di antara mereka yang mengaku baru mengetahui metode silase dan merasa berkeinginan untuk mencoba membuatnya secara mandiri.

“Saya baru tahu kalau jerami bisa diolah jadi pakan seperti ini. Ternyata tidak sulit, dan sangat bermanfaat untuk ternak saya nanti,” ujar salah satu peserta.

Sinergi Ilmu dan Masyarakat

Kegiatan ini menunjukkan bahwa program KKN tidak hanya berfokus pada pengabdian, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan masyarakat desa dan diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peternak desa dalam mengembangkan pakan ternak mandiri yang ramah lingkungan.

 

Penulis: Kelompok KKN 56 UMBY
Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Dosen Pengampu: Nur Sholehah Dian S., S. Pd., M. Pd.

Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses