Bertempat di lahan milik PT. DOA Bangsa Agribisnis di Kampung Panenjoan RT 03, RW 07, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, telah berlangsung kegiatan launching Penanaman Perdana Penangkaran Benih Jagung Hibrida Varietas DBA 01.
Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta dari berbagai unsur pemerintahan, lembaga, dan penggiat pertanian.
Acara launching ini merupakan pilot project penanaman penangkaran benih Jagung hibrida DBA 01 seluas 2,5 hektar yang telah disiapkan. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk uji coba yang rencananya akan diperluas di enam kecamatan lainnya di kabupaten dan wilayah lain secara nasional.
Berdasarkan keterangan dari Bapak Poundra Windyanto, S.P., M.P., Direktur pengembangan dan penelitian dari PT. Well Indonesia Duta Agriculture yang menyatakan bahwa produksi dan penangkaran benih nasional terpusat di wilayah Jawa Timur dengan persentase luasan tanam sebesar 70%.
Langkah penenaman di wilayah Sukabumi ini adalah untuk memecah terpusatnya penangkaran yang ada di Jawa Timur dan diharapkan dapat berkembang di Jawa Barat.
Dengan dilaksanakannya penangkaran di wilayah Jawa Barat dapat mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan nasional dengan peningkatan hasil produksi Jagung dengan menggunakan benih jagung hibrida yang bermutu, berkualitas tinggi dan di produksi secara lokal di wilayah masing-masing pengembangan.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain:
- Bapak Hikmat Taufik, Direktur Utama PT. Doa Bangsa Agribisnis;
- Bapat Poundra Windyanto S.P., M.P., Direktur Riset dan Pengembangan PT. Well Indonesia Duta Agriculture;
- Ibu Sri Hastuti, M.M., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi;
- AKP Idji Jubaedi, Kapolsek Cibadak;
- Sertu Alek Teguh, Babinsa Koramil 0607/Cibadak;
- Bapak Alex, Sekretaris Kecamatan Cibadak;
- Serta perwakilan penggiat pertanian lain dari wilayah setempat.
Dalam sambutannya, Bapak Hikmat Taufik menyampaikan bahwa penanaman benih Jagung DBA 01 ini merupakan bentuk komitmen PT. DBA dalam mendukung ketahanan pangan nasional, dengan penggunaan benih Jagung hibrida serta menjadi mitra strategis para petani.
Beliau menambahkan bahwa benih DBA 01 telah masuk dalam E-Katalog dan siap diserap oleh mitra dan petani yang memiliki karakter unggul seperti tahan penyakit bulai, tahan penyakit karat daun, tahan hama akar, warna tongkol oranye kemerahan dan bobot tongkol yang optimal dengan masa panen yang pendek dengan umut panen di 107 hari setelah tanam.
Sementara itu, Ibu Sri Hastuti selaku Kadistan Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi atas pemilihan Kabupaten Sukabumi sebagai lokasi uji coba penanaman perdana ini.
Ia menyebutkan bahwa lahan jagung di Kabupaen Sukabumi ini mencapai 18.000 hingga 20.000 hektar dalam rangka Program Ketahanan Pangan Nasional dan berharap varietas DBA 01 dapat menjadi andalan baru bagi petani jagung di Sukabumi dan sekitarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, POLRI, TNI, dan sektor swasta dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan di Indonesia.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman penangkaran benih jantan dan betina secara simbolis di atas lahan seluas 2,5 ha sebagai tanda resminya dimulainya kegiatan penangkaran benih hibrida DBA 01.
PT. Doa Bangsa Agribisnis sendiri merupakan perusahaan agrobisnis yang dimiliki oleh putra daerah Sukabumi dan telah aktif dalam pengembangan pertanian nasional.
Dengan Semangat “Berkreasi untuk Pertanian Indonesia”, perusahaan ini berkomitmen menjadi pelopor inovasi dalam penyediaan benih unggul untuk Ketahanan Pangan Nasional dan penyediaan benih unggul untuk pendampingan pertanian berkelanjutan.
Baca Juga: Ketika Jagung Menguning: Refleksi Kritis Program Tanam Jagung Polri di Papua
Bekerja sama dengan PT. Well Indonesia Duta Agriculture dari Jawa Timur, yang berkonsentrasi dalam bidang pertanian terutama pengembangan varietas dan galur Jagung dan Padi yang memiliki visi ‘Indonesia Mandiri Benih’.
Varietas DBA 01 ini telah melalui percobaan dan uji multilokasi yang dikembangkan dari tahun 2015 hingga dapat dilepas pada tahun 2024 dengan SK Kementerian Pertanian.
Dengan pengembangan dan kerja sama ini antara PT. DBA dan PT. WIDA diharapkan memajukan pertanian Indonesia dengan meningkatkan penggunaan benih bermutu yang dihasilkan secara lokal dalam mendukung program Ketahanan Pangan Pemerintah di masa mendatang.
Penulis: Poundra Windyanto, S.P., M.P.
Mahasiswa Doktor Ilmu Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI














