Smart Posyandu Sakura: Perkuat Peran Kader, Tingkatkan Kesehatan Ibu di Kota Padang

kader posyandu
Smart Posyandu Sakura: Perkuat Peran Kader, Tingkatkan Kesehatan Ibu di Kota Padang. Sumber: Penulis.

Padang, MMI – Kader posyandu memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun, di banyak wilayah, peran kader masih terbatas pada pelayanan rutin dan administrasi.

Melihat kondisi tersebut, Tim Dosen Universitas Syedza Saintika Padang menghadirkan program Smart Posyandu Sakura: Inovasi Pemberdayaan Kader dan Edukasi Kesehatan Ibu Berbasis Komunitas di Kota Padang.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Program ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Pemula (PMP) Tahun 2026 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat kapasitas kader posyandu dalam memberikan edukasi dan pendampingan kesehatan ibu di masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Silvie Permata Sari, M.Keb., menjelaskan bahwa posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga harus menjadi pusat edukasi kesehatan masyarakat.

“Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat. Melalui Smart Posyandu Sakura, kami ingin meningkatkan kemampuan kader agar lebih percaya diri dalam memberikan edukasi kesehatan ibu dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui program ini, kader Posyandu Sakura mendapatkan pelatihan mengenai edukasi kesehatan ibu, pemanfaatan Buku KIA, teknik komunikasi kesehatan, serta sistem pemantauan sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan posyandu sehari-hari.

Baca Juga: Mahasiswa PKM PK FEB UB Gandeng Kader Posyandu Desa Pabean untuk Produksi Mie Bayam Sehat

Selain itu, tim pengabdian juga mengembangkan modul edukasi, media promosi kesehatan, dan panduan layanan yang dapat digunakan kader secara mandiri.

Antusiasme kader terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, dan mengikuti berbagai simulasi yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam mendampingi masyarakat.

Program Smart Posyandu Sakura diharapkan mampu mengubah paradigma posyandu dari sekadar tempat pelayanan rutin menjadi pusat pembelajaran kesehatan yang aktif, edukatif, dan berkelanjutan.

Dengan kader yang lebih terampil dan berdaya, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ibu sejak dini.

Selain mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu, program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua usia.

Melalui Smart Posyandu Sakura, Universitas Syedza Saintika Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga: Tim PKM UMS Rappang Edukasi Kader Posyandu Desa Bulo Terkait Stunting

Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan kader yang dapat direplikasi oleh posyandu lainnya di Kota Padang maupun daerah lain di Indonesia.

“Ketika kader berdaya, masyarakat menjadi lebih sehat. Ketika masyarakat sehat, masa depan bangsa menjadi lebih kuat,” tutup Silvie Permata Sari.


Penulis:
1. Silvie Permata Sari, M.Keb.
2. Eliza Trisnadewi, M.PH.
3. Dr. Ns. Rhona Sandra, M.Kep.
Mahasiswa UNSYKA


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses