Saat ini dunia telah berubah dengan segala kemudahannya melalui digitalisasi, semua orang dapat dengan mudah berkomunikasi antarnegara, mudah membeli sesuatu, mudah sekali untuk mendapatkan apa yang diinginkan terutama anak-anak muda.
Namun segala kemudahan yang dinikmati tersebut berakibat pada attitude atau sikap yang kurang baik. Attitude atau sikap adalah persepsi yang terorganisir yang mempengaruhi cara individu bertindak dan merespon (Eagly dan Chaiken 1993).
Kurangnya sopan santun, tata krama, perilaku menghargai orang lain merupakan beberapa contoh dari attitude yang kurang baik generasi masa kini. Attitude yang buruk jika dipelihara akan berdampak pada masa depan seseorang.
Attitude memegang peranan penting dalam menentukan kesuksesan seseorang sebesar 80%, sedangkan 20% lainnya terdiri dari knowledge dan skill. Attitude dapat diajarkan serta dipraktikkan sejak dini mulai dari pendidikan keluarga kemudian akan menjadi kebiasaan ketika dewasa.
Baca Juga: Rahasia Cara Membangun Personal Branding yang Kuat di Era Digital
Selain sopan santun, pengendalian diri dan daya juang yang tinggi termasuk juga di dalamnya. Knowledge dan skill juga penting, knowledge kita dapatkan dari mempelajari Ilmu pengetahuan, sedangkan skill dapat dipelajari dari mengasah dan mempraktikkan kemampuan.
Knowledge dan skill merupakan hal yang dapat dipelajari, berbeda dengan attitude yang merupakan kebiasaan yang melekat dalam diri individu. Dengan menggunakan knowledge dan skill, individu tetap bisa sukses, namun dengan attitude, individu akan jauh lebih sukses secara jangka panjang.
Analoginya ketika individu bergabung dalam lingkungan sosialnya seperti lingkungan sekolah, kampus, kerja, dan berbagai organisasi, mereka dengan attitude baik lah yang akan diajak untuk bekerja sama serta individu dengan attitude baik membuat orang-orang di sekitar merasa nyaman, dengan begitu akan mendapatkan kemudahan ketika bekerja dan menjadi sukses dalam jangka panjang.
Teman-teman pembaca yang merasa dirinya tidak cukup pintar dalam knowledge dan skill tidak perlu kecewa, karena dua hal tersebut sangat mudah dipelajari asalkan memiliki niat dan ketekunan.
Baca Juga: Rahasia Sukses Chick N Tea: Strategi Bisnis yang Menggugat di Era Digital
Knowledge dan skill memang harus terus diasah karena akan selalu berkembang seiring dengan perubahan zaman, 7 tahun yang lalu kita ahli dalam menggunakan internet, namun sekarang semua orang juga sudah ahli menggunakannya, saat ini era AI kita harus belajar lagi untuk mengasah knowledge dan skill.
Berbeda dengan attitude, yang dari dulu hingga sekarang akan selalu sama. Mari kita latih sikap dalam hidup, tutur kata, cara memperlakukan orang lain, kejujuran, disiplin serta empati, tak lupa diimbangi dengan kerja keras, ketangguhan serta doa.
Penulis: Sindi Budi Emilia, S.M., M.M.
Manajemen Universitas Katolik Soegijapranata
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












