Thailand, MMI – Thailand Selatan menjadi saksi perjalanan mahasiswa KKN-T IPB University.
Melalui program KKN-T Internasional hasil kerja sama IPB University dengan Al-Hidayah Waqaf Foundation, mereka menjalani 30 hari penuh pengalaman berharga di negeri Gajah Putih.
Melalui program KKN-T Internasional bersama Al-Hidayah Waqaf Foundation, mereka ditempatkan di beberapa sekolah dan pulang dengan membawa sejuta kenangan dan pembelajaran.
Rasa cemas tentunya memenuhi hati karena harus menyesuaikan diri di negeri orang, namun perjalanan KKN justru memberi warna baru yang begitu berkesan.
Mereka mengajar berbagai mata pelajaran, mulai dari Matematika, Bahasa Arab, hingga Bahasa Inggris.
Tidak hanya itu, mereka juga dipercaya mendampingi wali kelas, menjadi imam shalat, memberikan kultum, bahkan melatih siswa untuk memiliki kemampuan public speaking dalam bahasa Arab dan Inggris.
Tentu Akan selalu tantang dalam setiap perjalanan. Banyak siswa belum mampu berbahasa Inggris, sementara bahasa pengantar utama di sekolah adalah bahasa Thailand.
Walaupun beberapa siswa bisa berbahasa Melayu, perbedaan logat sering membuat komunikasi tersendat. Namun, hal itu tidak menghalangi semangat belajar.
Justru suasana menjadi lebih hidup karena para siswa dikenal atraktif, penuh semangat, cepat akrab, dan tidak sungkan bercanda dengan para mahasiswa KKN Indonesia.
Di luar jam pelajaran, para mahasiswa juga turut mengadakan program-program pengembangan, seperti: SMART (Student Mastery of Arabic & English Training) untuk meningkatkan kemampuan bahasa, penyuluhan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), hingga kampanye Bijak Plastik.
Mereka juga turut menjadi pengawas ujian, panitia lomba olahraga, hingga pendamping kegiatan camping siswa.
Selain itu, kesempatan berkunjung ke Taman Nasional Pattani, Museum Yala dan beberapa tempat bersejarah di Thailand, memberikan pengalaman baru untuk memahami budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat setempat.
Selama program KKN-T ini berlangsung, para mahasiswa disediakan tempat tinggal di sekolah.
Di sela-sela aktivitas, mereka sering keluar untuk berbelanja atau sekadar menyapa masyarakat sekitar.
Baca Juga: Latih Anak-anak TK PKK 14 Tirtosari, Bersama KKN UAD Kenalkan Budaya Tari Sejak Dini
Kehidupan sehari-hari terasa hangat karena warga begitu ramah, bahkan tidak jarang masyarakat memberikan hadiah kecil sebagai bentuk perhatian.
Kehangatan inilah yang membuat mereka merasa diterima layaknya keluarga sendiri.
Perpisahan tentunya menjadi momen paling emosional dalam perjalan ini. Tawa dan haru bercampur, menandai eratnya hubungan yang sudah terjalin antara mereka.
Bahkan setelah program KKN-T mereka selesai, komunikasi mereka masih terus terjaga melalui media sosial dengan beberapa guru dan siswa di Thailand.
Bagi para mahasiswa KKN-T IPB, kegiatan ini bukan hanya soal mengajar, melainkan juga tentang belajar.
Belajar beradaptasi, memahami budaya, dan menemukan arti kebersamaan lintas negara. Thailand tidak hanya menjadi tempat mereka mengabdi, tetapi juga tempat mereka bertumbuh.
Penulis: Muhammad Farhan Manurung
Mahasiswa Prodi Agribisnis, IPB University
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












