Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Unit XI.A.1 Periode 155 dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program kerja berupa pendampingan pembuatan puding kedelai sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan alternatif camilan sehat berbahan dasar kedelai, tetapi juga dapat membuka peluang pengembangan usaha rumahan. Kegiatan ini sukses diselenggarakan pada Selasa (17/02/2026) yang berpusat di Balai Padukuhan Karangsari.
Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan mahasiswa KKN terhadap pemanfaatan kedelai di lingkungan masyarakat sekitar yang masih terbatas pada produk olahan konvensional seperti tahu dan tempe.
Seperti yang kita ketahui kedelai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan inovatif dengan nilai gizi dan nilai jual yang beragam.
Melalui temuan tersebut mahasiswa KKN berinisiatif menghadirkan olahan pangan sehat berupa cemilan puding berbahan dasar kedelai sebagai alternatif yang praktis, bergizi, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha rumahan.
Inovasi puding kedelai ini ditujukan untuk mendukung pengembangan varian produk pada UMKM setempat agar lebih beragam dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Selama ini, pelaku usaha cenderung berfokus pada produk olahan konvensional, sehingga mahasiswa KKN melihat adanya peluang untuk menghadirkan alternatif camilan sehat berbahan dasar kedelai yang memiliki nilai gizi tinggi dan daya tarik visual.
Melalui pendampingan ini, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan teknik pembuatan puding kedelai, tetapi juga memberikan gambaran mengenai peluang pengembangan produk sebagai salah satu lini usaha baru.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK dan warga Dukuh Karangsari yang antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan puding kedelai, mulai dari proses pengolahan bahan, teknik memasak, hingga pengemasan produk agar lebih menarik dan bernilai jual.

Dalam praktiknya, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi pembuatan puding kedelai yang diawali dengan proses pengolahan sari kedelai, pencampuran bahan, hingga teknik memasak yang tepat agar menghasilkan tekstur lembut dan memiliki aroma dan cita rasa yang nikmat.
Puding ini berbahan dasar sari kedelai, agar-agar plain, gula pasir, dan susu kental manis (SKM). Peserta juga diajarkan takaran komposisi bahan yang sesuai untuk menjaga kualitas rasa.
Selain itu, peserta juga diberikan tips sederhana mengenai strategi pemasaran agar produk puding kedelai berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan dengan menambahkan informasi kandungan gizi pada kemasan produk.
Salah satu peserta menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini karena dinilai memberikan wawasan baru sekaligus keterampilan yang aplikatif. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kreativitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui program kerja unggulan ini, mahasiswa KKN Reguler Unit XI.A.1 Periode 155 Universitas Ahmad Dahlan berharap dapat memberikan kontribusi nyata serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi bahan pangan lokal menjadi produk yang sehat, inovatif, dan bernilai ekonomis.
Penulis:
1. Putri Sabrina Uswatun Hasanah (2200002014)
2. Sania Almarom Ruding (2200011225)
3. Fajar Teguh Pramana (2200016016)
4. Gilang Febriano (2200018013)
5. Salsa Maydalena (2200019045)
6. Luthfi Yanu Prasetyo (2200025037)
7. Mu’aida Herniati (2200029026)
8. Peni Aprilia Mutmainah (2200030383)
9. Alvina Salsabila Ardia Kirana (2200036066)
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan
Dosen Pengampu: Amir Hidayatulloh, S.E., M.Sc.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












