Di tengah tren gaya hidup urban, coffee shop tidak lagi sekadar tempat menikmati secangkir kopi, melainkan juga ruang sosial dan destinasi estetik yang wajib dikunjungi. Salah satu konsep yang kini semakin populer adalah coffee shop kekinian di rooftop, yaitu kafe yang dibangun di atas gedung dengan pemandangan kota dari ketinggian.
Tidak heran, banyak pengusaha kreatif yang mulai melirik rooftop terbengkalai untuk disulap menjadi ruang nongkrong kekinian dengan desain menawan dan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Menariknya, rooftop yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai area kosong atau gudang, kini bisa menjadi sumber keuntungan besar jika diubah dengan konsep yang tepat.
Dengan kombinasi desain interior estetik, suasana terbuka yang menyegarkan, serta strategi bisnis yang matang, sebuah rooftop cafe dapat menjelma sebagai magnet baru bagi anak muda, pekerja kantoran, hingga wisatawan yang mencari pengalaman unik.
Inilah yang menjadikan fenomena coffee shop rooftop kian marak di berbagai kota besar di Indonesia.
Baca juga: 7 Cara Mengatasi Kecanduan Kopi bagi Mahasiswa Paling Ampuh!
Mengapa Rooftop Jadi Lokasi Idaman Coffee Shop?
Beberapa tahun terakhir, tren nongkrong di rooftop semakin populer di kalangan anak muda dan pekerja urban. Rooftop tidak hanya menawarkan suasana santai, tetapi juga menghadirkan pemandangan kota dari ketinggian yang sulit ditolak.
Hanya dengan sentuhan kreativitas, sebuah rooftop terbengkalai bisa disulap menjadi coffee shop kekinian yang estetik dan menguntungkan.
1. Pemandangan Kota yang Menjadi Daya Tarik
Rooftop cafe menawarkan pengalaman berbeda dibanding coffee shop di lantai dasar. Dari ketinggian, pengunjung bisa menikmati gemerlap lampu kota di malam hari atau suasana matahari terbenam yang romantis. Inilah yang menjadikan rooftop coffee shop memiliki daya tarik emosional sekaligus estetika.
2. Ruang Terbengkalai Jadi Potensi Bisnis
Banyak gedung di perkotaan memiliki rooftop yang terbengkalai, jarang digunakan, bahkan hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan.
Padahal, dengan sedikit renovasi, area tersebut bisa berubah menjadi sumber pemasukan baru. Inilah yang membuat banyak entrepreneur muda mulai melirik rooftop sebagai lokasi bisnis coffee shop.
Baca Juga: Rekomendasi Kedai Kopi Baru di Kota Lama
Langkah-Langkah Menyulap Rooftop Jadi Coffee Shop Kekinian
Membangun rooftop cafe tidak bisa asal-asalan. Ada tahapan penting yang perlu diperhatikan agar bisnis coffee shop bisa berjalan dengan lancar.
1 Analisis Lokasi dan Potensi
Sebelum memulai renovasi, lakukan analisis mendalam:
- Aksesibilitas
Apakah rooftop mudah dijangkau oleh pengunjung? Apakah ada lift atau tangga yang nyaman? - Target pasar
Siapa yang jadi audiens utama? Anak muda, pekerja kantoran, atau wisatawan? - Pemandangan
Rooftop dengan view kota, gunung, atau laut jelas lebih menarik dibanding yang terhalang bangunan.
2 Desain Interior dan Eksterior
Desain menjadi kunci utama coffee shop rooftop. Konsep industrial modern, tropical, hingga minimalis estetik bisa jadi pilihan. Beberapa poin penting:
- Furniture
Gunakan meja dan kursi tahan cuaca. - Pencahayaan
Lampu gantung warm light menciptakan suasana hangat di malam hari. - Dekorasi hijau
Tambahkan tanaman hias untuk memberi kesan alami.
3 Keamanan dan Kenyamanan
Faktor keamanan sangat penting karena coffee shop rooftop berada di ketinggian.
- Pagar pembatas harus kokoh dan cukup tinggi.
- Gunakan material anti-slip untuk lantai agar tidak licin saat hujan.
- Sediakan atap semi-terbuka atau kanopi untuk kenyamanan pengunjung.
Konsep Coffee Shop Rooftop yang Paling Diminati
Tren desain coffee shop rooftop berubah seiring waktu. Berikut beberapa konsep yang saat ini sedang naik daun:
1. Industrial Minimalis
Ciri khasnya: dinding bata ekspos, meja kayu sederhana, dan lampu gantung. Konsep ini hemat biaya namun tetap terlihat stylish.
2. Tropical Vibes
Menghadirkan suasana liburan dengan tanaman hijau, kursi rotan, dan nuansa kayu. Cocok untuk menarik wisatawan dan pecinta alam.
3. Modern Luxury
Menggunakan furnitur premium, kursi empuk, serta pemandangan citylight yang mewah. Konsep ini cocok untuk coffee shop rooftop di pusat kota besar.
4. Instagrammable Spot
Hampir semua pengunjung kini mencari tempat foto estetik. Menyediakan mural, dekorasi unik, atau spot foto dengan background skyline kota bisa meningkatkan daya tarik.
Baca juga: Meraih Mimpi dalam Secangkir Kopi
Strategi Bisnis Coffee Shop Rooftop
Membangun coffee shop rooftop tidak cukup hanya dengan desain keren. Dibutuhkan strategi bisnis yang matang agar bisa bertahan di tengah persaingan ketat.
1. Menu Unik dan Variatif
Selain kopi, tawarkan minuman non-kopi seperti mocktail, teh premium, hingga menu makanan ringan. Menu signature menjadi identitas coffee shop kekinian.
2. Pemasaran Digital
Manfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Google Maps untuk promosi. Konten video estetik dengan latar pemandangan rooftop bisa viral dengan cepat.
3. Event dan Live Music
Coffee shop rooftop bisa dijadikan lokasi event seperti live acoustic, open mic, hingga nonton bareng. Hal ini membuat pengunjung betah dan sering kembali.
4. Kolaborasi Brand Lokal
Kolaborasi dengan brand fashion, seniman, atau UMKM lokal bisa jadi strategi menarik. Selain menambah nilai jual, juga meningkatkan exposure bisnis.
Tantangan Membangun Coffee Shop Rooftop
Meski terlihat menjanjikan, bisnis rooftop cafe juga memiliki tantangan yang tidak bisa diabaikan.
1. Faktor Cuaca
Hujan deras, angin kencang, atau panas terik bisa memengaruhi kenyamanan pengunjung. Solusinya adalah desain fleksibel dengan area indoor dan outdoor.
2. Biaya Renovasi Tinggi
Menyulap rooftop terbengkalai jadi coffee shop kekinian membutuhkan modal besar. Mulai dari konstruksi, keamanan, hingga dekorasi estetik.
3. Persaingan Ketat
Semakin banyak coffee shop bermunculan, sehingga diferensiasi dan kreativitas sangat penting agar tidak tenggelam di tengah kompetisi.
Studi Kasus: Rooftop Cafe yang Sukses
Contoh di Semarang
Sejak pertengahan 2020, banyak sekali coffee shop yang berdiri di kota Semarang, salah satunya Ruang Interaksi. Pada 1 januari 2021, Ruang Interaksi mulai “beroperasi” untuk menghilangkan dahaga Anda akan kopi.
Coffee shop ini berlokasi di Jl. Jendral Sudirman No. 108, Cabean, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang. Tepatnya di lantai 4 Hotel Front One Boutique Tugu Muda. Atau dengan kata lain, Ruang Interaksi berada tepat di rooftop hotel.
Awalnya, rooftop hotel ini terbengkalai dan dibiarkan begitu saja. Dengan kekreatifan yang dimiliki, rooftop tersebut disulap menjadi ruangan untuk nongkrong dan bersantai.
Sejak itu, banyak sekali antusias masyarakat yang berdatangan. Kopinya enak, banyak juga varian makanannya, mulai dari makanan ringan hingga yang berat. Tempatnya pun tidak kalah kekinian dengan coffee shop lainnya.
Begitulah kisah berdirinya Ruang Interaksi di rooftop hotel. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi pembaca, ya!
Tips Memulai Coffee Shop Rooftop
- Mulai dari konsep kecil lalu kembangkan bertahap.
- Fokus pada keunikan menu dan suasana.
- Bangun brand yang dekat dengan komunitas lokal.
- Investasikan pada keamanan dan kenyamanan.
- Jangan lupa selalu update tren desain coffee shop kekinian.
Kesimpulan
Menyulap rooftop terbengkalai menjadi coffee shop rooftop kekinian adalah ide bisnis yang menjanjikan, apalagi di kota besar dengan gaya hidup urban.
Dengan desain menarik, strategi pemasaran digital, dan inovasi menu, sebuah rooftop cafe bisa menjadi destinasi favorit anak muda maupun pekerja kantoran.
Jika dikelola dengan baik, rooftop yang sebelumnya hanya ruang kosong bisa berubah menjadi tempat nongkrong estetik sekaligus sumber keuntungan besar.
Penulis: Faisal Hery Prasetyo
Mahasiswa Universitas Semarang
Editor : Kurnia Putri Mirani
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












