Urgensi Sertifikasi Profesi: Program Magang Mahasiswa UMM di Lembaga Konsultan Manajemen

Urgensi Sertifikasi Profesi Program Magang Mahasiswa UMM di Lembaga Konsultan Manajemen
Figure 1 Foto Mahasiswa Magang (Ujung Kiri dan Kanan) bersama crew RR Cons dan Instruktur pelatihan (tengah)

Malang, MMI – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti program magang selama dua bulan, yakni pada periode Juli hingga September 2025, di kantor konsultan manajemen Rita Russo Consultant Indonesia (RR Cons).

Program ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menjembatani dunia akademik dengan dunia profesional melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan bersertifikasi yang diselenggarakan oleh RR Cons bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Sertifikasi tersebut diikuti oleh para dosen dari UM sebagai peserta, sementara mahasiswa UMM berperan aktif dalam mendukung proses pelaksanaan kegiatan, mulai dari tahap persiapan teknis hingga pasca-acara.

Baca juga: Ngerti, Ngrasa, Nglakoni: Menyelaraskan Minat Mahasiswa Akuntansi dalam Sertifikasi Profesi Akuntansi untuk Karier Gemilang

Program ini dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan magang biasa. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung di lapangan mengenai bagaimana penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi profesi dilakukan secara sistematis.

Dengan pendampingan mentor yang kompeten, para mahasiswa dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bersertifikasi, serta proses asesmen peserta sertifikasi. Melalui pengalaman ini, mahasiswa memahami pentingnya manajemen mutu dan profesionalisme dalam setiap tahapan kegiatan.

Sertifikasi profesi bukan hanya sekadar dokumen tambahan, melainkan bentuk legitimasi keahlian yang diakui secara nasional bahkan internasional. Jika ijazah akademik menunjukkan capaian pendidikan formal, maka sertifikat profesi membuktikan bahwa seseorang memiliki keterampilan aplikatif yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja. Di tengah ketatnya persaingan ketenagakerjaan, sertifikasi menjadi nilai tambah yang membedakan antara lulusan yang hanya “tahu” dan mereka yang benar-benar “mampu”.

Baca juga: Menuju Kejayaan dengan Ilmu: Peran Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko melalui Ajaran Tamansiswa Lawan Sastra Ngesti Mulya

Pendidikan dan pelatihan bersertifikasi tidak hanya diperuntukkan bagi para pencari kerja, tetapi juga penting bagi dosen sebagai tenaga pendidik profesional. Pendidikan dan Pelatihan bersertifikasi untuk dosen dengan skema “Pengelolaan Strategi Komunikasi” yang dilaksanakan pada tanggal 22-24 Juli 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan efektivitas dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui sertifikasi tersebut, dosen diharapkan mampu menyesuaikan strategi pengajaran dan pengelolaan akademik dengan kebijakan baru, termasuk penerapan status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang menuntut inovasi, efisiensi, dan tata kelola yang adaptif terhadap perubahan dinamika pendidikan tinggi di Indonesia.

“Saya menyadari bahwa ada hal yang tidak kalah penting dibandingkan penguasaan materi dalam perkuliahan, yaitu kemampuan soft skill yang justru sangat dibutuhkan ketika terjun langsung di dunia kerja.” Ungkap Nida Nahwa sebagai salah satu mahasiswa yang mengitui program magang.

Bagi para dosen yang menjadi peserta pendidikan dan pelatihan bersertifikasi di Universitas Negeri Malang, kegiatan ini berfungsi sebagai sarana peningkatan kompetensi profesional sekaligus kesempatan memperoleh keahlian bersertifikat.

Baca juga: Upaya Profesionalisasi melalui Sertifikasi Guru Berkala Lima Tahun yang Dianggap Memberatkan

Sementara bagi mahasiswa magang UMM, keterlibatan langsung dalam proses tersebut memberikan pengalaman empiris yang berharga tentang bagaimana sertifikasi profesi disusun, dijalankan, dan dinilai secara objektif.

Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk memahami dunia kerja secara nyata dan mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional yang kompeten dan berintegritas.

Laporan:
1. Muhammad Amru Fillah
2. Nida Nahwa Firdausi
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Editor: Rahmat Al Kafi

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses