Jakarta, MMI – Sekelompok mahasiswa dari Universitas Mercu Buana Jakarta, yang terdiri dari Alfiansyah, Ginanjar Dwi Nugroho, dan Surya Putra, berhasil melaksanakan Program Tugas Akhir Peduli Negeri (TAPN) di Komunitas GSG07.
Program ini dilaksanakan dari tanggal 15 September 2025 hingga 29 Desember 2025 dengan tujuan untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk hidroponik melalui optimalisasi strategi, pembuatan dan pengelolaan media digital, khususnya Instagram dan Facebook, sebagai alat promosi yang efektif bagi komunitas GSG07.

Komunitas GSG07, yang berlokasi di Kembangan Utara, Jakarta Barat, telah lama dikenal sebagai komunitas dalam budidaya hidroponik yang ramah lingkungan.
Dengan metode pertanian urban yang efisien dan produktif, mereka mampu menghasilkan sayuran sehat yang bebas dari pestisida, seperti pakcoy, kangkung, dan selada.
Meskipun produk mereka memiliki kualitas unggul, tantangan besar yang dihadapi adalah terbatasnya jangkauan pemasaran, terutama dalam memanfaatkan media digital.
Baca Juga: Pemanfaatan Galon Bekas Sebagai Media Penanaman Sayuran dengan Metode Hidroponik
Untuk itu, program pendampingan dalam pengelolaan media sosial dan pemasaran digital kini menjadi kunci untuk membantu GSG07 memperluas pasar mereka.
Melalui pelatihan dan pendampingan yang intensif, komunitas ini akan memanfaatkan platform media sosial, seperti Instagram dan Facebook, untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Potensi Besar di Era Digital
Media sosial telah terbukti menjadi alat yang sangat efektif untuk pemasaran, memungkinkan produk mencapai konsumen dengan cara yang lebih interaktif dan menarik.
Menurut data terbaru dari laporan We Are Social, Instagram dan Facebook mendominasi sebagai platform yang paling banyak digunakan di Indonesia.
Dengan lebih dari 80% pengguna internet aktif di kedua platform tersebut, peluang untuk memasarkan produk GSG07 menjadi sangat besar.
GSG07 memiliki produk yang sangat relevan dengan tren pasar saat ini, hidroponik sebagai solusi pertanian yang ramah lingkungan dan efisien.
Baca Juga: Apple Developer Academy: Peluang Global dan Tantangan (Keadilan) Digital Indonesia Timur
Produk mereka tidak hanya menarik perhatian konsumen yang peduli dengan kesehatan, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar akan produk pangan yang lebih aman dan bebas bahan kimia.
Dengan optimalisasi media sosial, komunitas ini dapat memperkenalkan produk mereka secara visual, mulai dari foto panen segar hingga video edukatif tentang cara menanam hidroponik.

Meningkatkan Konten dan Interaksi di Media Sosial
Langkah pertama dalam pendampingan adalah membantu GSG07 untuk membuat konten yang menarik dan terstruktur.
Konten yang terdiri dari foto produk, video tutorial, serta informasi tentang manfaat hidroponik akan di-posting secara rutin di Instagram dan Facebook.
Selain itu, fitur Story dan Reels juga akan digunakan untuk memberikan update cepat dan menarik perhatian audiens yang lebih muda.
Konsistensi dalam posting dan penggunaan elemen visual yang menarik akan memperkuat identitas merek mereka.
Dengan menggunakan fitur-fitur, seperti analitik pada Instagram, komunitas GSG07 dapat mengukur kinerja konten mereka dan menyesuaikan strategi pemasaran untuk meningkatkan engagement.
Baca Juga: Pengaruh Kualitas Konten Instagram @shoesandcare terhadap Minat Beli Followers-nya
Peluang Pemasaran yang Lebih Luas
Dengan memanfaatkan Instagram dan Facebook, GSG07 dapat memperluas distribusi produk mereka tanpa bergantung pada pasar lokal saja.
Digital marketing tidak hanya membantu mereka untuk menjangkau konsumen baru, tetapi juga meningkatkan loyalitas pelanggan yang sudah ada.
Peluang besar juga ada untuk melakukan kolaborasi dengan komunitas-komunitas lain yang memiliki visi yang sama tentang pertanian ramah lingkungan.
Selain itu, dengan meningkatkan literasi digital anggota komunitas, mereka bisa lebih mandiri dalam menjalankan pemasaran digital, sehingga program ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga keberlanjutan usaha mereka.

Kesimpulan: Menuju Komunitas yang Lebih Mandiri dan Berkelanjutan
Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan penting bagi anggota GSG07 dalam mengelola media sosial secara mandiri, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat pemasaran produk hidroponik mereka.
Diharapkan, dengan pendekatan yang terstruktur dan menggunakan media sosial secara optimal, GSG07 akan dapat memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan memberikan dampak positif pada ekonomi komunitas tersebut.
Melalui penerapan strategi komunikasi digital yang tepat, GSG07 tidak hanya berpotensi untuk memperluas pasar, tetapi juga menginspirasi komunitas lain untuk mengikuti jejak mereka dalam mengembangkan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.
Penulis:
1. Alfiansyah
2. Ginanjar Dwi Nugroho
3. Surya Putra
Mahasiswa Prodi Ilmu komunikasi, Universitas Mercu Buana Jakarta
Dosen Pengampu: Suman Jaya, S.Sos., M.I.Kom.
Editor: Siti Sajidah El-Zara
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI












