1. Latar Belakang Kegiatan
Permasalahan lingkungan hidup saat ini menjadi salah satu isu yang memerlukan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk di lingkungan pendidikan.
Oleh karena itu, upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan perlu dilakukan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman serta tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam.
Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan sosialisasi pembuatan eco-enzyme di SDN Ngaglik 03 Batu pada Kamis (21/05/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.
Melalui sosialisasi ini, siswa diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan sampah organik serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.
2. Tujuan Kegiatan
Kegiatan sosialisasi pembuatan eco-enzyme ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:
- Menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa/i terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sejak usia dini;
- Memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan melalui pembuatan eco-enzyme;
- Mendorong terbentuknya kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Eco-Enzyme: Solusi Bioteknologi Murah untuk Petani demi Kedaulatan Pangan Indonesia
3. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan berlangsung di lingkungan SDN Ngaglik 03, Kota Batu, Jawa Timur pada hari Kamis (21/05/2026). Mahasiswa UTM hadir sebagai fasilitator sekaligus narasumber yang memandu seluruh rangkaian kegiatan secara interaktif dan menyenangkan. Kegiatan dibagi menjadi tiga sesi utama, yaitu sesi pengenalan, sesi praktik langsung, dan sesi tanya jawab.
Seluruh siswa-siswi diajak untuk terlibat aktif dalam setiap tahap, mulai dari pengenalan bahan-bahan organik, proses pencampuran, penjelasan ilmiah mengenai fermentasi, hingga pemahaman mendalam tentang manfaat nyata Eco-Enzyme bagi ekosistem lingkungan.
4. Proses Pembuatan Eco-Enzyme
Eco-Enzyme adalah cairan yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik dengan penambahan molase dan air. Pada kegiatan ini, bahan yang digunakan berupa kulit jeruk dan buah jambu pink yang difermentasi selama periode tertentu hingga menghasilkan cairan Eco-Enzyme.
Produk ini memiliki berbagai manfaat, antara lain sebagai pupuk organik, pestisida alami, cairan pembersih, penghilang bau, serta membantu menjaga kualitas tanah, air, dan udara.
Selain mengurangi jumlah limbah organik, pembuatan Eco-Enzyme juga memberikan nilai tambah pada sisa bahan organik yang sebelumnya tidak dimanfaatkan sehingga mendukung upaya pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Bahan-Bahan yang Digunakan
| No. | Bahan | Takaran | Perbandingan |
| 1. | Air bersih | 10 liter | 10 |
| 2. | Kulit jeruk & buah jambu pink (bahan organik) | 3 kg | 3 |
| 3. | Molase (sumber gula alami) | 1 kg | 1 |
| Total Perbandingan | 10 : 3 : 1 |
Langkah-Langkah Pembuatan Eco-Enzyme
- Menyiapkan wadah fermentasi yang bersih dan kedap udara.
- Memasukkan kulit jeruk dan buah jambu pink yang telah dipotong kecil-kecil ke dalam wadah.
- Menambahkan molase sebagai sumber gula fermentasi.
- Menambahkan air bersih dengan perbandingan 10 : 3 : 1 (air : kulit jeruk dan buah jambu pink : molase).
- Mengaduk campuran hingga merata.
- Menutup wadah dan menyimpannya di tempat yang teduh.
- Membuka tutup wadah secara berkala untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi.
- Memfermentasikan campuran selama kurang lebih 3 bulan hingga Eco-Enzyme siap digunakan.
Manfaat Eco-Enzyme
- Sebagai pupuk cair alami yang menyuburkan tanaman.
- Sebagai pembersih alami yang ramah lingkungan untuk rumah tangga.
- Membantu mengurangi polusi tanah dan air akibat limbah organik.
- Berkontribusi dalam menekan emisi gas rumah kaca.
5. Antusiasme dan Respons Peserta
Seluruh siswa-siswi SDN Ngaglik 03 Batu mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi.
Suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis praktik langsung membuat para siswa mampu memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana namun berdampak besar.
Para guru dan tenaga pendidik SDN Ngaglik 03 Batu pun memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif mahasiswa UTM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk turut mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam kegiatan belajar-mengajar sehari-hari.
6. Kesimpulan dan Penutup
Kegiatan pembuatan Eco-Enzyme yang dilaksanakan pada hari Kamis (21/05/2026) di SDN Ngaglik 03 Batu ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara mahasiswa perguruan tinggi dan siswa sekolah dasar mampu melahirkan aksi lingkungan yang penuh makna dan berdampak positif.
Mahasiswa Universitas Trunodjoyo Madura telah membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah bukan sekadar untuk diri sendiri, melainkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas – dimulai dari hal-hal sederhana, dimulai dari sekarang, dan dimulai dari generasi yang paling muda.
“Tangan muda yang bergerak hari ini adalah harapan bumi yang lebih hijau di masa depan.”
Penulis:
1. Rani Elisabet
2. Ronayuli Br Lumban Batu
3. Erika Anggun Ramadani
Mahasiswa Agroekoteknologi Universitas Trunodjoyo Madura
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI

















