Malang, MMI – Kelompok 32 FISIP Bakti Desa (FBD) Universitas Brawijaya menggelar kegiatan edukatif mengenai “Menanamkan Literasi Tajwid sejak Dini” dan “Ayo Berwudhu dengan Benar” di TPQ Raudlatul Ulum, Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, pada tanggal 23 dan 24 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program FBD yang mengusung tema literasi dan edukasi sosial, dengan sasaran utama anak-anak usia dini di lingkungan desa.
Kelompok 32 diberikan amanah tidak hanya untuk mengajar tajwid, tetapi juga untuk memperbaiki dan menekankan pelafalan huruf hijaiyah kepada para santri.
Berdasarkan pengamatan dan evaluasi, banyak santri masih kesulitan dalam melafalkan huruf dengan makhraj (tempat keluarnya huruf) dan sifat huruf yang tepat.
Kekeliruan ini bukan hanya terjadi pada huruf-huruf sulit seperti “ض” atau “ص”, namun juga pada huruf yang tampak sederhana seperti “ذ”, “س”, dan “ث”.
Menanggapi kondisi tersebut, Kelompok 32 merasa perlu menghadirkan media belajar yang menarik, mudah diakses, dan mampu memperkuat literasi huruf hijaiyah secara visual.
Maka dari itu, Kelompok 32 membuat sebuah karya poster edukatif huruf hijaiyah berwarna-warni yang dirancang secara kreatif dan fungsional, lalu diserahkan secara resmi kepada TPQ sebagai bentuk kontribusi keberlanjutan program penguatan literasi Al-Qur’an.
Baca Juga: Kenalkan Literasi Keuangan Sejak Usia Dini, Mahasiswa PKM FEB UB Mengunjungi SDN 2 Argosuko
Poster huruf hijaiyah ini tidak hanya menampilkan susunan huruf-huruf Arab standar, tetapi juga dilengkapi dengan simbol fonetik latin ringan untuk mengenalkan cara pelafalan dasar bagi santri pemula.
Karya ini dihasilkan dengan mempertimbangkan kebutuhan anak-anak usia dini yang cenderung lebih mudah memahami pembelajaran melalui pendekatan visual dan warna.
Secara teknis, poster dicetak dengan ukuran besar dan bahan tahan lama, sehingga bisa dipasang di ruang belajar utama TPQ dan dapat digunakan berulang kali.
Selain itu, desainnya yang cerah dan atraktif membuat santri lebih antusias untuk memperhatikan huruf-huruf yang diajarkan, serta memperkuat pengulangan visual sebagai strategi pembelajaran pasif.
Poster ini secara resmi diserahkan pada Rabu, 23 Juli 2025 kepada TPQ Raudlatul Ulum, Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading.
Sambutan hangat datang dari para guru TPQ yang merasa poster ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka.
Pada tanggal 24 Juli 2025, kegiatan edukasi “Ayo Berwudhu dengan Benar” diadakan untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai tata cara berwudhu yang benar sesuai ajaran Islam, khususnya kepada para santri TPQ yang berusia 4–10 tahun.
Dalam kegiatan tersebut, Kelompok 32 menyampaikan materi secara interaktif melalui media visual, demonstrasi praktik wudhu, serta games edukatif yang dirancang untuk mudah dipahami oleh anak-anak.
Sebagai luaran kegiatan, Kelompok 32 menghasilkan karya berupa poster edukatif Tata Cara Berwudhu yang diberikan kepada pihak TPQ Raudlatul Ulum Desa Tamansari pada Kamis, 24 Juli 2025.
Poster yang dirancang secara visual ini memuat panduan langkah-langkah berwudhu, dilengkapi dengan ilustrasi menarik dan keterangan sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak usia 4-10 tahun, dengan tujuan mendorong santri agar membiasakan diri berwudhu dengan benar sejak dini, sesuai rukun dan syarat sah wudhu dalam Islam.
Produk ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dari Kelompok 32 dalam mendukung pembelajaran keagamaan di tingkat pendidikan dini.
Salah satu momen paling berkesan datang dari TPQ Raudlatul Ulum. Seorang ustadz menyampaikan kesan mendalamnya terhadap pendekatan pembelajaran yang dibawa Kelompok 32.
“Ternyata di desa terpencil yang hanya berjarak sekitar 7 km dari Puncak Mahameru ini, anak-anak masih bisa merasakan pembelajaran yang seru. Mereka jadi tahu kalau belajar itu nggak selalu harus membosankan, ada quiz, games, bahkan pembelajaran lewat proyektor yang jarang sekali kami gunakan di sini. Tapi kakak-kakak KKN dari Universitas Brawijaya datang dan menunjukkan bahwa belajar bisa asyik dan menyenangkan,” ungkap ustadz Fajar.
Baca Juga: Gen Z dan Tantangan Literasi, Membangun Budaya Baca Lewat Komunitas di Purwokerto
Kelompok 32 FISIP Bakti Desa Universitas Brawijaya berharap agar seluruh produk edukatif yang telah diberikan, mulai dari poster Tata Cara Berwudhu hingga poster Huruf Hijaiyah dapat terus digunakan sebagai media pembelajaran jangka panjang di TPQ Raudlatul Ulum Desa Tamansari, Kecamatan Ampelgading.
Kami juga berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa dan masyarakat desa dalam memperkuat literasi keagamaan anak-anak.
Penulis: FBD/KKN FISIP UB KELOMPOK 32 Desa Tamansari
1. Muhammad Farhan
2. Annisa Aulia Rivany
Mahasiswa Universitas Brawijaya
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













