Magelang, MMI – Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) yang tergabung dalam KKN Tematik Among E3CHO melaksanakan kegiatan abdi masyarakat di Dusun Jrakah, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 30 Juli 2025 dengan mengusung tema “Sosialisasi Pengolahan Sampah Plastik menjadi Paving Block dengan Konsep Tri Nga Tamansiswa”.
Dusun Jrakah merupakan salah satu wilayah yang memiliki permasalahan terkait pengelolaan sampah plastik. Selama ini sebagian besar sampah hanya dijual ke pengepul atau dibakar.
Melihat kondisi tersebut, tim KKN UST dari Padepokan 60 berinisiatif memberikan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan paving block sebagai solusi inovatif.
Sosialisasi ini mengaitkan ajaran Tri Nga Ki Hadjar Dewantara. Mahasiswa KKN mengajak peserta untuk ngerti (memahami) dampak buruk sampah plastik, ngrasa (menghayati) pentingnya menjaga lingkungan, dan nglakoni (melakukan) praktik langsung pembuatan paving block.
Proses pembuatan paving block menggunakan bahan utama sampah plastik yang dilelehkan, dicampur dengan pasir dan oli bekas, kemudian dicetak menggunakan alat pres.
Sebanyak 15 pemuda Jrakah berperan aktif dalam setiap tahapan, mulai dari pemilahan plastik, pemanasan, pencampuran, hingga pencetakan dan pendinginan.

Salah Satu Mahasiswa KKN, Thoyib Warhamni, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang usaha baru.
“Kami berharap melalui penerapan Tri Nga, masyarakat tidak hanya paham teori, tetapi juga bisa mengamalkan langsung cara mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis,” ujarnya.
Salah satu peserta, Khoirul Dwi Hestia, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. “Biasanya plastik hanya dibakar atau dibuang. Sekarang kami tahu cara membuat paving block. Kalau dikembangkan, ini bisa jadi usaha baru di desa,” ungkapnya.
Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan pemuda pengelola Bank Sampah Jrakah serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Meski sempat terkendala cuaca yang menghambat proses pengeringan paving block, kegiatan tetap berjalan lancar dan menghasilkan produk paving block sederhana yang cukup kokoh untuk digunakan di jalan setapak maupun halaman rumah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UST berharap masyarakat semakin sadar bahwa sampah plastik bisa menjadi sumber daya bernilai guna.
Dengan semangat Ngerti, Ngrasa, dan Nglakoni, pengelolaan sampah tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Penulis: KKN TEMATIK UST 60
1. Septiana Ika Lestari
2. Dadang Setiawan
3. Nyoman Rayya Rayona
4. Thoyip Warhamni
5. Eliza Arista
6. Muhammad Zihliq Taufiqurrahman
7. Risko Naibaho
8. Dian Tri Agustin
9. Widiastuti
10. Aulia Fatmawati
11. Muhammad Fikri Alhady
12. Lisa Alice Simbolon
Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Dosen Pengampu: Irfan Adhi Nugroho, M.Pd.
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












