Pengertian Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer adalah jenis dimensi yang mempengaruhi kemampuan kognitif, keturunan daya ingat dan menurunnya kemampuan berpikir dan berbicara. Penyakit Alzheimer sering kali tidak terdeteksi dan dianggap sebagai tanda-tanda penuaan normal.
Gejala penyakit ini termasuk kesulitan dalam mengingat informasi baru, kesulitan dalam memecahkan masalah, hilangnya kemampuan berbicara atau menulis, seiring waktu semakin buruk dan berdampak pada kemampuan individu untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Gejala Penyakit Alzheimer
Gejala Alzheimer dapat bervariasi dari orang ke orang, gejala umum yang terjadi pada orang yang menderita Alzheimer yaitu:
1. Kehilangan ingatan jangka pendek
Orang dengan Alzheimer sering melupakan nama orang atau tempat yang sudah dikenal, atau kegiatan yang baru dilakukan.
2. Kesulitan mengerjakan tugas sehari-hari
3. Masalah dan bahasa
Penderita Alzheimer sering kali kesulitan dalam berbicara, menemukan kata-kata, atau mengikuti percakapan.
4. Perubahan mood dan perilaku
Orang dengan Alzheimer sering mengalami perubahan mood dan perilaku. Mereka sering kali merasa cemas, marah, kebingungan, atau curiga.
5. Kesulitan memahami visual dan ruang
Orang yang mengalami Alzheimer sering kali kesulitan memahami visual ruang, seperti kesulitan mengenali wajah atau objek yang dilihat.
6. Kesulitan dalam mengambil keputusan
Orang dengan Alzheimer bisa kesulitan saat mengambil keputusan dan mengevaluasi risiko.
Faktor Risiko Penyakit Alzheimer
Beberapa faktor risiko penyakit Alzheimer antara lain:
1. Usia
Penyakit Alzheimer meningkat seiring dengan bertambahnya usia.
2. Genetika
Riwayat keluarga dengan penyakit Alzheimer dapat meningkatkan seseorang untuk mengembangkan penyakit ini.
3. Gaya hidup
Gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, tidak aktif secara fisik, dan makanan yang tidak sehat, dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan penyakit Alzheimer.
4. Pendidikan
Faktor pendidikan yang kurang dapat mempengaruhi risiko seseorang untuk mengembangkan penyakit Alzheimer.
5. Kesehatan mental dan fisik
Riwayat penyakit mental atau penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas, dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan penyakit Alzheimer.
Dari hasil penelitian menyatakan bahwa sekitar 10% orang di atas usia 65 tahun dan sekitar 50% orang di atas usia 85 tahun mengalami demensia termasuk Alzheimer.
Meskipun demikian tidak semua lansia mengalami demensia, ada banyak faktor termasuk riwayat keluarga, pola makan, gaya hidup, dan faktor lingkungan.
Cara Mengatasi Penyakit Alzheimer
Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit Alzheimer, tetapi ada beberapa cara yang dapat membantu mengatasi gejalanya. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain :
1. Olahraga secara teratur
Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan meningkatkan kesehatan fisik.
2. Makan makanan sehat
Makan makanan yang bernutrisi dapat membantu memperbaiki kesehatan otak.
3. Tetap aktif secara mental
Melatih otak dengan aktivitas yang memerlukan fokus dan konsentrasi dapat membantu kesehatan mental.
4. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup dapat membantu kesehatan otak.
5. Menghindari stres
Hindari pikiran yang terlalu berat, dan memperbanyak istirahat jika sedang mengalami stres
6. Terapi
Seseorang yang mengidap penyakit Alzheimer dapat melakukan pengobatan seperti terapi perilaku kognitif dan terapi obat-obatan.
Dengan mengambil langkah-langkah ini, seseorang dapat mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer pada usia muda dan mempertahankan kesehatan otak dengan baik. Serta pengaruh besar bagi penderita Alzheimer adalah dukungan penuh dari keluarga.
Penulis: Putri Ayu Soraya
Mahasiswi Keperawatan,Universitas Binawan
Dosen Pengampu: Apriani Riyanti, S.Pd., M.Pd.
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
⚡ Baca Lebih Cepat Artikel MMI di Ponsel Anda!
Ikuti Channel WhatsApp
Media Mahasiswa Indonesia (MMI):
KLIK DI SINI













