Dosen Agribisnis UPN Veteran Jawa Timur Ajarkan Warga Jombang Olah Sekam Padi Jadi Papan Ramah Lingkungan

Olah Sekam Padi Jadi Papan Ramah Lingkungan
Kegiatan Dosen Agribisnis UPN Veteran Jawa Timur (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Jombang, MMI – Tim dosen Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan penyuluhan mengenai pemanfaatan sekam padi di Dusun Cepoko, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang potensi limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal (26/07/2025).

Melalui metode ceramah interaktif, tim dosen menjelaskan konsep pengolahan sekam menjadi bahan baku ramah lingkungan. “Kami ingin membuka wawasan warga bahwa sekam padi memiliki nilai ekonomi,” ujar Risqi Firdaus Setiawan, ketua tim pengabdian. Acara dihadiri oleh puluhan warga yang antusias mendengarkan paparan materi.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Sekam padi merupakan limbah pertanian yang kerap ditemui di daerah Jombang. Selama ini, sebagian besar petani membakar sekam karena dianggap tidak memiliki nilai guna. Pembakaran sekam justru menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan,” jelas Nisa Hafi Idhoh Fitriana, salah satu anggota tim.

Dalam penyuluhan tersebut, dosen memaparkan data tentang komposisi dan karakteristik sekam padi. Warga terlihat tertarik ketika tim menunjukkan contoh produk yang bisa dihasilkan dari bahan tersebut. Beberapa peserta mengaku baru menyadari potensi besar yang selama ini terbuang percuma.

Materi penyuluhan difokuskan pada teori pengolahan sekam padi menjadi papan partikel. Tim dosen menjelaskan tahapan prosesnya secara rinci, mulai dari pemilihan bahan, pencampuran dengan resin, hingga proses pemadatan.

“Kami sengaja membagikan pengetahuan dasar yang bisa dikembangkan lebih lanjut oleh warga,” terang Ika Sari Tondang, anggota tim lainnya. Peserta juga diberi penjelasan tentang peralatan sederhana yang dibutuhkan untuk memulai produksi. Meski tanpa praktik langsung, warga mampu memahami alur pembuatan papan partikel melalui diagram dan contoh visual yang disajikan.

Baca juga: Kontribusi Spiritual dan Agribisnis: Studi Lapangan Mahasiswa Magister Sains Agribisnis (MSA) IPB di Pondok Pesantren Al-Ittifaq

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat Dusun Cepoko. “Penjelasannya sangat jelas dan mudah dipahami,” kata Sutrisno, salah satu peserta yang aktif bertanya. Beberapa warga bahkan mulai menghitung estimasi biaya produksi dan potensi keuntungan.

Kalau sekam bisa diolah jadi papan, kami tidak perlu lagi membakarnya,” tambah seorang ibu rumah tangga. Tim dosen juga memberikan brosur panduan yang bisa dibawa pulang oleh peserta. Materi tersebut berisi langkah-langkah teknis dan tips pengolahan sekam padi.

Ke depan, tim berencana melakukan pendampingan lebih lanjut bagi warga yang tertarik mengembangkan ide ini. “Kami terbuka untuk konsultasi melalui grup WhatsApp yang sudah dibuat,” ujar Risqi. Warga yang ingin memulai produksi bisa menghubungi tim dosen untuk mendapatkan bimbingan teknis. “Target kami adalah munculnya inisiatif mandiri dari masyarakat,” tambahnya. Beberapa peserta sudah menyatakan ketertarikannya untuk mencoba membuat papan partikel di rumah.

Kegiatan penyuluhan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Warga mengajukan berbagai pertanyaan seputar pengembangan usaha dan pemasaran produk. Tim dosen dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan saran yang aplikatif.

“Kami berharap ilmu yang dibagikan hari ini bisa menjadi inspirasi bagi warga,” pungkas Risqi. Peserta pun berjanji akan memanfaatkan pengetahuan baru ini untuk menciptakan peluang usaha.

 

Penulis:

  1. Risqi Firdaus Setiawan, SP., MP
  2. ⁠Nisa Hafi Idhoh Fitriana, SP., MP
  3. ⁠Ika Sari Tondang, SP., M.Sc

Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, UPN Veteran Jawa Timur

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses