Banda Aceh, MMI – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia penelitian.
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari USK berhasil lolos pendanaan dan mengembangkan membran berbasis Polyethersulfone (PES) yang dimodifikasi dengan asam tannin dan ferric chloride (FeCl₃) menggunakan metode dip coating.
Riset ini menghasilkan membran dengan performa lebih baik dibandingkan membran murni, terutama dalam uji awal penyisihan paracetamol sebagai polutan farmasi.
Paracetamol merupakan obat analgetik yang paling banyak digunakan masyarakat. Namun sayangnya, sebagian besar masyarakat masih belum mengetahui cara membuang obat kadaluarsa atau sisa obat dengan benar.
Obat-obatan tersebut kerap langsung dibuang ke tong sampah atau saluran air, yang pada akhirnya bisa berakhir di tanah maupun badan air.
Praktik ini, ditambah dengan limbah rumah sakit dan industri farmasi yang belum terolah sempurna, berpotensi mencemari lingkungan perairan dan menimbulkan dampak kesehatan serius. Kondisi inilah yang melatarbelakangi tim mahasiswa USK untuk berinovasi melalui teknologi membran.
Ketua tim PKM, Dara, mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini.
“Alhamdulillah, tim kami tidak hanya berhasil lolos pendanaan PKM, tetapi juga mampu membuat membran PES termodifikasi dengan tannin dan FeCl₃. Hasil uji karakterisasi menunjukkan adanya peningkatan hidrofilisitas, fluks permeat yang lebih baik, dan ketahanan fouling yang lebih tinggi dibanding membran tanpa modifikasi,” jelasnya.
Dalam penelitian ini, tim melakukan serangkaian uji ilmiah, seperti FTIR untuk menganalisis gugus fungsi, SEM untuk melihat morfologi membran, Water Contact Angle (WCA) untuk menilai sifat hidrofilisitas, serta uji filtrasi terhadap larutan paracetamol. Data yang diperoleh menunjukkan hasil yang menjanjikan untuk pengembangan lebih lanjut.
Baca Juga: Keren! Ciptakan Cara Atasi Perilaku Konsumtif, Tim Mahasiswa UNNES Lolos Pendanaan PKM 2024
Tidak hanya berfokus pada penelitian di laboratorium, tim PKM USK juga berkomitmen untuk menyebarluaskan hasil riset mereka melalui publikasi ilmiah dan media sosial. Hal ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk aktif berkarya serta berkontribusi dalam isu lingkungan.
Dengan keberhasilan ini, mahasiswa USK berharap penelitian yang mereka lakukan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan teknologi membran berkelanjutan untuk pengolahan limbah farmasi di Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Aceh mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan tantangan global.
Penulis:
1. Dara Permata Alendti
2. Zahrul Lisa
Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Syiah Kuala
Aktif juga di PKM-RE USK 2025
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Ir. Sri Mulyati, S.T., M.T., IPU.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












