Ketegangan Digital China-Amerika Serikat terhadap Perang Dagang dan Dampaknya terhadap Inovasi Teknologi di China

perang dagang as-china
Ketegangan Digital China-Amerika Serikat terhadap Perang Dagang dan Dampaknya terhadap Inovasi Teknologi di China. Sumber: MMI.

Perang tarif antara China dan Amerika Serikat tidak hanya menyangkut soal ekonomi, tetapi juga persaingan geopolitik. Perseteruan ini mencerminkan konflik strategis dua kekuatan besar yang memperebutkan pengaruh internasional dengan penguasaan teknologi menjadi kunci dominasi.

China dan Amerika saling berlomba mengembangkan kecerdasan buatan sebagai teknologi masa depan. AS, dengan perusahaan seperti Google, Microsoft, dan OpenAI, memiliki keunggulan dalam penelitian dasar dan model AI generatif.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Sementara itu, China memanfaatkan kekuatan data domestik yang besar serta dukungan pemerintah untuk membangun sistem AI dengan skala masif.

Baca Juga: Perang Dagang As-China: Mampukah ASEAN Plus Three Melindungi Rantai Pasok dan Ekspor Indonesia

Perang dagang antara China dan Amerika sejak era Trump hingga saat ini telah memperkuat polarisasi teknologi global. Amerika memberlakukan pembatasan ekspor cip canggih dan komponen penting lainnya ke China, serta melarang perusahaan teknologi China seperti Huawei dan ZTE dari pasar AS dan mitranya.

Sebagai balasan, China memperketat kontrol terhadap bahan baku penting seperti logam tanah jarang (LTJ) dan gallium yang digunakan dalam pembuatan cip. Ketegangan ini memicu kekhawatiran atas gangguan rantai pasok global, meningkatkan biaya produksi, dan memperlambat inovasi teknologi lintas negara.

Baca Juga: Perang Dagang AS-China: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?

Efek lainnya adalah terbentuknya blok teknologi: negara-negara sekutu AS cenderung mengikuti aturan ekspor, sedangkan China berupaya membentuk aliansi teknologi dengan Rusia, Iran, dan negara berkembang lainnya.

Persaingan teknologi antara China dan Amerika tidak hanya soal dominasi pasar, melainkan juga soal pengaruh geopolitik dan arah masa depan digital global. Dari kecerdasan buatan, semikonduktor, dunia kini menyaksikan pergeseran kekuatan yang akan memengaruhi setiap aspek teknologi dan ekonomi digital.


Penulis: Chelsea Victoria Rumkorem (2023031054116)
Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih


Dosen Pengampu: Melpayanty Sinaga, S.Ip., M.A.


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses