Pelajar SMAN 1 Rasau Jaya: Dari Pengalaman Menulis, Menjadi Jurnalis

SMAN 1 Rasau Jaya
Pelajar SMAN 1 Rasau Jaya: Dari Pengalaman Menulis, Menjadi Jurnalis. Dok. Penulis.

Rasau Jaya, MMI — SMAN 1 Rasau Jaya menggelar pelatihan jurnalistik pada Selasa (16/12/2025) sebagai upaya mengembangkan minat dan bakat menulis siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri atas siswa dan siswi kelas X dan XI.

Pelatihan jurnalistik tersebut menjadi langkah awal sekolah dalam merencanakan pembentukan ekstrakurikuler jurnalistik di SMAN 1 Rasau Jaya. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman dasar tentang penulisan berita, mulai dari konsep berita, struktur penulisan, hingga teknik mempublikasikan karya jurnalistik.

Ingin publikasi Artikel, Opini, Berita dan Essay di Media Mahasiswa Indonesia?
Atau di Media Online Nasional, Hubungi Redaksi MMI

Narasumber pelatihan, Reyhan Ainun Yafi, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan siswa akan potensi yang mereka miliki dalam bidang jurnalistik.

Menurutnya, siswa tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga dapat mendokumentasikan dan mempublikasikan berbagai kegiatan sekolah dalam berbagai bentuk.

“Pelatihan ini bertujuan untuk menyadarkan bahwa siswa dan siswi di SMAN 1 Rasau Jaya memiliki kemampuan menulis berita. Selain itu, mereka juga bisa mempublikasikan setiap kegiatan, baik dalam bentuk tulisan maupun dokumentasi video atau publikasi lainnya. Harapannya, peserta dapat menjadi pelopor bagi teman-teman lainnya untuk menulis berita ke depannya,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mengikuti sesi teori dan praktik menulis berita serta artikel sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang benar. Peserta juga diajak untuk berpikir kritis dalam mengolah informasi menjadi narasi berita yang runtut dan faktual.

Baca Juga: REI Kalbar Galang dan Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Peringatan HUT KPR ke-49

Salah satu peserta pelatihan, Keshia Azka Shaquilla, mengaku kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi dirinya. Ia menilai pelatihan jurnalistik mampu mengubah cara berpikir peserta menjadi lebih kritis dan terstruktur.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat positif karena bisa mengubah cara berpikir kita menjadi lebih kritis dan mampu membuat narasi berita yang lebih kompleks,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar jurnalistik, tetapi juga diharapkan termotivasi untuk lebih aktif dan kreatif dalam menyampaikan informasi di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa di masa mendatang melalui pengalaman menulis dan berproses menjadi jurnalis muda.

Penulis: Iva Raisyatul Aulia
Siswa SMAN 1 Rasau Jaya

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI Logo WhatsApp Channel

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses