KKN Desa Ngrendeng!!….bersih, sehat, tetap semangat!!… Itulah slogan yang dibuat oleh warga Desa Ngrendeng Bersama tim KKN Selama 45 hari, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Fakultas Keolahragaan beranggotakan 10 orang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ngrendeng, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen di bawah bimbingan Dr. Pomo Warih Adi S.Pd., M.Or dan Dr. Abdul Aziz Purnomo Shidiq, M.Pd.
Dengan mengusung tema Penerapan Program PHBS Melalui Olahraga Masyarakat dan Optimalisasi Program Kesehatan Menuju Lingkungan Desa Ngrendeng yang Bersih dan Sehat. Atas kolaborasi yang dijalin dengan kelompok KKN FKOR UNS, sederet program kerja yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat dalam pelaksanaanya.
Optimalisasi Program Pelayanan Masyarakat yang digerakkan oleh Puskesmas Kecamatan Gemolong dibantu dengan ibu-ibu kader posyandu dan mahasiswa KKN FKOR UNS menyukseskan Program CKG (Program cek kesehatan gratis) adalah layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya yang diberikan kepada masyarakat, yang telah memiliki KTP dari usia remaja hingga lansia.
Pemeriksaan biasanya mencakup pengukuran TT, TB, lingkar perut, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan dasar. Program ini berasal dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan Puskesmas dalam rangka pelaksanaan program nasional seperti GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) dan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular).
Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit, mendorong pola hidup sehat, serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Dalam rangka deteksi dini penyakit menular dan tidak menular, kelompok KKN FKOR UNS berkolaborasi dengan PMI dalam menyelenggarakan aksi sosial donor darah.
Kegiatan ini mengusung tema “Nyumbang Getih Tanpo Pamrih” yang mencerminkan rasa simpati dan empati masyarakat sekitar melalui partisipasi mereka dalam mendonorkan sebagian darahnya untuk sesama yang membutuhkan.
Aksi ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan stok darah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial serta upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan solidaritas antar warga.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan masjid sangat penting karena merupakan tempat berkumpulnya seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia. Upaya menjaga kebersihan lingkungan masjid dapat dilakukan melalui penyediaan fasilitas cuci tangan, pengelolaan sampah yang baik, jadwal rutin kebersihan masjid, serta perawatan tempat wudhu dan toilet.
Tujuan utama dari penerapan PHBS di masjid adalah menciptakan tempat ibadah yang bersih, nyaman, dan sehat, sekaligus menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam menerapkan kebersihan di lingkungan sehari-hari. Manfaat dari program ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan kesehatan jamaah, tetapi juga mendorong kesadaran kolektif masyarakat desa akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Puncak kegiatan ditandai dengan terselenggaranya turnamen bulu tangkis “Ngrendeng Smash Cup 2025” sebagai sarana untuk memfasilitasi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui olahraga. Turnamen ini juga menjadi wadah interaksi antarwarga serta bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat Desa Ngrendeng.
Hal penting lainnya dari tujuan kegiatan ini adalah sebagai sarana penerapan berbagai teori dan materi yang telah diperoleh oleh mahasiswa FKOR UNS selama perkuliahan. Melalui penyelenggaraan turnamen bulu tangkis ini, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu di bidang manajemen dan keolahragaan secara nyata, mulai dari tahap perencanaan kegiatan, penyusunan proposal, forum diskusi dengan masyarakat, technical meeting, penataan venue, penyusunan bagan pertandingan, kepanitiaan perwasitan, hingga manajemen kegiatan olahraga secara menyeluruh.
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) FKOR UNS di Desa Ngrendeng, Kecamatan Gemolong, mengusung tema “Penerapan Program PHBS Melalui Olahraga dan Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Menuju Lingkungan Desa Ngrendeng yang Bersih dan Sehat.” Mahasiswa berkolaborasi aktif dengan masyarakat, Puskesmas, Posyandu, dan PMI dalam menyukseskan berbagai kegiatan pengabdian.
Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis (Program CKG), donor darah bertema “Nyumbang Getih Tanpo Pamrih,” edukasi kebersihan di lingkungan masjid, hingga turnamen bulu tangkis “Ngrendeng Smash Cup 2025” sebagai sarana penerapan PHBS berbasis olahraga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, tetapi juga mengaplikasikan ilmu keolahragaan dan manajemen yang telah dipelajari selama kuliah. Program ini berhasil membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat, serta mempererat hubungan sosial antar warga dalam suasana yang sehat, aktif, dan partisipatif.
Penulis:
- Dwi Yudha Sulistyo Wibowo
- Fadli Rizqi Afdian
- Fatma Choirunida
- Hasna’ Alifa
- Himan Razif Andhika
- Irfan Hidayat
- Maharani Asha Aulya Putri Danastie
- Malika Putri Khaerunisa
- Muhammad Rino Prasta Farizqi
- Septi Ningrum Rahmadan
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Sebelas Maret
Dosen Pengampu:
1. Dr. Pomo Warih Adi S.Pd., M.Or
2. Dr. Abdul Aziz Purnomo Shidiq, M.Pd.
Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru di Google News
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI















