Mic On, Rasa Takut Off: Siswa Kelas 10 Serbu Seminar Public Speaking di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta

Foto Bersama dalam Kegiatan Seminar Mahasiswa UAY (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Yogyakarta, MMI – SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta berkolaborasi dengan sekelompok mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta yaitu Social Eight Crew untuk menggelar seminar public speaking khusus untuk siswa kelas 10 sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara di depan umum.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu (5/11/2025) dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Proyek Sosial yang diampu oleh Erfina Nurussa’adah, S.I.Kom., M.A dan Stara Asrita, S.I.Kom., M.A. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula sekolah dengan menghadirkan narasumber Kofifa Aisyah Nur Amini yang sering dipanggil Fifa, merupakan mahasiswi Universitas Amikom Yogyakarta yang juga merupakan seorang Duta Kampus.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Baca juga: 10 Cara Melatih Public Speaking dari Nol agar Jago Bicara di Depan Umum

Pada sambutannya, ketua pelaksana Muhammad Fauzan Haidar  menyampaikan bahwa public speaking tidak hanya untuk presentasi didepan kelas. “public speaking tidak dilatih hanya untuk presentasi didepan kelas, tetapi public speaking juga sangat berguna di kehidupan nyata apa lagi di dunia kerja kedepannya” sambut nya.

Dalam pemaparannya, Khofifa menyampaikan pentingnya keterampilan public speaking bagi generasi muda. Ia menjelaskan beberapa teknik dasar berbicara di depan umum, seperti cara membuka pembicaraan dengan percaya diri, mengatur intonasi suara, menjaga kontak mata, serta menggunakan bahasa tubuh yang tepat.

Suasana seminar berlangsung interaktif. Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa siswa kelas 10 tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar cara mengatasi gugup, tips berbicara tanpa membaca teks, hingga bagaimana melatih diri agar terbiasa tampil di depan kelas maupun di depan umum.

Khofifa juga menyampaikan pengalamannya saat awal mula menjadi public speakeraku juga dulu itu gak percaya diri banget loh di depan public bahkan waktu lagi presentasi didepan kelas aja aku pernah cuman diam gemeter seperti lagi demam panggung. tapi aku latih terus public speaking aku sampe bisa kayak gini” Ujar Khofifa di hadapan para murid.

Panitia juga menyiapkan sesi game dan quiz bertema public speaking untuk menambah semangat peserta. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat maupun berani tampil mempraktikkan public speaking di depan teman-temannya mendapatkan hadiah menarik dari panitia. Hal ini membuat suasana seminar menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

Kepala sekolah Hj. Tri Suryani, M.Pd. juga menyambut kita dan mengucapkan terimakasih “Terimakasih juga kepada kakak kakak amikom sudah mau berbagi ilmu public speaking kepada adik adik nya. ilmu ini sangat amat akan berguna di kedepannya” ucap kepala sekolah Sma Muhammadiyah 4 Yogyakarta.

Pihak sekolah berharap, melalui kegiatan ini, siswa kelas 10 SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta tidak hanya memahami teori public speaking, tetapi juga termotivasi untuk terus melatih kemampuan komunikasi mereka dalam kegiatan belajar.

Kolaborasi dengan Social Eight Crew di bawah bimbingan dosen Erfina Nurussa’adah, S.I.Kom., M.A dan Stara Asrita, S.I.Kom., M.A ini membuktikan sinergi pendidikan antargenerasi yang efektif, siap membekali generasi muda menghadapi dunia profesional.

 


Penulis: Kelompok SocialEight.Crew

  1. Rengganis Salindra
  2. Muhammad Fauzan Haidar

Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Amikom Yogyakarta


Dosen Pengampu:

  1. Erfina Nurussa’adah, S.I.Kom., M.A
  2. Stara Asrita, S.I.Kom., M.A.

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses