Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur Ambil Bagian dalam Program “Pangan Aman Goes to Campus Batch 2” sebagai Fasilitator Keamanan Pangan di UMKM Dapoer Mama Ita

Pangan Aman Goes to Campus

Pangan Aman Goes to Campus merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).

Program ini merupakan hasil kerjasama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan beberapa universitas yang ada di Indonesia.

Pada program Pangan Aman Goes to Campus, mahasiswa menjadi penghubung antara Badan POM dengan pihak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Terdapat sebanyak 95 mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi Indonesia yang berhasil lolos untuk menjadi fasilitator penyuluh keamanan pangan.

Bacaan Lainnya
DONASI

Mahasiswa bertugas sebagai fasilitator penyuluh keamanan pangan pada industri-industri mikro, kecil, dan menengah. Sebelum menjadi fasilitator penyuluh, mahasiswa mengikuti pembekalan yang dilakukan secara online melalui platform Zoom.

Pembekalan dilakukan mulai dari bulan Agustus hingga September. Setelah melakukan pembekalan, maka mahasiswa dapat menjalankan perannya sebagai fasilitator penyuluh keamanan pangan. Mahasiswa menjalankan peran sebagai fasilitator penyuluh keamanan pangan dimulai dari bulan Oktober hingga bulan Desember pertengahan.

Mahasiswa PAGC Batch 2 dengan penempatan Lampung bersama Bapak Plt. Kepala Balai di BBPOM Bandar Lampung.

Dari 95 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi, terdapat 14 mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang lolos untuk menjadi fasilitator penyuluh keamanan pangan. Ke-14 mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur ditempatkan di lokasi yang berbeda-beda di antaranya Bali, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Lampung.

Nadia bersama pihak UMKM Dapoer Mama Ita yaitu ibu Rita.

Nadia Rahma Putri atau yang biasa dipanggil Nadia merupakan salah satu dari 14 mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang lolos untuk menjadi fasilitator penyuluh keamanan pangan dan ditempatkan di Lampung bersama dengan 2 mahasiswa lain dari UPN “Veteran” Jawa Timur.

Pada program ini, Nadia ditugaskan untuk menjadi fasilitator penyuluh keamanan pangan di UMKM Dapoer Mama Ita.

Logo UMKM Dapoer Mama Ita.

UMKM Dapoer Mama Ita merupakan salah UMKM di Bandar Lampung yang memproduksi olahan ikan seperti pempek dan tekwan.

Nadia selaku fasilitator penyuluh keamanan pangan bertugas untuk mendampingi dengan cara berdiskusi, memberikan masukan dan saran serta melakukan perbaikan pada UMKM Dapoer Mama Ita.

Selain itu, Nadia juga melakukan penyuluhan tentang penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) pada UMKM Dapoer Mama Ita. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2022.

Mahasiswa bersama dengan mentor balai yaitu Bapak Rian Friansa.

Dalam prosesnya sebagai fasilitator penyuluh keamanan pangan, Nadia juga dibantu oleh seorang mentor balai di Balai Besar POM di Bandar Lampung yaitu Bapak Rian Friansa untuk membimbing UMKM.

Setiap 1 minggu sekali, dilakukan sesi mentoring atau bimbingan di Balai Besar POM di Bandar Lampung bersama dengan Bapak Rian Friansa dan ke 4 mahasiswa lain. Dalam sesi mentoring dilakukan diskusi dan juga tanya jawab seputar progres kerja dan kegiatan yang dilakukan.

Supervisi bersama dengan pihak BPOM Pusat.

Selain sesi mentoring, pada tanggal 3 dan 4 November 2022 dilakukan supervisi dengan pihak BPOM Pusat yaitu dengan Ibu Eva dan Ibu Indrie.

Mahasiswa PAGC Batch 2 penempatan Lampung saat mengikuti event BPOM Goes to Campus.
 

Kegiatan lain yang dilakukan sebagai fasilitator penyuluh keamanan pangan adalah mengikuti event BPOM Goes to Campus yang diselenggarakan oleh pihak Balai Besar POM di Bandar Lampung pada tanggal 13 Desember 2022 di hotel Emersia.

Selain itu, mahasiswa juga melakukan Sosialisasi kepada masyarakat tentang kosmetik, obat-obatan ilegal dan keamanan pangan pada event Lampung Fair.

Penulis: Nadia Rahma Putri
Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI