Mahasiswa KKN Muhammadiyah 2025 Dorong Peningkatan Kewirausahaan Rusunawa Tambaksawah Kabupaten Sidoarjo Lewat Edukasi Pangan Olahan dan Pembukuan Sederhana

Mahasiswa KKN Muhammadiyah 2025
Kegiatan Mahasiswa KKN Muhammadiyah 2025 (Sumber: Dokumentasi Penulis)

Tambaksawah, Waru, MMI – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) menghadirkan angin segar bagi masyarakat Rusunawa Tambaksawah melalui program pemberdayaan yang berfokus pada kewirausahaan. Selama satu bulan mereka melaksanakan kegiatan edukasi interaktif, praktik produksi pangan olahan hingga pendampingan pencatatan keuangan sederhana yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi desa.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Sejak pekan pertama, tim KKN melakukan sosialisasi sekaligus pemetaan potensi usaha rumahan. Dari hasil pemetaan, terungkap bahwa banyak warga—khususnya ibu rumah tangga—memiliki keterampilan mengolah pangan, tetapi menghadapi hambatan dalam pengelolaan usaha. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa untuk merancang pelatihan yang tepat sasaran.

Baca juga: KKN UMBY Dorong Remaja Raih Masa Depan Cerah lewat Literasi Finansial dan Karier

Pada pekan kedua, warga dibekali pengetahuan kewirausahaan sekaligus praktik produksi pangan olahan yang didapat peserta KKN Universitas Muhammadiyah 2025 dari salah satu outlet Bakery yang ada di kota Madiun.

Materi yang diberikan meliputi pengelolaan bahan baku, teknik pengolahan higienis, strategi pemasaran sederhana, hingga perhitungan biaya produksi dan harga jual.

Kami baru tahu bahwa harga jual kue yang kami tentukan sering terlalu rendah, sehingga keuntungan tidak terasa. Dengan pelatihan ini, kami jadi bisa menghitung biaya secara lebih tepat,” tutur seorang ibu rumah tangga yang mengikuti pelatihan.

Memasuki pekan ketiga, mahasiswa mengadakan workshop pencatatan keuangan sederhana. Warga dilatih menyusun laporan keuangan harian hingga bulanan, baik menggunakan buku manual maupun lembar kerja digital sederhana. Program ini dipadukan dengan pendampingan berkelanjutan, seperti monitoring usaha, pemberian masukan pemasaran, hingga dorongan untuk membentuk kelompok usaha kecil berbasis kolaborasi.

Pekan keempat salah satu mahasiswa KKN melakukan kunjungan sekaligus untuk gentle agreement kepada Pabrik Tunggak Waru Semi yang ada di Karanganyar yang merupakan satu-satunya mitra yang berhasil digandeng untuk bisa support salah satu produk yaitu Gula Jagung (Dextrose Monohidrate) yang merupakan bahan pelengkap kue diberikan secara gratis dan berkesinambungan untuk mendukung program kerja dari KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah 2025.

Baca juga: Mahasiswa KKN UMBY Kelompok 77 Mengadakan Sosialisasi Kewirausahaan Pembuatan Mochi Jagung dan Stik Singkong di Dusun Pucanganom C

Dari hasil evaluasi, tampak adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman produksi, keterampilan menghitung biaya, serta pencatatan keuangan warga. Kepercayaan diri masyarakat dalam mengembangkan usaha semakin kuat, ditopang strategi pengelolaan yang lebih tepat dan profesional. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang didapat saat perkuliahan, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan.

Edukasi kewirausahaan dan pangan olahan yang diberikan diharapkan menjadi tonggak awal bagi Desa Tambaksawah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi menuju masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera.

 

Penulis:

  1. Didik Setiawan
  2. Sarah Edmonda

Mahasiswa Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Surabaya

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

 

Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses