Tangerang Selatan, MMI – Belum lama ini, sekelompok mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Universitas Pamulang (Unpam) sukses menerapkan solusi digital bagi pengelolaan bank sampah di lingkungan RW 09 Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Mereka menyerahkan sebuah sistem informasi bank sampah berbasis web kepada mitra pengabdian masyarakat mereka, Bank Sampah Japos Bersih (BSJB), untuk mempermudah pencatatan transaksi dan administrasi bank sampah di wilayah tersebut. Kegiatan penyerahan ini berlangsung langsung di lokasi BSJB dan disambut antusias oleh pengurus serta warga setempat.
Mahasiswa Terapkan Ilmu di Lapangan

Proyek pembuatan sistem informasi ini berawal dari inisiatif para mahasiswa Unpam sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Sebelum pengembangan sistem, tim mahasiswa terlebih dahulu melakukan observasi dan wawancara dengan pengurus BSJB untuk memahami alur kerja dan kebutuhan mereka.
Berdasarkan temuan tersebut, para mahasiswa kemudian melakukan perancangan sistem yang disesuaikan dengan proses pengelolaan sampah di BSJB, dilanjutkan dengan tahap implementasi dalam bentuk website interaktif.
Setelah melalui uji coba internal, sistem informasi bank sampah ini resmi diserahkan kepada mitra BSJB dalam sebuah acara serah terima di sekretariat bank sampah RW 09 Jurangmangu Barat. Acara tersebut dihadiri oleh pengurus BSJB dan warga yang menjadi nasabah.
Para mahasiswa memberikan pelatihan singkat kepada pengurus tentang cara menggunakan fitur-fitur di sistem, seperti memasukkan data setoran sampah, memproses penarikan tabungan, hingga mengekspor laporan. Penyerahan juga ditandai dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi momen kerjasama antara Unpam dan komunitas setempat.
“Sebagai mahasiswa, kami ingin ilmu yang kami pelajari bisa bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Rifki Anugrah, ketua tim mahasiswa Unpam. “Melihat pengurus BSJB sekarang dapat mengelola data dengan lebih mudah melalui sistem yang kami buat, itu sangat membanggakan bagi kami. Harapan kami, sistem ini dapat terus digunakan dan dikembangkan untuk mendukung gerakan bank sampah ke depannya,” tambahnya dengan semangat.
Baca juga: Inovasi KKN UAD: Pasang Tempat Sampah Botol guna Perkuat Bank Sampah Tukangan, Yogyakarta
Kehadiran sistem informasi berbasis web di Bank Sampah Japos Bersih ini diharapkan mampu mendigitalisasi pengelolaan sampah komunitas secara berkelanjutan. Selain meningkatkan efisiensi operasional BSJB, langkah ini turut mendorong partisipasi warga dalam memilah dan menabung sampah karena akses informasi yang lebih transparan.
Kolaborasi antara mahasiswa Unpam dan BSJB menunjukkan bahwa inovasi teknologi di tingkat komunitas dapat tercipta melalui semangat pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan. Ke depannya, BSJB bersama para mahasiswa berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem tersebut agar manfaatnya semakin optimal dirasakan oleh masyarakat luas.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Rifki Anugrah, mahasiswa Universitas Pamulang yang bertindak sebagai Ketua Pengabdian. Tim ini juga melibatkan dua anggota lainnya, yaitu Adrian Ilham Syahputra dan Rangga Ivano, yang bersama-sama menjalankan serangkaian aktivitas mulai dari observasi lapangan, perancangan sistem, hingga implementasi aplikasi pencatatan transaksi di Bank Sampah Japos Bersih.
Selama proses pengabdian, tim aktif berinteraksi dengan mitra untuk memastikan sistem yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan serta mudah dioperasikan oleh pengelola bank sampah.
Penulis:
- Adrian Ilham Syahputra
- Rangga Ivano
- Rifki Anugrah
Mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Pamulang
Dosen Pengampu: Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom.
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












