Bukan Editan! Efek Kaca Prisma Menjadi Daya Tarik Pameran Fotografi, Angkat Fenomena Busana Masyarakat Prismatik

Efek Kaca Prisma
Suasana pameran fotografi Efek Kaca Prisma pada Busana Masyarakat Prismatik dalam Karya Fotografi Fashion di Gedung Galeri Kecil, Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Surakarta. Pengunjung tampak mengamati dan mendiskusikan karya-karya fotografi yang merepresentasikan identitas masyarakat prismatik melalui eksplorasi efek kaca prisma. (Foto: Dok. Penulis)

Surakarta, MMI – Mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Nova Wulan Priyandani, menyelenggarakan pameran fotografi bertajuk “Efek Kaca Prisma pada Busana Masyarakat Prismatik dalam Karya Fotografi Fashion” (26/02/2025) di Gedung Galeri Kecil, Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT).

Pameran ini menampilkan 12 karya fotografi fashion yang mengangkat fenomena masyarakat prismatik melalui eksplorasi filter kaca prisma sebagai medium visual.

Melalui karya-karya tersebut, Nova menggabungkan pendekatan artistik dan eksperimental dengan memodifikasi kaca prisma menjadi filter lensa kamera untuk menghasilkan efek prisma, seperti pembiasan cahaya, pengulangan bentuk, dan distorsi visual.

Efek kaca prisma tersebut dimanfaatkan sebagai representasi identitas masyarakat prismatik, yaitu masyarakat yang beranjak dari tradisional ke modern.

Perpaduan busana tradisional, seperti kebaya, dengan elemen busana modern, seperti celana jeans, menjadi simbol perubahan budaya yang terus berkembang di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.

Pameran sebagai Luaran Penelitian Penciptaan Seni

Pameran ini merupakan luaran dari penelitian penciptaan seni jenjang Pascasarjana ISI Surakarta yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek estetika fotografi, tetapi juga menawarkan inovasi dalam penggunaan media kaca prisma sebagai bagian dari proses penciptaan karya.

Baca juga: Dunia Film: Transformasi Teknologi dan Dampaknya bagi Penikmat Film

Setiap foto memperlihatkan bagaimana efek kaca prisma mampu memperkaya komposisi visual, menciptakan dimensi ruang yang dinamis, sekaligus memperkuat narasi mengenai identitas yang berlapis dan adaptif.

Antusiasme Pengunjung terhadap Karya Fotografi

Suasana pembukaan pameran berlangsung dengan antusias dan dihadiri oleh akademisi, mahasiswa, seniman, fotografer, serta masyarakat umum.

Pengunjung tampak mengamati setiap karya secara saksama, berdiskusi mengenai konsep penciptaan, serta mengabadikan momen selama berlangsungnya pameran.

Interaksi tersebut menunjukkan bahwa karya fotografi tidak hanya dinikmati sebagai objek visual, tetapi juga menjadi media komunikasi yang mendorong apresiasi terhadap perkembangan seni fotografi kontemporer.

Efek Kaca Prisma
Nova Wulan Priyandani memberikan sambutan pada pembukaan pameran fotografi bertajuk Efek Kaca Prisma pada Busana Masyarakat Prismatik dalam Karya Fotografi Fashion di Gedung Galeri Kecil, Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Surakarta. Pameran ini merupakan luaran penelitian penciptaan seni Pascasarjana ISI Surakarta yang mengeksplorasi efek kaca prisma sebagai medium visual dalam fotografi fashion. (Foto: Dok. Penulis)

Pada sesi pembukaan, Nova Wulan Priyandani menyampaikan bahwa karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil eksplorasi panjang terhadap hubungan antara efek kaca prisma, teknik fotografi, desain busana, dan fenomena sosial masyarakat prismatik.

Melalui pameran ini, ia berharap fotografi fashion dapat dipahami sebagai media ekspresi artistik yang mampu menyampaikan gagasan budaya secara visual sekaligus membuka ruang dialog mengenai perubahan identitas masyarakat di era modern.

Selain diselenggarakan secara luring, pameran ini juga dapat dinikmati secara virtual melalui platform Artsteps.

Dengan demikian, masyarakat dari berbagai daerah memiliki kesempatan untuk mengakses seluruh karya yang dipamerkan tanpa batasan ruang dan waktu.

Melalui penyelenggaraan pameran ini, Nova Wulan Priyandani berharap inovasi pemanfaatan kaca prisma dalam fotografi fashion dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik fotografi kreatif di Indonesia sekaligus memperkaya wacana seni visual yang menghubungkan filter kaca prisma, teknologi fotografi, dan realitas sosial dalam satu kesatuan karya.


Penulis: Nova Wulan Priyandani, S.Sn., M.Sn.
Mahasiswa Program Studi Penciptaan Seni, Institut Seni Indonesia


Dosen Pengampu: Dr. Ranang Agung Sugihartono., S.Pd., M.Sn.


Editor: Nilam Indahsari
Editor Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses