Mengenal Bahasa Arab sebagai Bahasa Internasional: Huruf dan Keunikannya

bahasa arab

Bahasa Arab sebagai Bahasa Internasional sudah lama menjadi sorotan karena perannya yang begitu besar dalam sejarah, budaya, hingga diplomasi dunia modern.

Tidak hanya identik dengan Timur Tengah atau agama Islam, bahasa ini juga telah diakui secara resmi di banyak forum internasional.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Dengan keunikan huruf, tata bahasa, dan jumlah penutur yang sangat luas, Bahasa Arab mampu menempati posisi penting di antara bahasa internasional dunia.

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa asing yang banyak dijadikan sebagai bahasa penutur di dunia.

Khususnya di wilayah Negara bagian Timur Tengah. Bahasa Arab juga adalah bahasa ayat suci Al-Qur’an.

Meningkatnya penutur bahasa Arab di dunia, pada tahun 1973 bahasa Arab resmi dijadikan sebagai bahasa internasional selain bahasa Inggris.

Pada saat ini bahasa Arab tidak hanya dikenal sebagai bahasa pesantren dan kitab kuning saja, akan tetapi sudah banyak orang yang mulai menggunakan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya orang muslim, bahkan orang nonmuslim pun sudah banyak yang mempelajari bahasa Arab tersebut. Bahasa Arab juga dijadikan sebagai pola pergaulan anak muda zaman sekarang.

Bahkan sudah mulai digunakan dalam urusan yang cukup besar seperti politik, sosial, budaya dan lain sebagainya. Sekolah-sekolah DI Afrika, Amerika, India, Singapura dan negara lainnya pun menuntut para pelajar untuk mengetahui dan mempelajari bahasa Arab.

Di Indonesia sendiri sudah banyak sekolah maupun pesantren yang menerapkan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun bahasa Arab adalah merupakan salah satu bahasa yang sulit, akan tetapi mereka tetap mempunyai semangat dalam mempelajarinya.

Hal ini dibuktikan dengan melalui pembelajaran bahasa Arab yang sudah banyak Universitas di Indonesia membuka jurusan bahasa, seperti Pendidikan Bahasa Arab dan Sastra Arab baik dikalagan Universitas islam maupun umum.

Artikel ini akan mengajak Kamu mengenal lebih dalam tentang keunikan serta kekuatan Bahasa Arab sebagai salah satu pilar komunikasi global.

Baca juga: Keunikan Bahasa Arab

1. Mengapa Bahasa Arab Diakui sebagai Bahasa Internasional?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apa alasan Bahasa Arab bisa mendapat pengakuan sebagai bahasa internasional?

Jawabannya tidak hanya karena bahasa ini digunakan di wilayah Timur Tengah, tetapi juga karena pengaruhnya yang mendunia.

Pertama, Bahasa Arab adalah bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1973. Status ini menegaskan bahwa bahasa Arab adalah bahasa internasional yang penting dalam forum global.

Kedua, jumlah penuturnya sangat besar. Bahasa Arab dituturkan oleh lebih dari 400 juta orang di 27 negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi. Dari Timur Tengah hingga Afrika Utara, bahasa ini menyatukan masyarakat lintas wilayah dan budaya.

Ketiga, perannya sangat strategis di bidang diplomasi, perdagangan, hingga pendidikan. Negara-negara yang berbahasa Arab dikenal sebagai pusat energi dunia, khususnya minyak dan gas.

Artinya, menguasai bahasa Arab bukan hanya soal komunikasi, tapi juga membuka pintu kesempatan di sektor ekonomi global.

Selain itu, pengaruh budaya dari bahasa Arab juga tidak bisa diabaikan. Dari karya sastra, puisi, hingga tulisan Arab yang digunakan di berbagai media sosial, seperti profil WA tulisan Arab, semua menunjukkan bahwa bahasa ini masih relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Manuskrip Al-‘Azīrī: Kajian Filologis Naskah Tata Bahasa Arab

2. Sejarah Singkat Bahasa Arab hingga Menjadi Bahasa Global

Sejarah panjang bahasa Arab membuktikan bahwa bahasa ini bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga pondasi peradaban dunia.

Bahasa Arab sudah digunakan sejak berabad-abad lalu dan berkembang pesat ketika Islam lahir di Jazirah Arab pada abad ke-7. Dari sinilah bahasa Arab mulai menyebar ke berbagai belahan dunia.

Dari Jazirah Arab ke Dunia Internasional

Awalnya, bahasa Arab dipakai oleh suku-suku di wilayah Arab. Namun, ketika agama Islam berkembang, bahasa ini menjadi bahasa resmi Al-Qur’an, kitab suci umat Muslim.

Hal itu membuat bahasa Arab menjadi salah satu bahasa internasional di dunia karena dipelajari oleh umat Muslim di berbagai negara.

Bahkan hingga sekarang, jutaan orang di Asia, Afrika, dan Eropa belajar bahasa Arab sebagai bagian dari pendidikan agama maupun ilmu pengetahuan.

Masa Kejayaan Islam dan Penyebaran Ilmu Pengetahuan

Pada masa kekhalifahan Islam, bahasa Arab berkembang menjadi bahasa ilmu pengetahuan, filsafat, kedokteran, hingga astronomi.

Banyak karya dari Yunani, Persia, dan India diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, lalu dikembangkan lebih lanjut oleh para cendekiawan Muslim.

Tidak heran jika bahasa Arab disebut sebagai bahasa internasional dunia yang melestarikan sekaligus menyebarkan pengetahuan klasik ke Eropa.

Sebagai contoh, istilah farmasi dalam bahasa Arab adalah ṣaydalah (صيدلة), dan kata ini kemudian menjadi dasar dari istilah modern di dunia kedokteran. Ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh bahasa Arab terhadap perkembangan ilmu.

Bahasa Arab di Luar Timur Tengah

Seiring dengan meluasnya perdagangan dan interaksi budaya, bahasa Arab masuk ke Afrika Utara, Spanyol, bahkan sebagian Asia.

Hingga kini, ada 27 negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi. Beberapa di antaranya dikenal sebagai pusat peradaban, seperti Mesir, Maroko, dan Arab Saudi.

Dengan cakupan wilayah seluas ini, bahasa Arab bukan hanya identitas lokal, melainkan juga identitas global.

Hubungan dengan Bahasa Lain

Bahasa Arab juga memberi pengaruh pada bahasa-bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia.

Misalnya, banyak kosakata Indonesia yang berasal dari bahasa Arab, seperti kata kitab, dunia, amal, dan ilmu. Bahkan nama bulan seperti Agustus dalam bahasa Arab disebut Aghustus (أغسطس), menunjukkan interaksi panjang antara budaya Arab dan dunia luar.

Tidak heran, jika banyak orang di era modern tertarik menggunakan tulisan Arab untuk profil WA atau foto profil, karena selain unik juga mencerminkan hubungan sejarah yang panjang dengan berbagai bahasa lain.

Baca juga: Menguak Tantangan: Mengapa Belajar Bahasa Arab Tidak Semudah yang dikirakan

3. Bahasa Arab di Dunia Modern: Diplomasi, Ekonomi, dan Teknologi

Bahasa Arab di era modern tidak hanya berfungsi sebagai bahasa tradisi, tetapi juga menjadi kunci penting dalam diplomasi, ekonomi, dan teknologi global.

Statusnya sebagai salah satu bahasa resmi PBB, bahasa Arab internasional telah menunjukkan pengaruhnya dalam berbagai sektor yang memengaruhi kehidupan banyak orang.

Bahasa Arab dalam Diplomasi Global

Sejak tahun 1973, bahasa Arab dijadikan bahasa resmi di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Keputusan ini memperkuat posisinya sebagai bahasa internasional dunia.

Artinya, ketika ada pertemuan internasional, dokumen resmi juga disediakan dalam bahasa Arab.

Tidak hanya di PBB, bahasa Arab juga dipakai dalam Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), hingga berbagai forum regional lain.

Hal ini membuktikan bahwa bahasa Arab merupakan bahasa internasional yang sangat penting dalam komunikasi politik antarnegara.

Bahasa Arab dan Kekuatan Ekonomi

Negara-negara berbahasa Arab, terutama di Timur Tengah, memegang peranan strategis dalam perekonomian dunia. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Kuwait dikenal sebagai pusat energi global.

Minyak dan gas yang mereka ekspor menjadi kebutuhan vital bagi banyak negara. Itu sebabnya, banyak pebisnis asing mempelajari bahasa Arab untuk memperkuat komunikasi dengan mitra bisnis mereka.

Bahkan, memahami istilah sederhana seperti qalam (قَلَم) yang artinya pena dalam bahasa Arab, bisa jadi awal yang baik untuk mempelajari budaya bisnis lokal.

Bahasa Arab di Ranah Teknologi dan Media Sosial

Perkembangan teknologi juga membuat bahasa Arab semakin mudah diakses. Konten digital berbahasa Arab meningkat tajam, baik dalam bentuk artikel, aplikasi, maupun media sosial.

Kamu mungkin sering melihat orang menggunakan tulisan Arab untuk profil WA atau bahkan profil tulisan Arab di aplikasi lain. Ini bukan sekadar gaya, tetapi juga wujud kebanggaan identitas budaya.

Bahkan, kata-kata sederhana seperti satu bahasa Arabnya “wahid” (واحد) sering dipakai dalam percakapan ringan, baik dalam pesan singkat maupun status media sosial. Dengan cara ini, bahasa Arab menjadi bagian dari kehidupan digital generasi muda.

Bahasa Arab dan Pendidikan Global

Bahasa Arab juga mendapat tempat penting dalam dunia pendidikan. Banyak universitas di dunia membuka jurusan bahasa Arab atau studi Timur Tengah.

Di Indonesia, bahasa Arab diajarkan sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi, baik dalam konteks agama maupun akademik.

Tidak heran jika semakin banyak mahasiswa yang menjadikan bahasa Arab sebagai bekal untuk memperluas peluang studi dan karier internasional.

Baca juga: Bahasa Arab Mudah: Solusi Jitu dalam Menghadapi Kesulitan Belajar Bahasa Arab

4. Keunikan Tata Bahasa dan Tulisan Bahasa Arab

Salah satu alasan mengapa bahasa Arab begitu menarik adalah keunikan tata bahasa dan tulisannya.

Tidak seperti bahasa Latin yang ditulis dari kiri ke kanan, bahasa Arab ditulis dari kanan ke kiri.

Hal ini membuat banyak orang yang baru belajar merasa tantangan tersendiri. Namun, justru di situlah letak keindahannya.

Sistem Tulisan Arab yang Berbeda

Tulisan Arab dikenal sebagai salah satu sistem tulisan paling indah di dunia. Bentuk hurufnya bisa berubah sesuai dengan posisinya dalam kata, apakah di awal, tengah, atau akhir.

Misalnya, huruf ب (ba) akan terlihat berbeda ketika berdiri sendiri dan ketika menyatu dengan huruf lain. Tidak heran jika banyak orang menggunakan tulisan Arab untuk profil WA karena tampilannya unik dan artistik.

Selain itu, ada istilah khath atau seni kaligrafi Arab yang menjadi bagian dari warisan budaya Islam.

Tulisan Arab banyak digunakan dalam seni masjid, dekorasi, hingga karya sastra. Bahkan untuk sekadar membuat tulisan Arab suci sebagai hiasan dinding, keindahan huruf Arab selalu memikat mata.

Tata Bahasa yang Kaya dan Logis

Bahasa Arab dikenal memiliki struktur tata bahasa yang sangat sistematis. Setiap kata memiliki akar kata (root) yang bisa berkembang menjadi berbagai bentuk kata baru.

Misalnya, akar kata k-t-b menghasilkan kata kitab (buku), kataba (menulis), dan maktab (kantor). Dari satu akar, bisa muncul puluhan kata baru. Inilah alasan mengapa bahasa Arab sangat logis dan kaya makna.

Bahkan untuk angka, ada banyak variasi menarik. Misalnya, satu bahasa Arabnya adalah wahid (واحد).

Kalau ditulis hingga dua puluh, disebut “satu sampai 20 bahasa Arab” yang memiliki bentuk unik, berbeda dengan bahasa lain. Sebagai contoh: 27 tulisan Arab adalah ٢٧ (ithnan wa sab‘ah).

Keindahan dalam Kehidupan Sehari-hari

Bahasa Arab tidak hanya dipelajari untuk komunikasi, tetapi juga hadir dalam keseharian.

Banyak orang menggunakan tulisan Arab untuk foto profil WA, tulisan Arab buat profil media sosial, bahkan tulisan padang dalam bahasa Arab sebagai identitas daerah.

Hal ini memperlihatkan bahwa bahasa Arab bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga simbol budaya dan gaya hidup.

Selain itu, dalam seni sastra, ada puisi bahasa Arab tentang menuntut ilmu yang sering dijadikan inspirasi oleh pelajar.

Dari sini terlihat bahwa bahasa Arab tidak hanya memberi keindahan dalam bentuk huruf, tetapi juga dalam nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya.

Baca juga: Profesionalitas Guru Bahasa Arab

5. Negara-negara yang Menggunakan Bahasa Arab sebagai Bahasa Resmi

Bahasa Arab tidak hanya digunakan di Timur Tengah, tetapi juga menjadi bahasa resmi di banyak negara.

Saat ini, ada 27 negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi, menjadikannya salah satu bahasa dengan wilayah sebaran terluas di dunia.

Inilah salah satu alasan mengapa bahasa Arab adalah bahasa internasional yang penting.

Daftar Negara Berbahasa Arab

Negara-negara yang berbahasa Arab tersebar di Timur Tengah dan Afrika Utara. Beberapa di antaranya adalah:

  • Arab Saudi – pusat agama Islam dan negara dengan bahasa Arab sebagai bahasa resmi yang berpengaruh besar dalam politik dunia.
  • Mesir – negara dengan sejarah panjang, pusat pendidikan Islam melalui Universitas Al-Azhar.
  • Uni Emirat Arab (UEA) – negara modern yang menjadi pusat perdagangan, pariwisata, dan teknologi.
  • Maroko, Tunisia, dan Aljazair – bagian dari wilayah Maghrib yang juga memakai bahasa Arab sebagai bahasa sehari-hari.
  • Sudan dan Somalia – negara di Afrika Timur dengan populasi besar penutur Arab.

Secara total, ada 27 bahasa Arab negara resmi yang mengakui bahasa ini, mulai dari Jazirah Arab hingga Afrika Utara. Jumlah penutur bahasa Arab mencapai lebih dari 400 juta orang.

Pengaruh Geopolitik Negara Berbahasa Arab

Negara yang pakai bahasa Arab memiliki peran penting dalam geopolitik. Banyak dari negara tersebut berada di kawasan yang kaya minyak dan gas.

Itu sebabnya, bahasa Arab sering dipelajari oleh para diplomat, pebisnis, dan akademisi untuk membuka peluang baru.

Bahkan, ketika membicarakan apa saja bahasa internasional di dunia, bahasa Arab selalu masuk dalam daftar bersama bahasa Inggris, Prancis, Rusia, Spanyol, dan Mandarin.

Dengan posisi ini, jelas bahwa bahasa Arab merupakan bahasa internasional yang berpengaruh besar.

Bahasa Arab sebagai Identitas Global

Bahasa Arab bukan sekadar bahasa, tetapi juga identitas yang menyatukan bangsa-bangsa.

Dari Arab Saudi hingga Maroko, bahasa Arab menjadi simbol persatuan. Dalam banyak kasus, bahasa ini juga memperkuat hubungan antarnegara, misalnya melalui Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam.

Tidak heran jika bahasa Arab internasional dianggap sebagai salah satu bahasa terpenting untuk komunikasi global.

Bahkan, banyak orang di luar negara Arab tertarik menggunakan tulisan Arab untuk profil WA atau PP WA bahasa Arab, sebagai simbol keterhubungan dengan dunia internasional.

Baca juga: Belajar Bahasa Arab melalui Lagu pada Anak Usia Dini

6. Bahasa Arab di Luar Timur Tengah

Banyak orang mengira bahasa Arab hanya digunakan di Timur Tengah. Padahal, pengaruh bahasa Arab jauh melampaui batas geografis itu.

Bahasa Arab sebagai bahasa internasional telah menyebar ke berbagai belahan dunia, baik karena faktor agama, perdagangan, maupun pendidikan.

Bahasa Arab di Afrika

Selain di Timur Tengah, banyak negara di Afrika Utara menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi.

Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, hingga Sudan adalah contoh negara bahasa Arab yang berada di luar Jazirah Arab. Di benua Afrika, bahasa Arab juga berfungsi sebagai bahasa penghubung antarwilayah.

Bahkan, di beberapa daerah, bahasa Arab adalah satu-satunya bahasa yang digunakan dalam pemerintahan, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari.

Bahasa Arab di Asia dan Eropa

Di Asia, pengaruh bahasa Arab masuk melalui penyebaran Islam dan perdagangan. Indonesia misalnya, memiliki hubungan erat dengan bahasa Arab sejak berabad-abad lalu.

Dari istilah agama, nama bulan, hingga kosakata sehari-hari, semuanya menunjukkan keterkaitan itu. Misalnya, Agustus bahasa Arab disebut Aghustus (أغسطس), sementara angka seperti 27 bahasa Arabnya ditulis ٢٧.

Di Eropa, jejak bahasa Arab terlihat jelas di Spanyol. Pada masa kejayaan Islam, bahasa Arab menjadi bahasa ilmu pengetahuan di Andalusia.

Banyak istilah dalam bahasa Spanyol dan bahkan bahasa Inggris modern yang berasal dari bahasa Arab. Kata seperti algebra (dari al-jabr) dan alcohol (dari al-kuḥl) adalah contoh nyata warisan bahasa Arab.

Bahasa Arab di Indonesia

Di Indonesia, bahasa Arab banyak dipelajari di sekolah, pesantren, hingga universitas. Bahasa Arab tidak hanya dianggap penting untuk memahami agama, tetapi juga untuk membuka wawasan global.

Bahkan, Kamu pasti sering menemukan tulisan Arab di sekitar, misalnya tulisan Arab WhatsApp, tulisan Arab untuk foto profil WA, atau tulisan Arab buat profil yang dipakai anak muda.

Selain itu, bahasa Arab juga digunakan dalam seni dan budaya. Kaligrafi Arab menghiasi masjid, buku, hingga karya seni modern.

Banyak pelajar Indonesia juga menggunakan bahasa Arab dalam kegiatan sehari-hari mahasiswa dalam bahasa Arab, seperti salam, doa, atau percakapan sederhana.

Bahasa Arab sebagai Jembatan Budaya

Bahasa Arab di luar Timur Tengah menunjukkan bahwa bahasa ini bukan sekadar identitas lokal, tetapi juga jembatan budaya antarbangsa.

Melalui perdagangan, pendidikan, dan agama, bahasa Arab memperkuat posisi sebagai bahasa internasional adalah salah satu yang paling berpengaruh hingga kini.

Baca juga: Menelisik Manuskrip Nusantara “كتاب الأذكار” Kitab Al-Adhkar Karya Al-Ghazali dalam Bahasa Arab

7. Tips dan Trik Belajar Bahasa Arab untuk Pemula

Belajar bahasa Arab mungkin terdengar sulit di awal, apalagi dengan huruf dan tata bahasa yang berbeda jauh dari bahasa Indonesia.

Namun, dengan langkah yang tepat, Kamu bisa menjadikannya pengalaman menyenangkan. Berikut beberapa tips praktis untuk memulai.

a. Mulai dari Huruf Arab

Langkah pertama adalah mengenal huruf Arab. Ada 28 huruf Arab yang menjadi dasar penulisan.

Misalnya, huruf pertama adalah alif (ا), sedangkan huruf terakhir adalah ya (ي). Menariknya, bentuk huruf bisa berubah tergantung posisinya dalam kata: apakah di awal, tengah, atau akhir.

Kamu bisa mulai dengan menulis angka. Misalnya, satu sampai 20 bahasa Arab adalah cara mudah untuk berlatih. Contoh:

  • Satu bahasa Arabnya: wahid (واحد)
  • Dua: ithnain (اثنان)
  • Tiga: thalatha (ثلاثة)
  • Hingga 27 bahasa Arabnya: ٢٧ (sab‘ah wa ‘ishrun).

Latihan sederhana ini membantu Kamu terbiasa dengan tulisan Arab.

b. Gunakan Kosakata Sehari-hari

Pelajari kosakata yang sering dipakai dalam kehidupan. Misalnya:

  • Pena dalam bahasa Arab = qalam (قلم)
  • Tinta dalam bahasa Arab = hibr (حبر)
  • Pasien dalam bahasa Arab = maridh (مريض)
  • Sawah bahasa Arabnya = hql (حقل)

Dengan menguasai kata-kata praktis, Kamu bisa langsung menggunakannya dalam percakapan ringan.

c. Manfaatkan Media Sosial dan Aplikasi

Sekarang belajar bahasa Arab jadi lebih mudah dengan aplikasi seperti Duolingo, Busuu, atau kamus digital.

Kamu juga bisa berlatih dengan menulis status atau membuat profil WA tulisan Arab sederhana.

Misalnya, menulis kata suci dalam bahasa Arab (ṭāhir, طاهر) untuk status WhatsApp atau tetap semangat bahasa Arabnya (istamirr bi al-himmah, استمر بالهمة).

d. Belajar dari Lagu, Film, dan Sastra

Selain buku pelajaran, coba dengarkan lagu atau tonton film berbahasa Arab. Kamu juga bisa membaca puisi bahasa Arab tentang menuntut ilmu yang sering diajarkan di sekolah. Cara ini membuat proses belajar terasa lebih natural.

e. Bergabung dengan Komunitas

Ikut komunitas belajar bahasa Arab bisa memotivasi Kamu. Di pesantren, kampus, atau komunitas online, ada banyak kesempatan untuk praktik berbicara.

Dengan berlatih langsung, Kamu akan terbiasa memahami konteks kalimat, bukan hanya arti kata.

Baca juga: Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Madrasah di Indonesia

8. Alasan Mempelajari Bahasa Arab

Lembaga-lembaga di Indonesia tersebut juga sudah banyak yang melakukan kerjasama dengan negara-negara lain yang penuturnya dari Arab asli, seperti Arab Saudi, Sudan dan negara-negara lainnya.

Adapun alasan yang mendorong kita untuk mempelajari dan memahami bahasa Arab terutama bagi umat muslim adalah sebagai berikut:

Bahasa Arab merupakan bahasa kitab suci Al-Qur’an, seperti firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِى هَٰذَا ٱلْقُرْءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Artinya: Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Q.S Az-Zumar: 27-28)

Baca juga: Mengenal Jawi dan Pegon, Huruf Arab untuk Menulis Bahasa Melayu dan Jawa

9. Kewajiban Memahami Isi Al-Qur’an

Maka wajib bagi kita sebagai umat muslim untuk memahami isi yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Karena bagi umat islam Al-Qur’an adalah sebagai pedoman hidup bagi manusia di dunia dan sebagai pembeda antara yang haq dan yang bathil.

Akan tetapi bagaimana kita dapat memahami Al-Qur’an apabila kita sendiri tidak mengetahui artinya.

  • Bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan oleh Nabi Muhammad dalam menyampaikan hadits-haditsnya, selain itu kitab-kitab fiqih juga menggunakan bahasa Arab dalam penyampaiannya.
  • Susunan kata dalam bahasa Arab tidak terlalu banyak. Umumnya terdiri dari hanya 3 huruf, sehingga dapt lebih mudah utnuk melafalkan dan dipahami.
  • Bahasa Arab sudah diakui oleh berabagi negara di dunia sebagai bahasa Internasional selain bahasa Inggris yang dapat digunakan dalam berbagai urusan yang melibatkan antar negara.
  • Bahasa Arab menjadi salah satu sumber ilmu pengetahuan yang dapat meningkatkan pola pikir manusia. Hal ini terbukti dengan banyaknya ilmuan-ilmuan muslim pada zaman dahulu yang memiliki banyak karya yang menggunakan bahasa Arab.
  • Bahasa Arab mempunyai aturan bahasa yang sangat kompleks. Dalam setiap unsur di dalamnya dijelaskan dengan menggunakan bahasa yang jelas dan gamblang.

Jadi, uraian di atas merupakan sedikit dari banyaknya alasan mengapa kita harus mengenal, memahami serta mempelajari bahasa Arab.

Selain itu juga, dengan memiliki kemampuan bahasa Arab yang kita miliki, tentu juga akan membantu kita dalam menambah teman dan relasi denagn orang lain. Dengan relasi yang luas itulah nantinya akan menambah ilu kita dan memperluas wawasan kita.

Maka dari itu, marilah kita senantiasa mempelajari bahasa yang salah satunya dengan belajar bahasa Arab yang telah menjadi bahasa Internasional di Indonesia.

Kesimpulan

Dari pembahasan panjang ini, jelas terlihat bahwa bahasa Arab sebagai bahasa internasional bukan sekadar klaim, melainkan realitas yang terbukti dari sejarah hingga kehidupan modern.

Bahasa ini lahir di Jazirah Arab, berkembang pesat pada masa kejayaan Islam, lalu menyebar ke berbagai belahan dunia melalui agama, perdagangan, hingga ilmu pengetahuan.

Hingga kini, bahasa Arab adalah bahasa internasional yang dipakai secara resmi di 27 negara yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi.

Dengan jumlah penutur lebih dari 400 juta orang, bahasa Arab termasuk salah satu bahasa internasional di dunia dengan pengaruh yang sangat besar, baik dalam diplomasi, ekonomi, maupun budaya.

Keunikan bahasa Arab terletak pada sistem tulisannya yang indah, tata bahasanya yang logis, dan kosakatanya yang kaya.

Dari kata sederhana seperti satu bahasa Arabnya adalah wahid (واحد) hingga istilah kompleks dalam bidang sains, bahasa Arab selalu memberikan nuansa berbeda.

Tidak heran jika banyak orang menggunakan tulisan Arab untuk profil WA, PP WA bahasa Arab, atau bahkan tulisan Arab banyak sebagai ekspresi budaya.

Di luar Timur Tengah, bahasa Arab juga hadir kuat di Indonesia, Afrika, dan Eropa. Jejaknya terlihat dalam kosakata sehari-hari, seni kaligrafi, hingga sistem pendidikan.

Bahkan, pertanyaan seperti apakah bahasa Arab termasuk bahasa internasional? sudah terjawab dengan fakta sejarah, politik, dan perannya di masa kini.

Belajar bahasa Arab memang membutuhkan usaha, tetapi sangat bermanfaat. Dengan memahami bahasa Arab sebagai bahasa internasional, Kamu tidak hanya mengenal salah satu pilar peradaban manusia, tetapi juga membuka peluang baru dalam pendidikan, bisnis, dan pergaulan internasional.

Singkatnya, bahasa Arab bukan hanya bahasa agama, melainkan juga bahasa internasional dunia yang menghubungkan bangsa, memperkaya budaya, dan menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah umat manusia.

Penulis: Zaqiyatul Munawaroh

Editor: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait