Sumatera Utara, MMI – Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai yang diketahui Ibu Ani Rahmadhani Kaban, S.Kep, Ns, M.Kep selaku Dosen Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners.
Kegiatan pengabdian masyarakat dengan rangkaian acara memberikan penyuluhan berjudul “Penerapan upaya preventif kepada masyarakat dalam penyuluhan terapi komplementer dengan menggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi” tanggal 22 Januari, hari Kamis pada pukul 09.00 WIB.
Upaya dan usaha yang dilakukan Dosen Institut Kesehatan Helvetia bertujuan untuk melakukan terapi komplementer dengan menggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi.
Ketua tim ibu Ani Rahmadhani Kaban, S.Kep, Ns, M.Kep mengatakan manfaat terapi komplomenter kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada anak setelah imunisasi merupakan cara yang efektif untuk menurunkan suhu tubuh secara teknik nonfarmakologi dengan metode pemindahan panas melalui konduksi dan evaporasi.
Bawang merah mengandung flogorusin, sikloalin, metialain, dan kamferol yang berfungsi untuk menurunkan suhu tubuh. Bawang merah yang dibalurkan keseluruh tubuh akan mempengaruhi pembuluh darah menjadi vasodilatasi sehingga memberikan sinyal kepada hipotalamus untuk menurunkan suhu tubuh. Serta penggunaan obat tradisional yang memiliki efek samping yang lebih rendah daripada obat kimia.
Obat tradisional yang mudah didapat di lingkungan masnyarakat. Pemberian kompres bawang merah yang bersifat sementara jika dalam waktu dua hari tidak menggalami penurunan suhu tubuh diharapkan untuk berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain.
Beliau juga mengatakan penerapan penggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi yang dilakukan kepada masyarakat guna untuk meningkatkan pengetahuan dan merubah tingkah laku.
Oleh kerena itu, pentingnya melakukan edukasi terkait upaya preventif kepada masyarakat dalam edukasi terapi komplementer dengan menggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi.
Pendidikan kesehatan pada hakikatnya adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Hasil yang diharapkan dengan adanya pesan tersebut, masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik.
Adanya peningkatan pengetahuan atau edukasi merupakan indikator pendidikan kesehatan yang dilakukan terhadap perilakunya, dengan membawa perubahan baik dari segi kognitif, sikap dan perilaku sasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan terkait penerapan penggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi.
Hasil yang didapatkan setelah dilakukan pengabdian masyarakat, tanggal 22 Januari hari Kamis pukul 09.00 WIB di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai, masyarakat yang mengikuti penyuluhan kesehatan terkait penerapan penggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi mengikuti serta mendengarkan semua materi yang dipaparkan.
Masyarakat kesehatan juga aktif dalam mengaplikasikan enerapan penggunakan kompres bawang merah untuk menurunkan demam pada balita pasca imunisasi. Pada dasarnya pengabdian kepada masyarkat yang sudah dilakukan sangat penting unuk memberikan informasi wawasan serta pengetahuan kepada masyarakat. Keinginan atau motivasi masyarakat sangat berpengaruh terhadap sukses atau tidaknya penyampain edukasi ke masing-masing masyarakat.
Penulis:
- Ani Rahmadhani Kaban, S.Kep, Ns, M.Kep
- Agus Surya Bakti, S.Kep., Ns., M.Kep
- Priska Emiliana, S.Kep., Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.An
Dosen Keperawatan dan Profesi Ners, Institut Kesehatan Helvetia
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












