Pernahkah kamu menjalani kehidupan yang sangat sulit? Kamu tidak sendirian, ada beberapa hal yang bisa saja terjadi karena faktor gaya hidup yang belum sesuai dengan keadaan kita.
Kehidupan adalah segala akitivitas manusia di muka bumi ini, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali. Kegiatan berinteraksi dengan sesama, menjemput rezeki, belajar dan yang lain. Manusia sejatinya memiliki banyak karakteristik di dalam menjalani kehidupan, tidak heran jika terdapat masalah setiap harinya.
Pola kehidupan manusia saat ini mengalami perkembangan yang sangat signifikan, karena kehidupan saat ini berdampingan dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat yang menjadi faktor perubahan.
Saat ini banyak anak muda lebih mementingkan gaya hidup dibandingkan kondisi diri sendiri. Salah satu pemicunya adalah perkembangan teknologi, terutama smarthphone. Kehidupan anak muda saat ini tidak bisa lepas dari smarthphone. Di satu sisi terdapat kemudahan dan inovasi, di sisi lain ada dampak yang muncul akibat perkembangan teknologi tersebut. Ada beberapa dampak yang terjadi dari perubahan gaya hidup.
Dampak Perubahan Gaya Hidup
1. Pengeluaran yang Besar
Dampak pertama sudah pasti pada pengeluaran, hal ini diakibatkan karena anak muda lebih banyak memenuhi keinginan dibanding kebutuhannya. Banyak anak muda membeli barang, seperti pakaian yang sesuai dengan trend saat ini karena pengaruh dari tontonan di media sosial yang mempengaruhi gaya hidup mereka.
Akibatnya pengeluaran lebih banyak dibandingkan pendapatan, bahkan tidak jarang masih ada anak muda yang masih meminta uang kepada orangtua yang menciptakan permasalahan baru di lingkungan keluarga.
2. Pergaulan yang Kurang Sehat
Dampak selanjutnya yaitu pergaulan yang kurang sehat, anak muda saat ini cenderung mengikuti pergaulan yang tidak sesuai usia dan kemampuan, dengan alasan takut tertinggal zaman.
Baca juga: Pentingnya Pencegahan Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja
Contoh sederhana yaitu murid SMP saat ini banyak yang sudah berpacaran, di mana seharusnya pada usia remaja sedang dalam proses belajar menjadi terganggu akibat perbuatan tersebut, bahkan ada yang sampai putus sekolah dikarenakan perempuan yang berpacaran hamil di luar nikah pada usia yang belum cukup.
3. Penurunan Adab
Perkembangan teknologi dan pergaulan yang kurang terkontrol juga berdampak pada adab pada anak muda. Banyak yang lebih berani berkata kasar, meremehkan orangtua, dan tidak menghargai orang lain, terutama di media sosial. Hal ini terjadi karena minimnya pengawasan dan contoh baik dari lingkungan sekitar. Jika dibiarkan, penurunan adab dapat merusak nilai-nilai dan sopan santun yang seharusnya menjadi identitas bangsa.
Solusi Perubahan Gaya Hidup
Setelah dampak yang terjadi, ada beberapa solusi yang bisa kita lakukan untuk keluar dari permasalahan dan melaksanakan gaya hidup sederhana.
1. Utamakan Kebutuhan Bukan Keinginan
Memenuhi kebutuhan merupakan fondasi utama dalam menjalani hidup. Membeli barang yang diinginkan boleh saja, tetapi yang harus didahulukan adalah kebutuhan pokok. Jika mampu membeli, pilihlah barang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan, bukan sekedar mengikuti keinginan atau tren.
2. Pilah dan Pilih dalam Bergaul
Dalam bergaul kita boleh berteman dengan siapa saja, namun tetap harus mempertimbangkan lingkungan pergaulan. Dalam islam ada istilah: bergaul dengan tukang minyak wangi akan terasa harum, sedangkan bergaul dengan pandai besi pasti akan terkena bau bakaran.
Hal ini bisa menjadi rujukan bahwa pergaulan memengaruhi gaya hidup kita. Sebagai makhluk sosial kita perlu berteman, tapi kita juga perlu menyaring apakah lingkungan tersebut cocok dan membawa dampak positif.
3. Perkuat Adab dan Batasan Penggunaan Teknologi
Penggunaan media sosial yang berlebihan sangat menggangu kemampuan kita dalam berinteraksi langsung dengan orang lain. Banyak anak muda yang jadi canggung saat berkumpul, bingung mau ngobrol apa, bahkan terbiasa menggunakan bahasa kurang pantas dalam percakapan sehari-hari.
Untuk itu, batasi waktu penggunaan media sosial, pilih konten yang bermanfaat atau kajian agama, dan biasakan berkomunikasi langsung dengan keluarga serta teman. Dengan begitu adab dan kemampuan bersosialisasi dapat terjaga.
Kesimpulannya, gaya hidup yang kita pilih sangat memengaruhi arah kehidupan kita. Jika kita berada di jalan yang benar dan menerapkan hidup sederhana, maka kita tidak akan mudah tersesat. Sebaliknya, jika kita salah langkah dalam menjalani hidup, berbagai permasalahan bisa datang sebagai akibat dari pilihan kita sendiri.
Penulis: Ade Fikri Ramdani
Mahasiswa PGSD, Universitas Pamulang
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












