Inovasi KKN UAD: Pasang Tempat Sampah Botol guna Perkuat Bank Sampah Tukangan, Yogyakarta

Bank sampah botol plastik
Foto: Dok. Penulis

Yogyakarta, MMI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif ke-102 Unit V.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi pembentukan “Bank Sampah Botol Plastik” di RW 07, Kampung Tukangan, Kelurahan Tegalpanggung, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya konsumsi plastik dalam kehidupan sehari-hari, khususnya botol plastik sekali pakai yang menjadi salah satu sumber utama pencemaran lingkungan karena membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK, 2023), Indonesia menghasilkan lebih dari 12 juta ton sampah plastik per tahun, dan sekitar 17% di antaranya berasal dari jenis botol dan kemasan minuman.

Di daerah perkotaan seperti Yogyakarta, permasalahan ini semakin kompleks akibat minimnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis pemilahan.

Di Kampung Tukangan sendiri, sebagian besar sampah plastik rumah tangga masih dibuang bercampur dengan sampah organik atau bahkan dibakar, sehingga berpotensi menimbulkan polusi udara dan pencemaran tanah.

Melalui inisiatif mahasiswa KKN, dibangunlah “Bank Sampah Botol Plastik” sebagai solusi sederhana namun berkelanjutan.

Baca Juga: Meningkatkan Peran Bank Sampah di RW 19 Kelurahan Mustikajaya Solusi Inovatif untuk Pengelolaan Sampah dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Program ini tidak hanya fokus pada pengurangan volume sampah plastik, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bank sampah botol plastik
Foto: Dok. Penulis

Fasilitas bank sampah dirancang menggunakan bahan kayu pilihan dengan konstruksi yang kuat dan ramah lingkungan.

Di lokasi bank sampah juga dipasang papan informasi edukatif yang memuat data tentang waktu terurai berbagai jenis sampah.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman warga terhadap dampak jangka panjang sampah anorganik terhadap ekosistem.

Sosialisasi program dilakukan melalui berbagai kegiatan masyarakat seperti pertemuan RT dan RW, kunjungan door-to-door, dan integrasi dengan kegiatan posyandu agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Warga diedukasi tentang pentingnya memilah sampah, terutama botol plastik yang memiliki nilai jual.

Mekanisme pengelolaan dirancang sederhana: warga dapat menyetorkan botol plastik ke bank sampah kapan saja, lalu petugas lingkungan (kelompok bank sampah) akan menimbang dan mencatat jumlahnya.

Baca Juga: Mahasiswa Fakultas Bisnis LSPR Dorong Pengelolaan Limbah Plastik Siswa SMA Angkasa 1 Halim Perdanakusuma melalui Program GreenPlast

Secara berkala, hasil kumpulan botol plastik tersebut dijual ke pengepul, dan keuntungan yang diperoleh akan digunakan untuk kas RW atau mendukung kegiatan kebersihan dan edukasi lingkungan.

Partisipasi aktif warga menjadi faktor utama keberhasilan program ini.

Ibu rumah tangga berperan besar karena berinteraksi langsung dengan sampah rumah tangga, sementara anak-anak terlibat dalam kegiatan pengumpulan dan edukasi yang dikemas secara menarik agar menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan sejak dini.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi warga, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Keberadaan “Bank Sampah Botol Plastik” di Kampung Tukangan diharapkan menjadi contoh praktik pengelolaan sampah berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Untuk menjaga kesinambungan program pasca-KKN, mahasiswa UAD telah memberikan sosialisasi kepada kelompok bank sampah dari warga setempat.

Untuk melanjutkan manajemen bank sampah, mengoordinasikan jadwal penimbangan, serta melaksanakan kegiatan penyuluhan secara berkala agar kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah tetap terjaga.


Penulis: KKN Alternatif Periode ke-102 Unit V.B.2 Danurejan
1. Dyah Ayu Putri Arditama (2200005198)
2. Rahmat Dharmawan (2200013142)
3. Puti Rana Hana’unnuha (2200013317)
4. Anggi Fitri Novita (2200023006)
5. Widia Setiawati (2200030249)
6. Nurul Muslikhah Rahmawati (2200033036)
7. Chicy Naheriza (2200034062)
8. Umar Faroid (2200331016)
9. Irgiawan Aditya Rangga (2215030352)
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses