Bekasi – Dalam upaya meningkatkan kompetensi global siswa vokasi serta mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, SMKN 06 Bekasi menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) melalui penyelenggaraan Pelatihan Bahasa Mandarin untuk Dunia Bisnis. (06 Mei 2025)
Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh dengan diikuti oleh puluhan siswa dari jurusan Perbankan. Fokus pelatihan meliputi pengenalan dasar bahasa Mandarin, kosakata yang relevan dalam dunia usaha, serta praktik komunikasi bisnis internasional.
Pelatihan ini juga memberikan wawasan kepada siswa tentang pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai nilai tambah di era pasar bebas dan digitalisasi.
Kegiatan ini menghadirkan Sheyla Silvia Siregar, SS., M.Si. sebagai pemateri utama, yang didampingi oleh tim dosen FEB UNJ, yaitu Stanny Dewanty Rehatta, S.Si., M.Kom. dan Sintia Nursafitri, Str.Kom., M.Kom. Ketiga dosen ini memberikan materi secara interaktif dan aplikatif, lengkap dengan simulasi percakapan bisnis dalam bahasa Mandarin.
Kehadiran tim dosen dari FEB UNJ ini disambut hangat oleh Kepala SMKN 06 Bekasi, Bapak R. Prawoto Hari Wibowo, M.Pd., beserta jajaran guru dan staf pengajar. Dalam sambutannya, Sutrisno menyampaikan apresiasi dan harapan agar kolaborasi ini terus berlanjut. “Kami sangat menyambut baik inisiatif dari FEB UNJ. Pelatihan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan industri dan mampu meningkatkan daya saing lulusan SMK di pasar global,” ujarnya.
Baca Juga: Belajar Bahasa Mandarin di Era Globalisasi
Sementara itu, Sheyla Silvia Siregar menekankan bahwa keterampilan bahasa asing, khususnya bahasa Mandarin, kini menjadi salah satu kompetensi strategis dalam dunia kerja. “Bahasa Mandarin adalah salah satu alat komunikasi penting di era perdagangan global. Mengajarkannya sejak bangku sekolah vokasi adalah investasi besar bagi masa depan siswa,” ungkapnya.
Salah satu peserta, Keisha Jinan Salma siswa kelas XI Perbankan, menyatakan bahwa pelatihan ini membuatnya lebih percaya diri untuk menghadapi peluang kerja internasional. “Belajarnya asyik, terutama saat praktek percakapan langsung. Ternyata nggak sesulit yang dibayangkan,” katanya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan semata, tetapi juga wujud nyata pelaksanaan SDG 4 di tingkat pendidikan menengah kejuruan, dengan mengedepankan kualitas, inklusivitas, dan relevansi pembelajaran terhadap kebutuhan zaman. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini mencakup kerjasama lanjutan di bidang kewirausahaan, digital literacy, dan penguatan kurikulum berbasis industri.
Dengan adanya program seperti ini, SMKN 06 Bekasi terus membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan vokasi yang siap bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.
Penulis: Sheyla Silvia Siregar, M.Si
Dosen Program Studi Digital Marketing, Universitas Negeri Jakarta
Editor: I. Khairunnisa
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












