Identitas buku
Judul buku: Omega Women
Penulis: Muhajjah Saratini
Tahun cetak: 2024
Halaman: 194 + vi
ISBN: 978-623-357-170-8
Penerbit: C-klik media, Yogyakarta
Harga buku: Rp59.000,00
Ukuran buku: 14 x 20 Cm
Presensi: Nur Ramadhani Khaerunnisa*)
Pada tahun 2024 kemarin terbit buku dengan judul Omega Woman, buku yang ditulis oleh Muhajjah Saratini.
Muhajjah Saratini adalah seorang penulis dan pengamat psikologi kepribadian yang memiliki passion mendalam dalam memahami dinamika peran wanita dalam masyarakat.
Dengan latar belakang pendidikan di bidang psikologi, Muhajjah Saratini telah membantu banyak individu untuk menemukan jati diri mereka.
Buku Omega Woman lahir dari observasi dan pengalamannya mendampingi wanita yang merasa tertekan oleh tuntutan sosial untuk menjadi orang yang lebih terbuka, mandiri, dan dominan.
Buku ini membahas tentang kepribadian wanita dengan tipe kepribadian Omega.
Kepribadian seseorang yang umumnya pendiam, introvert, cerdas, dan lebih suka menyendiri, serta tahu bagaimana cara memaksimalkan potensi diri dan menjaga diri.
Sebelumnya ada buku di tahun 2015 dengan terbitan pertamanya yang juga membahas tentang kepribadian wanita dengan tipe kepribadian Alpha.
Buku tersebut booming karena menawarkan panduan praktis untuk mengembangkan diri menjadi perempuan tangguh, mandiri, dan tidak mudah galau.
Menjadikan buku tersebut diminati oleh kalangan muda. Buku tersebut berjudul The Alpha Girl’s Guide.
Tidak semua wanita harus menjadi seperti Alpha. Banyak wanita merasa tertekan untuk bersikap ceria, terbuka, atau menjadi pusat perhatian, padahal itu bukan sifat alami mereka.
Omega Woman bukan sekadar buku; ini adalah panduan untuk mengenali diri lebih dalam dan membangun kepercayaan diri dengan versi terbaik, tanpa perlu berpura-pura.
Bayangkan betapa leganya menjalani hidup tanpa harus menjadi orang lain.
Buku ini akan membantu pembaca memahami bahwa menjadi Omega bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan yang unik.
“What makes you different or weird, that’s your strength.” – Merly Streep (Hal. 22)
Pada pembuka buku ini penulis mendefinisikan tipe-tipe kepribadian manusia dengan rinci.
Alpha dengan kepribadiannya yang dominan dan sosok pemimpin yang selalu berani tampil di depan banyak orang.
Beta dengan kepribadiannya yang gemar membantu, ramah dan selalu berusaha menghindari konflik.
Omega dengan kepribadiannya yang cerdas tapi tertutup karena lebih suka menikmati waktu sendiri.
Gamma dengan kepribadiannya yang sangat terorganisir, mandiri serta percaya diri. Delta dengan kepribadiannya yang rendah hati dan realistis.
Lalu yang terakhir adalah Sigma dengan kepribadiannya yang emosional dan berambisi tinggi agar bisa menyamai orang lain.
Secara keseluruhan buku ini membahas tentang keunikan sifat Omega Woman, yang terkadang membuat orang merasa bahwa itu hal yang aneh.
Buku ini juga membahas jalan cinta dari Omega Woman, bagaimana romantis menjadi nama Tengah dari Omega Woman.
Selain itu penulis dalam buku ini juga memberikan suatu penggambaran mengenai kehidupan yang dikemas dalam bahasa make-up, kecantikan, dan fashion (Hal. 103).
Dan yang terpenting buku ini menyajikan penyelesaian dari masalah yang biasa dihadapi dan juga menjadi tekanan bagi seorang Omega Woman.
Dalam buku ini ada satu bab khusus yang berisi dua public figure wanita. Kedua tokoh tersebut adalah Marie Curie dan Meryl Streep.
Pada buku ini kedua tokoh tersebut menjadi penggambaran sosok wanita introvert yang sukses baik di negaranya dan di mancanegara (Hal. 135).
Dan sebagai penutup penulis membuat satu bab terakhir yang berjudul “Menjadi Omega Woman Versi Terbaik”.
Bab yang berisi poin-poin kuat mengenai kepribadian dari sosok Omega Woman yang dapat mendorong pembaca untuk menerima kepribadiannya tanpa harus terus menjadi pribadi yang berbeda hanya untuk menyenangkan orang lain.
Bab ini diharapkan dapat memberikan kesadaran kepada pembaca bahwa tidak selalu perlu merubah kepribadian diri untuk seperti kepribadian yang lain, entah itu alpha, delta, gamma, dan sebagainya. Cukup terus membuat versi terbaik dari pribadi kita sendiri.
Kelebihan dari buku ini adalah gaya bahasanya yang ringan dan approachable, sehingga sangat cocok untuk pembaca umum.
Terutama untuk Wanita yang sedang mencari identitas dan keauntetikan diri. Tidak perlu latar belakang psikologi untuk bisa memahami setiap pesan dalam buku ini.
Lepas dari kelebihannya Omega Woman memiliki kekurangan dalam keterbatasan noveltynya.
Buku yang bertemakan hal yang serupa sudah banyak dibahas dalam literatur pengembangan diri sebelumnya.
Pembaca yang sudah familiar dengan tema serupa mungkin tidak banyak hal baru yang ditemukan. Sehingga buku ini bersaing ketat dipasaran untuk popularitasnya.
Buku ini bukan hanya soal menerima diri, tapi juga membangun versi terbaik dari diri sendiri, melalui pemahaman, kepercayaan, dan tindakan nyata.
Meskipun tidak selalu menawarkan hal-hal yang sangat revolusioner jika kamu sudah sering membaca buku sejenis.
Akan tetapi Omega Woman tetap memberikan energi positif dan pembebasan emosional yang penting.
Sebuah buku pengembangan diri yang mengajak wanita untuk merangkul keunikan diri sendiri, bukan menjadi bayangan standar yang sering ditetapkan masyarakat.
Buku ini cocok bagi siapa saja yang sering merasa terdorong untuk berubah demi memenuhi ekspektasi luar mungkin merasa tidak cukup terbuka, kurang percaya diri, malu karena tidak “aktif” seperti yang diharapkan orang lain.
*)Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang.
Penulis: Nur Ramadhani Khaerunnisa
Mahasiswa Prodi Farmasi, Universitas Muhammadiyah Malang
Dosen Pengampu: Ibu Daroe Iswatiningsih
Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












