MMD UB Kelompok 49 Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Maggot untuk Mengurangi Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi

Budidaya Maggot
Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Maggot di Desa Brubuh (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Brubuh, MMI – Kelompok Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 49, Universitas Brawijaya menyelenggarakan program sosialisasi dan pelatihan budidaya maggot di Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini merupakan program kerja individu yang dibawakan oleh Bintang Yuliana Permatasari dengan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Dr. Eng. Elya Mufidah, S.Pi., MP (16/07/2025).

Permasalahan limbah organik rumah tangga di Desa Brubuh menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat setempat. Selama ini limbah organik seperti sisa makanan, sayuran busuk, dan sampah dapur lainnya seringkali hanya dibuang begitu saja atau dibakar yang dapat berpotensi untuk mencemari lingkungan.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Melihat kondisi tersebut MMD Kelompok 49 berinisiatif menghadirkan teknologi sederhana namun efektif melalui budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sesuai dengan SDGs 12 yaitu tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Posyandu Dusun Kayangan, Desa Brubuh dengan dihadiri puluhan warga dari ibu rumah tangga dan petani. Sementara itu, sesi pelatihan praktis dilakukan di rumah salah satu warga yang telah disiapkan sebagai lokasi demonstrasi. Kedua kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Brubuh yang menyambut baik inisiatif positif dari MMD Kelompok 49.

Dalam sesi sosialisasi, MMD Kelompok 49 memperkenalkan budidaya maggot sebagai alternatif pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan.

Materi yang disampaikan mencakup manfaat ganda budidaya maggot untuk lingkungan dan ekonomi, di mana limbah organik rumah tangga dapat didaur ulang menjadi pakan ternak berkualitas tinggi. Anggota juga menjelaskan potensi ekonomi dari hasil budidaya maggot serta dampak positifnya terhadap kebersihan lingkungan desa.

Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan praktis yang dimulai dari persiapan media budidaya. Peserta diajarkan cara memilih dan menyortir limbah organik yang tepat, penyiapan wadah budidaya yang higienis, serta pengaturan kondisi optimal untuk pertumbuhan maggot.

Baca juga: Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Sosialisasikan Budidaya Maggot sebagai Solusi Pengolahan Limbah Organik di Desa Neglasari

Kegiatan Pelatihan Budidaya Maggot (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Kegiatan Pelatihan Budidaya Maggot (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Ibu Winarsih (55), salah satu peserta pelatihan mengungkapkan kegembiraannya.

Selama ini saya bingung dengan sampah dapur yang menumpuk. Ternyata bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat. Saya tertarik untuk mencoba di rumah,” ujar ibu Winarsih.

Kepala Desa Brubuh, Bapak Muhtarom, memberikan apresiasi tinggi terhadap program MMD Kelompok 49.

Kami sangat mendukung inisiatif anak-anak muda yang peduli lingkungan seperti ini. Program budidaya maggot bisa menjadi solusi dua masalah sekaligus: mengurangi limbah dan membuka peluang usaha baru bagi warga.” Tutur Bapak Muhtarom.

Lebih lanjut, Kepala Desa menekankan bahwa program ini ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi permasalahan sampah, tetapi juga mengajarkan masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka.

Kami berharap program ini bisa menjadi model yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Dengan teknologi sederhana dan mudah diterapkan, setiap rumah tangga bisa berkontribusi untuk lingkungan yang lebih bersih.” Ujar Victoryan Omega selaku Koordinator MMD Kelompok 49.

Program sosialisasi dan pelatihan budidaya maggot ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap permasalahan lingkungan sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat desa untuk menciptakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

#Kelompok49Brubuh
#SDGs12
#UniversitasBrawijaya
#MMDUB
#MMDUB2025
#MahasiswaBerkaryaDesaBerdaya

 

Penulis: Bintang Yuliana Permatasari
Mahasiswa Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Dosen Pengampu: Dr. Eng. Elya Mufidah, S.Pi.,MP

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses