Ciasmara, MMI – Sebanyak 49 ibu dan 3 kader Posyandu mengikuti workshop ketiga dari rangkaian empat pertemuan luring yang ditujukan untuk ibu dengan anak usia 1–3 tahun (29/07/2025).
Workshop berlangsung di Aula Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (29/7), pukul 09.00–12.00 WIB, sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University bertajuk “Intervensi Sosial Berbasis Masyarakat: Meningkatkan Tumbuh Kembang Anak Melalui Pendekatan Holistik di Desa Ciasmara.”
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Ir. Melly Latifah, M.Si., dengan anggota tim pengabdi Neti Hernawati, S.P., M.Si., dan Alfiasari, S.P., M.Si. (dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen), serta Reisi Nurdiani, S.P., M.Si. (dosen Gizi Masyarakat).
Materi ketiga disampaikan oleh Neti Hernawati, S.P., M.Si., dengan topik “Stimulasi Perkembangan Anak Batita melalui Interaksi dan Permainan.” Tujuan dari sesi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya stimulasi dini, menunjukkan peran interaksi dan permainan dalam tumbuh kembang anak batita, serta memberikan contoh aktivitas yang mudah dan murah untuk dilakukan di rumah.
Dalam pemaparannya, Bu Neti menekankan bahwa bermain adalah cara utama anak belajar. “Menari, bernyanyi, membaca cerita, dan bermain peran adalah contoh sederhana yang bisa dilakukan di rumah,” ujarnya. Jenis permainan yang disarankan mencakup stimulasi motorik kasar dan halus, bahasa, kognitif, serta sosial-emosional, termasuk permainan tradisional yang memiliki nilai edukatif.
Baca juga: Meningkatkan Tumbuh Kembang Motorik Anak di Usia Dini melalui Permainan Sensorik
Sebelum materi dimulai, peserta berbagi manfaat yang dirasakan dari dua pertemuan sebelumnya, yaitu mengenai “Karakteristik dan Tumbuh Kembang Anak Batita” dan “Gizi Seimbang untuk Anak Batita.” Seorang ibu mengatakan, “Alhamdulillah sekarang saya lebih paham tentang pola asuh anak. Saya jadi lebih sabar, tidak sering membentak lagi. Sekarang juga mulai mengganti makanan anak jadi lebih sehat, misalnya bakso diganti dengan wortel dan labu.”
Workshop ini turut melibatkan mahasiswa dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB: Aldha (IKK 59), Azzahra Putrione Adiva (IKK 59), Aulia Agustianti Fauziah (IKK 57), dan Nafila Syiffa (IKK 58) yang menjadi MC dan mendukung pelaksanaan kegiatan secara langsung di lapangan.
Sebelum kegiatan ditutup, peserta diingatkan untuk hadir kembali dalam pertemuan keempat dalam waktu dekat sebagai sesi pamungkas dari rangkaian workshop.
Penulis:
- Raihan Ainun
Asisten Dosen IPB University - Neti Hernawati
Dosen IPB University
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












