Menjelajahi Makna Pengabdian Masyarakat dengan Memahami Peran, Tantangan, dan Dampaknya pada Masyarakat

Mahasiswa
Pengabdian Masyarakat.

Pendahuluan

Pengabdian masyarakat dapat didefinisikan secara beragam tergantung pada dimensi ruang dan waktu. Pengabdian masyarakat identik dengan Perguruan Tinggi, karena Perguruan Tinggi senantiasa mengamalkan Tri Dharma yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara sistematis dan terjun langsung pada masyarakat yang dinilai membutuhkan sebagai upaya membangun serta mengembangkan sumber daya manusia di lingkungan masyarakat (Ali, 2021).

Pengabdian masyarakat adalah proses suatu implementasi dari ilmu yang sudah dipelajari di perguruan tinggi untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat. Pengabdian masyarakat harus selalu diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat dan dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

Setidaknya terdapat tujuh bentuk pengabdian kepada masyarakat, di antaranya adalah kegiatan pelayanan masyarakat, kegiatan pelayanan masyarakat dapat diterapkan dalam berbagai aspek yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat (Ropiqa et al., 2021).

Bacaan Lainnya
DONASI

Tujuan pengabdian masyarakat merupakan memberikan kontribusi praktis, membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan meningkatkan sumber daya manusia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengabdian masyarakat bisa dilakukan dalam bentuk kegiatan yang sesuai dengan tujuan dan output yang ingin dicapai, misalnya: pendidikan masyarakat, pengabdian masyarakat, pelaksanaan dan pengembangan hasil penelitian, penelitian tindakan, pengembangan wilayah, kuliah kerja praktik.

Peran Pengabdian Masyarakat

Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 mendefinisikan pengabdian masyarakat sebagai salah satu kegiatan aktivitas akademik dengan memanfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (Umar et al., 2021).

Pengabdian masyarakat dapat dikatakan sebagai aktivitas atau kegiatan yang sangat berperan terhadap masyarakat. Berikut merupakan peran pengabdian masyarakat bagi masyarakat:

1. Membantu masyarakat dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi

Perguruan tinggi mempunyai sumber daya manusia dan ilmu pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

2. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Pengabdian masyarakat bisa membantu masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuannya, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

3. Membangun hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat

Pengabdian masyarakat bisa membantu perguruan tinggi untuk menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan citra perguruan tinggi di mata masyarakat.

Baca Juga: Perjalanan Menjalani Pengabdian Masyarakat sebagai Mahasiswa Semester 1

Tantangan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memiliki peran penting dalam membangun hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Meskipun mempunyai banyak peran, pelaksanaan pengabdian masyarakat seringkali dihadapkan dengan berbagai tantangan dan hambatan.

Berikut merupakan beberapa tantangan atau hambatan umum yang sering dihadapi dalam melakukan pengabdian masyarakat:

1. Kurangnya kesadaran Masyarakat

Masyarakat yang masih acuh tak acuh terkait dengan kegiatan program pengabdian yang dilaksanakan. Hal ini didasari dengan persepsi masyarakat yang menganggap bahwa kegiatan masyarakat yang baru hanya menghabiskan waktu mereka untuk melakukan aktivitas sehari-harinya terutama bapak-bapak atau pemuda.

2. Karakteristik sosial dan budaya (agama, kondisi ekonomi)

Masyarakat lebih memilih untuk beraktivitas yang menghasilkan uang atau pendapatan dibandingkan kegiatan pengabdian masyarakat. Selain itu, kurangnya interaksi dengan masyarakat luar sehingga membuat provider kesulitan masuk di forum-forum yang ada di masyarakat seperti kelompok PKK.

3. Kurangnya dukungan stakeholder

Beberapa stakeholder desa atau lokasi pengabdian, seperti kepala desa, ketua RT, ketua kelompok maupun lainnya kurang menyambut baik adanya pengabdian masyarakat dan kurang berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

4. Tingginya mobilitas dan padat aktivitas masyarakat

Banyaknya aktivitas Masyarakat atau Masyarakat banyak menghabiskan waktu dari pagi hingga sore untuk bekerja, sekolah atau kegiatan lainnya sehingga ketika diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan, sebagian besar beralasan lelah setelah mengerjakan pekerjaan dan ingin beristirahat.

5. Sistem birokrasi yang lama dan panjang

Lamanya waktu proses pengurusan surat menyurat dan pelayanan yang terlalu berbelit-belit membuat fasilitator atau provider menunggu cukup lama untuk melakukan kegiatan pengabdian di masyarakat.

6. Pengalaman pribadi saat melakukan pengabdian masyarakat

Program pengabdian masyarakat yang saya lakukan di Sukabumi dan di Desa Seraya besar, Labuan Bajo memiliki banyak tantangan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari maupun pemikiran masyarakat yang masih berbeda dengan kita.

Terdapat daerah yang masih menolak bantuan atau diadakannya program pengabdian masyarakat di daerah tertentu karna beberapa kekhawatiran yang takut terjadi atau menolak adanya kegiatan baru dan melakukan yang sudah dilakukan sesuai tradisi orang terdahulu.

Baca Juga: Grow Green: Mahasiswa Berdaya Sebagai Pendekar Lingkungan pada Pengabdian Masyarakat di SMPN 5 Surakarta

Dampak Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat seharusnya merupakan hilirisasi dari penelitian. Hasil penelitian baik bersifat sains atau teknologi (khususnya teknologi tepat guna) maupun kajian sosial dan ekonomi. Pengabdian merupakan salah satu cerminan keberhasilan pelaksanaan tridarma bagi perguruan tinggi.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan salah satu bentuk keterlibatan tim baik dari dosen maupun dari mahasiswa di perguruan tinggi untuk tujuan transformasi pengetahuan. Pengabdian masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memiliki banyak dampak positif bagi masyarakat. Berikut adalah beberapa dampak positifnya:

1. Meningkatnya Pengetahuan, Keterampilan, dan Kemampuan Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuannya dalam berbagai bidang. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan workshop.

Dengan meningkatnya pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan masyarakat, mereka dapat lebih mandiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

2. Meningkatnya Kualitas Hidup Masyarakat

Pengabdian masyarakat dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka dalam berbagai aspek, seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti pembangunan infrastruktur, penyediaan layanan kesehatan, peningkatan akses pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya kualitas hidup masyarakat, mereka dapat hidup lebih sejahtera dan bahagia.

3. Meningkatnya Hubungan antara Perguruan Tinggi dengan Masyarakat

Pengabdian masyarakat dapat membantu perguruan tinggi untuk menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti dialogis, kerjasama, dan gotong royong.

Dengan meningkatnya hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat, perguruan tinggi dapat lebih memahami kebutuhan masyarakat dan masyarakat dapat lebih merasakan manfaat dari keberadaan perguruan tinggi.

4. Meningkatnya Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pengabdian masyarakat dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi, demonstrasi, dan penerapan teknologi tepat guna.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi, mereka dapat lebih termotivasi untuk belajar dan meningkatkan diri (Syahza, 2019).

Baca Juga: Bersama Para Seniman, Mahasiswa Hukum 2021 UPN Veteran Jakarta Gelar Pengabdian Masyarakat Sosialisasi Pemberdayaan Seniman melalui Perlindungan Hak Cipta dalam Rangka Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Seniman

Kesimpulan

Pengabdian masyarakat adalah proses suatu implementasi dari ilmu yang sudah dipelajari di perguruan tinggi untuk memberikan manfaat terhadap masyarakat. Pengabdian masyarakat harus selalu diarahkan pada kegiatan yang bermanfaat dan dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

Pengabdian Masyarakat mempunyai peran bagi masyarakat di antaranya: membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membangun hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.

Selain peran pengabdian masyarakat juga memiliki tantangan yang akan dihadapi, yaitu: kurangnya kesadaran masyarakat, kurangnya dukungan dari stakeholder, tingginya mobilitas dan padat aktivitas masyarakat, sistem birokrasi yang lama dan panjang, dan pengalaman intervensi terdahulu oleh beberapa institusi.

Selain tantangan yang menghambat proses pengabdian masyarakat, pengabdian masyarakat juga mempunyai dampak positif bagi masyarakat di antaranya: meningkatnya pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan masyarakat; meningkatnya kualitas hidup masyarakat; meningkatnya hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat; dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penulis: Andira Khairani
Mahasiswa Teknik Biomedis, Universitas Airlangga

Editor: Ika Ayuni Lestari

Bahasa: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru di Google News

Kirim Artikel

Pos terkait

Kirim Artikel Opini, Karya Ilmiah, Karya Sastra atau Rilis Berita ke Media Mahasiswa Indonesia
melalui WhatsApp (WA): 0822-1088-8201
Ketentuan dan Kriteria Artikel, baca di SINI