Dampak Ketidakamanan Anak di Lingkungan yang Seharusnya Melindungi

Ilustrasi dampak kekerasan pada anak yang memicu gangguan kecemasan dan trauma psikologis jangka panjang.

Daycare idealnya menjadi ruang tumbuh kembang yang nyaman dan aman bagi anak – anak. Namun, faktanya di lapangan menunjukan hal yang berbeda tidak sedikit kasus kekerasan justru terjadi  di tempat yang seharusnya menjadi perlindungan mereka.Ketika rasa aman itu hilang, dampaknya tidak berhenti di hari itu saja, luka yang di tinggalkan bisa terus membayangi perlajanan hidup anak hingga jauh ke masa depan.

Salah satu dampak yang paling nyata adalah trauma psikologis. Anak- anak yang pernah mengalami kekerasan cenderung mengalami ketakutan yang berlebih, kecemanasan dan kesedihan yang mendalam, hingga gangguan stress pascatrauma, PTSD( Post Traumatic Stress Disorder). Trauma tersebut dapat muncul berbagai bentuk, seperti rasa takut dan cemas yang sulit hilang, serta  perlahan kehilangan kepercayaan diri mereka, .  Jika tidak ditangani dengan baik, Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan mental anak dalam jangka panjang.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Tidak kalah serius, anak juga bisa kehilangan kepercayaan kerhadap orang dewasa di sekitarnya, terutama ketika pelaku kekerasan adalah figur yang justru seharusnya menjadi pelindung, seperti orang tua, atau pengasuh. Kepercayaan yang retak itu kemudian dapat mempersulit mereka dalam menjalin hubungan social yang sehat di masa yang akan datang.

Rasa tidak aman yang terus- menerus dirasakan juga turut menghambat sosial dan akademik anak. Konsentrasi belajar menurun , rasa percaya diri menyusut, dan anak cenderung menarik diri dari lingkungan sosialnya. Kondisi ini akan memperlambat proses belajar sekaligus menghambat kematangan social mereka.

Maka dari itu, memastikan keamanan anak adalah tanggung jawab yang tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Orang tua, institusi pendidikan, pengasuh, dan masyarakat luas perlu berjalan beriringan untuk mewujudkan lingkungan yang hangat, penuh kasih saying, dan memberikan rasa aman bagi setiap anak karena hanya dalam lingkungan seperti itulah mereka dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal.


Penulis: Fitri Rahayu
Mahasiswa Akuntansi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Pamulang


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses