Kreativitas Mahasiswa UNTAG Surabaya Dukung Kampanye Antinarkoba lewat Media Sosial BNN Kota Surabaya

Kreativitas Mahasiswa UNTAG Surabaya Dukung Kampanye Anti-Narkoba lewat Media Sosial BNN Kota Surabaya
Sumber: Dokumentasi Penulis

Surabaya, MMI – Di tengah tantangan era digital yang menuntut lembaga pemerintah beradaptasi dengan pola komunikasi masyarakat modern, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi publik.

Melalui kolaborasi bersama mahasiswa magang Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG), BNN berupaya memperkuat pesan kampanye anti-narkoba dengan pendekatan komunikasi kreatif yang lebih dekat dengan generasi muda.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Salah satu mahasiswa yang terlibat aktif adalah Ajeng Dyah Pitaloka, yang sedang berkuliah di program studi Ilmu Komunikasi UNTAG Surabaya.

Ia magang di bagian Hubungan Masyarakat (HUMAS) Khususnya di bidang editing di BNN kota Surabaya dari 28 Juli sampai 8 September 2025.

Selama itu, Ajeng ikut membuat konten digital untuk akun Instagram dan TikTok resmi BNN. Tugasnya meliputi bikin ide kampanye, desain template feed, infografis, sampai edit video yang penuh pesan edukasi dan inspirasi tentang bahaya narkoba.

Penulis memiliki ketertarikan di bidang humas karena berhubungan langsung dengan proses membangun hubungan dan menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Baca Juga: Wujudkan Generasi Anti Narkoba dan Alkohol, KKN Tim II Undip Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Alkohol di SD Negeri 3 Jaten Wonogiri

Namun, selama magang di BNN Kota Surabaya, penulis juga mendapatkan pengalaman di bidang editing dan pengelolaan media sosial, yang membuat minat terhadap komunikasi kreatif semakin berkembang.

Melalui kegiatan tersebut, penulis belajar bagaimana menggabungkan unsur visual, naratif, dan strategi komunikasi agar pesan kampanye antinarkoba tersampaikan dengan cara yang lebih segar dan mudah diterima oleh masyarakat.

Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi BNN Kota Surabaya adalah bagaimana mengemas pesan edukatif agar tetap menarik bagi audiens muda di tengah derasnya arus informasi digital.

Oleh karena itu, melalui kegiatan magang ini, penulis berupaya memberikan kontribusi berupa ide-ide kreatif, desain konten, serta penerapan strategi komunikasi digital yang lebih adaptif dan interaktif.

BNN Kota Surabaya menyambut baik kehadiran mahasiswa magang ini karena mereka membawa semangat baru dalam mengelola komunikasi publik.

Ide-ide kreatif dari mahasiswa membantu tim Humas dalam mengelola konten media sosial agar lebih segar dan sesuai dengan tren digital.

Baca Juga: Jalur Ganja dari Perbatasan: Menguak Tuntas Mafia Narkoba di Bumi Cenderawasih

Melalui kerja sama ini, kegiatan kampanye antinarkoba menjadi kampanye publik. Pendekatan komunikasi kreatif yang dilakukan di media sosial terbukti membantu penyampaian pesan anti-narkoba menjadi lebih menarik, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Ajeng, magang ini memberikan pengalaman dan wawasan baru tentang bagaimana teori komunikasi yang dipelajari di kampus dapat diterapkan secara nyata dalam dunia kerja.

“Saya belajar bahwa komunikasi kreatif tidak hanya soal desain yang menarik, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan pesan yang berdampak, sesuai karakter audiens, dan tetap membawa nilai edukatif,” ungkapnya.

 

Penulis: Ajeng Dyah Pitaloka
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses