Poltekkes Kemenkes Mataram Latih Kader Desa Batu Kumbung Cegah Komplikasi Stroke

Poltekkes Kemenkes Mataram Latih Kader Desa Batu Kumbung
Dokumentasi bersama seluruh Kader dan Tim Pengabdi (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Lombok Barat, MMI – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lansia, tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mataram menggelar pengabdian masyarakat di Desa Batu Kumbung.

Tim Dosen tersebut terdiri dari tiga orang Dosen Jurusan Keperawatan yaitu Mira Utami Ningsih, MNSc., Rusmini, S.Kep., Ns., MM., dan Desty Emilyani, M.Kep. Sedangkan tim mahasiswa yaitu Habib Isban dan Gusti Ngurah Anom. Kegiatan pengabdian yang mereka selenggarakan menargetkan peningkatan kemampuan kader kesehatan untuk mencegah dan menangani komplikasi pascastroke.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Desa Batu Kumbung merupakan salah satu wilayah kerja Puskesmas Lingsar yang tercatat memiliki jumlah penderita stroke relatif tinggi. Dari total 39 penderita di wilayah kerja Puskesmas, sepuluh orang berasal dari desa ini. Banyak pasien mengalami kelumpuhan sehingga bergantung pada perawatan keluarga, sementara pengetahuan keluarga dan kader mengenai perawatan pascastroke masih terbatas.

Baca juga: Bersama Kader PKK Dukuh Klepu, Mahasiswa KKN UAD Adakan Sosialisasi Pencegahan Penyakit Demam Berdarah (DBD)

 

Edukasi dan Praktik Langsung

Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdi melaksanakan program “Penguatan Kemampuan Kader Kesehatan dalam Pencegahan dan Penanganan Komplikasi Pascastroke”. Sebanyak 20 kader kesehatan dari seluruh dusun mengikuti pelatihan intensif yang mencakup edukasi tentang stroke, latihan rentang gerak (Range of Motion/ROM), serta latihan hand grip bagi penderita yang mengalami kelumpuhan.

Kader sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka berkomitmen untuk mendampingi keluarga penderita stroke di wilayah masing-masing agar kondisi pasien tidak semakin memburuk, ungkap salah satu dosen tim pengabdi.

 

Kolaborasi Desa dan Puskesmas

Kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan Kepala Desa Batu Kumbung yang membuka acara dan mengarahkan kader untuk mengikuti pelatihan. Kepala Puskesmas Lingsar memfasilitasi data penderita dan data kader sehingga program dapat dilaksanakan tepat sasaran.

 

Menuju Masyarakat Sehat dan Mandiri

Langkah berikutnya yang direncanakan adalah evaluasi bersama kader dan staf Puskesmas untuk menilai keberlanjutan program. Tim pengabdi juga sedang menyelesaikan naskah untuk publikasi di jurnal pengabdian masyarakat. Selain itu, handbook pelatihan yang digunakan telah didaftarkan dan memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).

Sumber: Laporan Kemajuan Pengabdian Masyarakat Mira dkk, Poltekkes Kemenkes Mataram (2025)

 

Gambar 1. Menjelaskan cara melakukan lalatihan hand grip kepada kader (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Gambar 2. Melakukan ROM pasif pada ekstermitas bawah (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Gambar 3. Para kader memperaktikkan latihan ROM aktif pada otot (Sumber: Dokumentasi Penulis)

 

Penulis:

  1. Mira Utami Ningsih
  2. Rusmini
  3. Desty Emilyani

Dosen Poltekkes Kemenkes Mataram

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses