Dampak Pandemi Covid-19
Saat ini, pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Dampak dari hal tersebut antara lain kepanikan bagi masyarakat dan sangat berpengaruh pada seluruh sektor kehidupan. Pemerintah mengambil kebijakan tegas dengan menerapkan hidup sehat serta menjalankan social distancing untuk memutuskan rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini. Seluruh masyarakat dipastikan untuk menjalankan berbagai aktivitas dari rumah, seperti ibadah, bekerja, termasuk bersekolah.
Social distancing menyebabkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, mengambil langkah tegas dalam sektor pendidikan. Pendidikan yang semula berjalan dengan tatap muka, kini dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring. Dengan adanya keputusan ini, secara garis besar guru dituntut untuk berpikir kreatif dalam menyajikan setiap materi pembelajaran. Pembelajaran daring ini juga menyadarkan setiap tenaga pendidik akan potensi teknologi dan juga internet yang sepenuhnya belum dipahami. Padahal seperti yang kita tahu, kegiatan belajar ini dapat berjalan di manapun dan kapanpun.
Baca Juga: Semiotika Teknologi dalam Pembelajaran Online
Aplikasi Edmodo dalam Pembelajaran Daring
Dalam menyajikan setiap materi secara daring, guru harus paham betul akan fungsi dan fitur-fitur dari aplikasi yang digunakan. Salah satu aplikasi yang menunjang untuk kegiatan daring ialah Edmodo. Siapa yang tidak kenal dengan Edmodo? Edmodo adalah salah satu aplikasi yang mendukung pendidikan di abad 21. Edmodo memberikan layanan media sosial untuk mendukung sistem e-learning. Menurut Eko & Djokopran, aplikasi merupakan proses atau prosedur aliran data dalam infrastruktur teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan yang sesuai dengan jenjang dan kebutuhan (relevan). Maka dari itu, Edmodo ini menjadi salah satu aplikasi yang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam kegiatan belajar.
Fitur dari aplikasi Edmodo ini memiliki banyak tanda dan simbol yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pegiat pendidikan baik guru, siswa, mahasiswa, maupun dosen. Guru maupun peserta didik dapat saling berinteraksi dengan mudah dalam aplikasi Edmodo. Adanya tanda dan simbol ini dapat mempermudah setiap kegiatan pembelajaran, seperti dalam pemberian materi, tugas, maupun kuis. Istilah tanda atau makna itu sendiri disebut dengan semiotika.
Semiotika dalam Aplikasi Edmodo
Semiotika ini sangat berkaitan erat dengan bidang ilmu linguistik yaitu ilmu yang mempelajari struktur dan makna bahasa secara spesifik. Menurut Charles Sander Pierce, semiotika adalah penalaran dari logika manusia melalui tanda. Jadi, tanda adalah sesuatu yang dapat mewakili sesuatu yang lain dalam batas-batas tertentu. Tanda ini akan selalu mengacu pada sesuatu yang lain yang berarti mewakili atau menggantikan.
Dengan memahami aspek semiotika, guru mampu membuat pembelajaran dari simbol dan tanda yang terdapat pada aplikasi yang dipakai. Penggunaan simbol dan tanda yang terdapat dalam Edmodo ini, dapat mempermudah setiap kegiatan belajar. Fitur yang diberikan Edmodo sangat membantu kinerja tenaga pendidik. Mulai dari pemberian tugas yang disertakan resources, penugasan quiz atau ujian secara online. Bagi siswa, Edmodo akan sangat membantu mereka untuk lebih disiplin dan kolektif dalam pengumpulan tugas. Hal tersebut dikarenakan guru akan memberikan tenggang waktu di setiap tugas yang diberikan.
Baca Juga: Teknologi Semiotika: Mengatasi Permasalahan PJJ di Masa Pandemi
Manfaat Semiotika Edmodo

Aplikasi Edmodo tidak hanya mempermudah guru dan siswa. Orangtua juga dapat mengambil peran dengan platform ini. Aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh para orangtua untuk tetap terikat dengan kegiatan pembelajaran karena oragtua dapat memantau perkembangan pembelajaran. Selain itu, orang tua juga dapat melacak nilai dan menerima pesan tentang acara dan kegiatan belajar-mengajar.
Guru dapat memanfaatkan fitur polling untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap suatu hal tertentu,. Dengan adanya fitur ini, guru akan mendapatkan feedback instan seperti event yang baru terjadi atau tugas. Bagi siswa, fitur ini akan membuat mereka memahami makna dari ilmu yang baru saja dipelajari. Selain itu, guru dapat membuat quiz dengan aplikasi ini untuk mengatasi kejenuhan dalam pembelajaran yang dihadapi oleh siswa,. Fitur ini hanya dapat digunakan oleh guru selaku pemegang kelas. Quiz ini berupa pilihan ganda, isian singkat, ataupun soal uraian yang digunakan oleh guru untuk mengevaluasi siswa.
Aspek semiotika mejadi hal terpenting yang harus dipahami oleh guru sebagai pemberi materi. Edmodo memberikan sebuah fitur feedback yang disebut dengan grade book. Grade book ini sangat mirip dengan rapor atau buku nilai siswa. Dengan adanya fitur ini, guru dapat memberikan nilai kepada siswa secara manual ataupun otomatis. Fitur ini dapat digunakan oleh guru untuk memanajemen penilaian hasil belajar siswa. Fitur ini sepenuhnya dikendalikan oleh guru, sedangkan siswa hanya dapat melihat rekapan nilai mereka dalam bentuk grafik penilaian langsung.
Baca Juga: Google Classroom Platform Sebagai Platform Belajar di Singapore Intercultural Schools (SIS) Jakarta
Mendukung Minat Siswa untuk Belajar
Salah satu motivasi terhadap kinerja siswa selama proses pembelajaran ialah dengan memberikan penghargaan. Biasanya, guru akan memanfaatkan fitur award badge. Badge yang diberikan kepada siswa tentu akan menunjukan track record positive siswa. Guru dapat dengan mudah memberikan badge ini kepada murid berprestasi yang telah menyelesaikan tugas atau quiz dengan hasil yang sangat baik. Fitur ini bisa meningkatkan semangat para siswa untuk mengikuti kelas online.
Secara garis besar, fitur dari aplikasi Edmodo ini sudah cukup menunjang untuk kegiatan e-learning. Guru dapat lebih mudah untuk memberikan materi kepada murid. Pengarsipan dokumen yang diperlukan untuk kelas online juga menjadi lebih terorganisir. Guru juga lebih mudah untuk memantau perkembangan setiap siswanya. Dengan adanya Edmodo, kegiatan belajar online siswa menjadi lebih menyenangkan karena mereka tidak hanya duduk di depan laptop untuk mendengar penjelasan guru.
Muchammad Nafis Aly
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Editor : Sitti Fathimah Herdarina D.
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













