Mahasiswa KKN IDBU Tim 76 Sosialisasikan Ekspor Melon bagi Pengusaha Lokal lewat Strategi Digital TikTok

strategi pemasaran tiktok
Rafa Reyhan Anindhita, mahasiswa KKN IDBU Tim 76 Undip, menjelaskan strategi memulai bisnis ekspor melon kepada Mas Faris pengusaha melon lokal di Desa Kebonagung, Grobogan. Kegiatan ini menggunakan media presentasi dan demonstrasi konten TikTok untuk memberikan pemahaman tentang pemasaran digital yang efektif.

Grobogan, MMI – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Tim I KKN IDBU 76 di Desa Kebonagung menginisiasi program pemberdayaan ekonomi desa melalui strategi bisnis internasional berbasis digital. (28/07/2025)

Program ini mengusung konsep “Dari Desa untuk Dunia”, dengan fokus pada produk unggulan melon dari greenhouse warga setempat yang memiliki potensi ekspor ke negara-negara Asia Tenggara.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Rafa Reyhan Anindhita, mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menjelaskan bahwa program ini bertujuan membantu pengusaha lokal memaksimalkan potensi produk tropis berkualitas untuk menembus pasar global.

“Melon lokal Kebonagung memiliki cita rasa manis dan segar yang diminati pasar luar negeri. Dengan strategi digital yang tepat, kita bisa meningkatkan nilai jual dan membuka pasar baru, khususnya ke Malaysia dan Singapura,” ungkapnya.

strategi pemasaran tiktok
Mas Faris, pengusaha melon lokal di Desa Kebonagung, Grobogan, tengah mengukur berat melon di dalam greenhouse. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan mahasiswa KKN UNDIP dalam program pelatihan strategi bisnis internasional melalui pemasaran digital dan TikTok.

Dalam perencanaan bisnis internasional yang ia susun, Rafa mendorong pemanfaatan TikTok sebagai sarana pemasaran lintas negara. Konten video yang menampilkan proses penanaman, panen, hingga pengemasan dirancang untuk menarik audiens global, memanfaatkan algoritma TikTok yang dapat menjadi pintu pertama menembus pasar internasional melalui konten viral.

Materi yang disampaikan mencakup cara membuat konten universal yang mudah dipahami semua orang, penggunaan bahasa Inggris atau visual tanpa teks, pemanfaatan lagu viral global, serta teknik branding yang konsisten. Mahasiswa juga mengajarkan simulasi ekspor mulai dari riset pasar, validasi kualitas produk, pengurusan legalitas dan sertifikasi Good Agricultural Practices (GAP), hingga estimasi keuntungan ekspor.

Baca Juga: Fisika Sulit? Mahasiswa KKN Undip Lakukan Pembuktian Fisika itu Menyenangkan melalui Eksperimen!

Selain pelatihan digital marketing, Rafa juga memberikan pendampingan terkait legalitas ekspor, sertifikasi Good Agricultural Practices (GAP), dan strategi kemitraan dengan eksportir berpengalaman.

Berdasarkan perhitungan sederhana, kapasitas panen melon greenhouse per siklus dapat mencapai 500 kg. Jika dijual di pasar lokal dengan harga Rp30.000/kg, pendapatan mencapai Rp15 juta. Namun, di pasar ekspor harga rata-rata melon bisa mencapai Rp80.000/kg, sehingga potensi pendapatan menjadi Rp40 juta, dengan estimasi laba bersih sekitar Rp28 juta setelah dikurangi biaya ekspor.

Mas Faris, perwakilan pengusaha melon lokal, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan mahasiswa.

“Mas Rafa tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga strategi yang bisa langsung saya terapkan. Semoga ilmu ini terus berlanjut demi kemajuan usaha dan desa,” ujarnya.

Dengan dukungan strategi digital, kemitraan dengan eksportir, dan pendampingan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menjadikan Desa Kebonagung sebagai salah satu sentra produksi melon berkualitas yang mampu bersaing di pasar internasional.

 

Penulis: Rafa Reyhan Anindhita
Program Studi Hubungan Internasional, Universitas Diponegoro
Dosen Pengampu: Faradhina Azzahra, S.T., M.Sc.

Editor: I. Khairunnisa
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses